Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
The Confidential : Love And Ravange
The Confidential : Love And Ravange

The Confidential : Love And Ravange

9.3
/ 10
Dalam The Confidential : Love And Ravange, Keysia harus mengungkap teka-teki mematikan di rumah barunya. Menghadapi teror dan dendam, ia terjebak antara misi bertahan hidup dan rahasia kelam. Baca romance novel penuh misteri ini sekarang di platform web novel favorit Anda.

Ringkasan The Confidential : Love And Ravange

Kehidupan Keysia penuh dengan misteri dan rahasia yang sengaja disembunyikan oleh orang-orang di sekitarnya. Sejak pindah ke rumah baru, ia terjebak dalam pusaran peristiwa mencekam yang melibatkan teror, kematian, dan teka-teki yang sulit dipecahkan. Di tengah situasi yang mengancam nyawa, Keysia harus bergelut dengan perasaan cinta dan dendam yang saling bertautan. Mampukah ia mengungkap kebenaran di balik semua fakta yang terkubur sebelum segalanya terlambat?
Selengkapnya

The Confidential : Love And Ravange Bab 1

“Selamat datang di rumah baru kita,” ucap seorang laki-laki yang sudah cukup berumur sekitar kepala empat sambil membukakan pintu rumah tersebut.

“Wah, rumahnya bagus ya, Ayah,” seorang anak perempuan menimpali.

“Iya, Nak. Ayok, kita masuk,” ajak wanita di sebelahnya.

Satu keluarga kecil itu masuk ke dalam sebuah rumah yang cukup besar dengan aksen yang estetik karena model rumah ini termasuk ke dalam rumah-rumah zaman dulu. Rumah ini berada di pinggiran kota Bandung, dekat dengan hutan Pinus, itu sebabnya di sekeliling rumah tersebut punbanyak sekali ditumbuhi pepohonan, khususnya Pinus.

“Keysia, rumah ini mungkin tidak sebagus rumah kita yang dulu, tapi percayalah hidup di sini lebih aman dan tentram,” kata Bram–ayah Keysia.

“Tidak apa-apa, Ayah. Menurutku ini juga sudah sangat bagus, aku senang tinggal di sini karena udaranya sejuk dan dikelilingi oleh bukit-bukit dan juga hutan Pinus,” Keysia tampak sangat sumbringah.

“Baguslah, Nak. Ibu juga senang kalau melihat kamu senang,” Shinta menimpali.

“Kalau begitu, kamu ke kamar lebih dulu dan jangan lupa untuk membereskannya. Rumah ini kan sudah lama tidak dihuni, jadi kamu harus membersihkan debu-debunya dan menata ulang semua barang-barangmu,” perintah Bram.

“Siap, Ayah. Aku pergi ke kamar dulu,” Keysia beranjak dengan membawa tas ransel yang berisi sebagian dari barang-barangnya.

Kini tinggal ada Shinta dan Bram di ruang tamu, sepasang suami istri itu tampaknya sedang dalam perdebatan kecil.

“Mas, kamu belum menjawab pertanyaanku, kenapa kita sampai harus pindah rumah ke sini? Kamu mengatakan pada Keysia bahwa kamu dipindah tugaskan ke sini, tapi aku tau kalau itu semua tidak benar, iya kan? Selama bertahun-tahun menikah denganmu, aku sendiri tak pernah tau dengan jelas pekerjaan apa yang kamu lakukan selama ini untuk menafkahi aku dan Keysia. Kamu selalu mengatakan bahwa aku tidak perlu tau tentang itu, dan selama ini aku juga tidak pernah menuntut jawaban atas semua pertanyaanku. Tapi kali ini aku sungguh tidak mengerti, kenapa kita harus sampai pindah rumah dari Jakarta ke Bandung?” Shinta menanyakan beberapa pertanyaan sekaligus.

Memang benar adanya, Shinta adalah seorang istri yang sangat penurut, dia tak pernah menuntut banyak kepada suaminya. Selama ini Shinta hanya perlu diam di rumah, duduk manis, mengurus anak, dan menerima uang bulanan yang jumlahnya tidak sedikit dari Bram. Tapi Shinta tak pernah tau pekerjaan apa yang dilakukan oleh suaminya, dia selalu percaya sepenuh hati kepada Bram.

