Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Pernikahan Di Atas Dendam
Pernikahan Di Atas Dendam

Pernikahan Di Atas Dendam

9.5
/ 10
Dalam novel modern Pernikahan Di Atas Dendam, Alesya menikahi Edward demi mendekati Barra, pembunuh ayahnya. Misi balas dendam ini penuh risiko saat ia terjebak di antara cinta dan ancaman maut. Baca romance stories penuh teka-teki ini sekarang di webnovel terbaik.

Ringkasan Pernikahan Di Atas Dendam

Kepergian sang ayah meninggalkan luka mendalam bagi Alesya. Saat dewasa, ia bertekad menuntut balas pada Barra, sosok yang ia yakini sebagai pembunuh ayahnya meski bukti belum terkumpul. Demi melancarkan misinya, Alesya nekat menikahi Edward, putra dari musuhnya tersebut. Terjebak dalam pernikahan yang didasari dendam, Alesya harus menghadapi dilema besar. Akankah ikatan ini berujung cinta, atau justru nyawa Alesya yang akan melayang di tangan Barra?
Selengkapnya

Pernikahan Di Atas Dendam Bab 1

Di atas kapal pesiar, seorang gadis terdampar. Bukan tanpa alasan, itu karena dirinya mengikuti seorang pria yang diduga pembunuh ayahnya, tetapi karena pria itu tidak bodoh, alih-alih ditangkap justru gadis bernama lengkap Alesya Amanda seolah menjadi bulan-bulanan di atas kapal hingga dirinya tidak mendapatkan fasilitas apapun, dirinya hanya gelandangan di atas benda ini. "Menyebalkan!" rutuknya di bawah angin besar yang menerpa rambutnya, "kenapa tiba-tiba nasibku seperti ini, padahal tadi itu tinggal sejengkal saja aku akan mendapatkan pria itu. Ck!”

Pakaian yang dimiliki Alesya hanya tinggal dua helai saja, hanya yang dia gunakan, semua benda bawaannya sudah dibuang ke laut oleh beberapa pegawai kapal karena menganggapnya sebagai penyusup padahal sebelumnya gadis berusia dua puluh tiga tahun ini adalah tamu terhormat sama dengan yang lainnnya.

Sementara di dalam sana, pria yang diikuti Alesya justru hidup sangat tenang nan damai. Pria bernama Barra sedang bersulang menggunakan gelas berkaki berisi red wine. Dirinya seorang pengusaha yang bergerak di bidang pertambangan dan beberapa bisnis di bidang berbeda-beda.

Edward baru saja meninggalkan tempat duduknya. "Maaf, saya perlu ke toilet." Sikap santun dipasang di hadapan ayah serta beberapa tamu sang ayah. Pria berperawakan propesional ini mencoba mencari-cari keberadaan Alesya, gadis yang beberapa menit lalu diketahui namanya dari seorang bawahan. "Di mana dia? Apa mungkin dia ikut ditenggelamkan." Tawa hambarnya.

Seorang bawahan kembali berbisik, maka Edward dapat menemukan gadis itu dengan mudah, sedang duduk memeluk lutut di bawah sinar matahari. Langkah lebarnya menapaki kapal sangat santai, tetapi cukup cepat menggapai tempat Alesya. Jas berwarna hitam yang digunakan sebagai lambang keagungannya, segera menutupi kepala si gadis. "Kamu bisa sakit kalau terkena angin dan sinar matahari terlalu lama." Suara bariton itu terdengar indah.

Alesya segera menengadahkan wajahnya, tetapi karena pantulan sinar matahari terlalu brutal, maka segera dirinya mengurungkan niat mencari tahu seorang pria yang mengajaknya bicara. Perlahan, kedua kakinya menopang tubuh semampainya hingga hampir sejajar dengan si pria berkat bantuan heels setinggi lima senti meter di kakinya. "Siapa kamu?”

Tangan kanan Erdward segera mengulur ke arah Alesya. "Edward." Senyuman menjadi penambah pesonanya.

"Ck!" Alesya tidak menyambut uluran tangan si pria. Padahal tangannya saja sangat indah, apalagi wajahnya, tetapi bukan saatnya bagi gadis ini mengagumi salah satu ciptaan Tuhan. "Kamu bisa bantu aku keluar dari sini dengan aman?”

"Maksudnya?" Sebelah alis Edward terangkat seolah tidak tahu apapun.

"Aku dianggap penyusup di sini. Beberapa pekerja bilang aku akan diawasi dan tidak akan dibiarkan lepas, termasuk saat turun dari kapal, aku akan diamankan." Decak kesalnya.