Shinta menikah dengan Bram pun atas hasil perjodohan orang tua mereka yang katanya sudah membuat janji dari sejak mereka kecil.

Namun kali ini Shinta tak bisa diam ketika Bram tiba-tiba mengajak dia dan anaknya untuk pindah ke Bandung, tempat di mana Bram dilahirkan dan dirawat hingga besar.

“Sudahlah, Sayang. Kamu tidak perlu terlalu cemas begitu. Aku kan sudah mengatakan hal ini kepadamu, di tempat tinggal kita yang dulu itu sudah tidak aman, aku hanya ingin melindungi kamu dan Keysia. Sementara di sini jauh dari pemukiman, di sini damai dan tentram karena dikelilingi oleh bukit dan hutan Pinus, selain itu tak ada orang yang tau bahwa kita tinggal di sini, jadi rumah ini adalah tempat yang paling aman untukmu dan juga Keysia,” jelas Bram.

Padahal Bram sudah menjelaskan cukup panjang, tapi tetap saja itu tak ada satu kata pun yang menjawab pertanyaan Shinta.

“Tapi, Mas. Aku masih penas–,” belum selesai Shinta bicara, tapi Bram sudah lebih dulu beranjak sambil mengangkat tangannya pertanda bahwa dia enggan untuk mendengarkan apapun lagi.

“Kita kan baru saja sampai di rumah ini, daripada berdebat dan akhirnya bertengkar, lebih baik kita membersihkan ruangan-ruangan di sini,” tegas Bram seraya berlalu.

Shinta hanya bisa menghela napas, kesabarannya selalu diuji selama menjalani pernikahan ini dengan Bram. Mungkin Bram memang suami yang baik dan bertanggung jawab, Shinta tak pernah merasa kekurangan baik dari segi finansial ataupun seksual. Tapi tetap saja terlalu banyak rahasia yang Bram sembunyikan darinya dan Shinta tak suka itu.

Namun sepertinya tak ada yang bisa dia lakukan, jika Bram telah memutuskan untuk tidak memberitahunya, maka sampai kapan pun Bram akan tetap diam. Percuma saja dia mengomel, jika akhirnya tetap tak mendapatkan jawaban.

Shinta menaruh tasnya, dia memutuskan untuk membantu sang suami dan juga anaknya membersihkan rumah itu.

“Keysia, sini sayang. Kita mulai beres-beres dari dapur terlebih dahulu,” panggil Bram yang sudah siap dengan kemocengnya. Sementara Shinta pun sudah berdiri di samping Bram dengan membawa sapu.

“Iya, Ayah. Aku ke sana sekarang,” jawab Keysia seraya memenuhi panggilan ayahnya.

“Ayok, kita mulai. Ayah dan Ibu membersihkan dapur, kamu membersihkan tembok-tembok berdebu dari ujung sini sampai ke ujung sana,” Bram segera membagi tugas untuk anak dan istrinya. Pekerjaan ini harus dilakukan bersama-sama karena rumah ini terbilang besar dan sudah cukup usang karena debu-debu yang menempel di setiap inci ruangannya. Wajar saja karena rumah ini sudah lama tak terpakai semenjak Bram pindah ke Jakarta.

“Oke, Ayah, aku akan membersihkan tembok-temboknya,” kata gadis berusia tujuh belas tahun itu.

Keysia mulai membersihkan tembok dengan semangat penuh, tak ada masalah baginya ketika Bram mengatakan bahwa mereka akan pindah. Justru Keysia sangat senang karena dia pecinta alam, di sini dia bisa sepuasnya memandang gunung, bukit, hutan Pinus, dan pemandangan-pemandangan indah lainnya.

Perlahan-lahan langkah Keysia semakin menjauh seiring dengan tembok yang sedikit demi sedikit telah dibersihkan olehnya. Tak lama kemudian, dia sudah sampai di depan sebuah ruangan dengan pintu tertutup. Sepertinya ruangan itu sudah lama tidak dibuka, pintunya pun terlihat sangat berdebu.

Ruangan ini sedikit berbok dan terpisah dari tembok lurus yang tersambung dengan dapur, jika dilihat dari dapur maka ruangan ini sama sekali tidak terlihat, seolah tak ada ruangan apapun di sini.

“Ayah!” teriak Keysia.

“Apa, Sayang,” jawab Bram.

“Kemarilah sebentar,” teriak Keysia lagi.

Shinta yang juga mendengar teriakan putrinya langsung khawatir, tanpa berpikir panjang lagi dia segera berlari menghampiri Keysia, diikuti oleh Bram di belakangnya.

“Ada apa, Keysia?” tanya Shinta yang sudah lebih dulu menghampiri anaknya.

“Tidak ada apa-apa, Bu. Aku hanya ingin bertanya pada Ayah, itu ruangan apa?” tanya Keysia.

“Itu bukan ruangan apa-apa, itu hanya gudang yang berisi barang-barang bekas,” jawab Bram dengan cepat.

“Apa boleh aku masuk untuk membersihkannya?” tanya Keysia lagi.

“Jangan, jangan pernah kamu mencoba untuk masuk ke dalam!” seru Bram sedikit menyambar.

“Loh, kenapa, Mas? Kamu bilang kan itu hanya gudang, kenapa tidak boleh dibersihkan?” sekarang giliran Shinta yang bertanya penuh selidik.

Bram memainkan bola matanya ke sana kemari, “Karena ... Karena kuncinya sudah hilang, bagaimana caranya kalian bisa masuk ke dalam sana. Lagipula, tak ada yang istimewa dari ruangan itu. Biarkan sajalah, mungkin ruangnya juga sudah diisi oleh tikus-tikus besar, cacing, dan sejenisnya. Jadi lebih baik dibiarkan saja,” jelas Bram dengan tegas seraya melengos ke arah lain.

Shinta menatap jauh ke mata suaminya, namun Bram selalu mengelak dari tatapan Shinta.

“Sudah, jangan dibahas lagi. Ayok kita lanjutkan bersih-bersihnya,” ajak Bram seraya berlalu dan langsung diikuti oleh Keysia.

Dalam hati Shinta berkata, “Aku yakin, ada sesuatu dibalik ruangan ini. Aku juga yakin kalau Mas Bram itu bohong. Tapi apa?”

Shinta memandangi pintu usang itu cukup lama sebelum dia pergi karena suami dan anaknya sudah memanggil.

Pilih Bab

CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Baca Novel Selengkapnya di

moboreader
Kini Tersedia Gratis
ASI untuk Pak Guru
ASI untuk Pak Guru
Jenara Atmisly harus menghadapi tantangan hormon galaktorea yang mengganggu studinya. Dalam romance novel modern ini, sebuah insiden tak terduga di sekolah membawa sang siswi berprestasi ke dalam hubungan rumit dengan gurunya. Baca selengkapnya dalam ASI untuk Pak Guru di platform web novel.
En-PD153
En-PD153
Dalam En-PD153, seorang putri keluarga terhormat dikhianati mantan pacar yang membawa wanita hamil. Menolak jadi selingkuhan, ia siap menghancurkan posisi sang billionaire gadungan tersebut. Baca billionaire romance novels dan modern novel penuh intrik ini di platform web novel kami.
ISTRI RASA SIMPANAN
ISTRI RASA SIMPANAN
Dalam novel modern ISTRI RASA SIMPANAN, Alicia Huang menuntut pernikahan dengan Anthony Smith demi donor sumsum tulang belakang. Anthony setuju namun menyembunyikan status Alicia dari publik. Temukan kelanjutan romance novel ini tentang pengorbanan dan rahasia di platform online novel.
Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
Dalam Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam, Sabrina membalas dendam pada tunangannya dengan mendekati Charles. Kisah billionaire romance novels ini mengungkap identitas asli Sabrina sebagai miliarder di balik topeng gadis desa. Baca web novel penuh intrik dan gairah ini sekarang.
Penantian Yang Tak Kunjung Kembali
Penantian Yang Tak Kunjung Kembali
Novel romantis miliarder Penantian Yang Tak Kunjung Kembali mengisahkan seorang istri yang memilih bercerai dan pergi membawa putranya setelah sang suami terus mengabaikan mereka. Saat sang direktur panik mencari keberadaan mereka, keputusan untuk pergi selamanya telah bulat.
She's Mine
She's Mine
Dalam She's Mine, Salju berjuang membesarkan bisnis pakaian miliknya di tengah persaingan industri. Sebagai romance novel modern, ia harus memilih antara Justin sang mantan atau Mars yang selalu mendukungnya demi menjaga reputasi bisnis di webnovel ini agar tetap bertahan.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.