Alih-alih iba mendengar sederet cerita kemalangan si gadis, justru Edward terkekeh kegelian karena nasib sial yang diciptakan sang ayah pada gadis cantik bergaun putih gading ini. "Apa kamu kabur dari acara pernikahan?”

"Ish, aku sedang serius. Kamu bisa bantu aku atau tidak!" Jas milik si pria segera dikembalikan dengan kasar, didesak pada dadanya yang bidang.

"Sudah terlalu lama kamu berada di bawah sinar matahari, berteduh dulu sebelum kepala kamu terbakar,” ejek Edward bersama tawa singkat.

"Ish, menyebalkan sekali orang ini!" Namun, bagaimanapun pria di hadapannya, Alesya tetap menguntit karena sejak tadi tidak ada seorang pun yang menganggap ada, kecuali pria asing ini. Tidak sampai lima menit, kini akhirnya Alesya sudah mendapatkan kursi dan tempat berteduh, dirinya duduk canggung di hadapan Edward.

Pria yang menggunakan pakaian formal lengkap dengan dasinya segera memesan dua buah minuman dingin. "Aku tahu tenggorokan kamu tidak berbeda dengan gurun pasir.”

Alesya segera memalingkan wajahnya tanpa ingin memberikan jawaban ataupun berterimakasih, kemudian dirinya kembali menatap Edward. "Kamu bisa bantu aku, kan? Buktinya kamu mengajakku kesini.”

"Hm ..., tergantung." Sejenak, Edward ingin memainkan gadis di hadapannya terlebih dahulu.

"Tuhan ..., aku salah apa sih!" raungan Alesya hingga membuat Edward tertawa kegelian. Pelayan datang membawakan pesanan. Segera, pria ini membaginya dengan Alesya.

"Aku tidak tahu makanan dan minuman favorite kamu, jadi pesanan kita disamakan." Ramah si pria.

Alesya berhenti meraung. "Harusnya kamu tanya aku dulu, kan!" Namun, walaupun kesal gadis ini tetap menerima kebaikan hati pria asing di hadapannya. Setelah melumuri kerongkongannya, kini Alesya mulai bernegosiasi. "Kalau kamu bisa mengeluarkan aku dengan mulus, kamu akan mendapatkan imbalan. Tenang saja, kakek dan nenekku kaya raya!”

Edward tersenyum konyol. "Apa yang akan kamu berikan sebagai imbalannya?" Pria ini tidak bersungguh-sungguh, dirinya hanya ingin tahu seberapa kaya raya keluarga gadis di hadapannya.

"Aku akan meminta sekotak perhiasan nenek. Iya, itu imbalannya!" Alesya tersenyum penuh keyakinan karena berpikir tawarannya ini cukup menggiurkan walau dirinya tidak tahu orang seperti apa pria di hadapannya.

"Aku tidak tertarik." Sebelah alis Edward terangkat menantang.

"Dasar matre!" rutuk Alesya. Dirinya memang dibesarkan di kalangan keluarga terpandang, tetapi kali ini tidak memiliki apapun setelah semua benda yang dibekalnya lenyap ditelan lautan. Bahkan untuk tidur malam ini saja si gadis harus memutar otak. Kakek dan neneknya mengirimnya ke pulau ini untuk sebuah urusan, Alesya harus mengurus sebuah perkebunan selama satu minggu, tetapi alamat, handphone dan semuanya lenyap begitu saja termasuk keuangannya.

"Bisa dikatakan kamu buronan di atas kapal ini. Kamu memintaku menolong, tetapi hanya imbalan itu yang akan aku dapatkan. Sama sekali tidak menarik!" Edward masih ingin bermain-main dengan Alesya.

"Aku akan menambahnya setelah masalahku selesai!" tegas Alesya walau tidak yakin karena kakeknya termasuk orang yang pelit.

"Di mana kamu tinggal?" Tatapan menyelidik Edward karena akhirnya pria ini ingin mengetahui alasan di balik status Alesya yang dibuat menjadi buronan oleh sang ayah.

"Di pulau seberang. Aku ada urusan di sini, tapi semuanya tidak berjalan lancar bahkan hancur akibat pria brengsek itu!”

Segera, tatapan Edward memicing. "Siapa yang kamu sebut brengsek?”

"Aku tidak tahu namanya. Tapi aku yakin pernah melihatnya, dia adalah orang yang selama ini aku cari." Kini, tatapan Alesya yang memicing tajam, mengingat si pembunuh lima tahun lalu. Saat itu si gadis baru saja lulus SMA, seragam putih sudah mendapatkan coretan dari kawan-kawannya, tetapi hendak mengabarkan berita gembira ini, ayahnya telah tiada, mendapatkan satu tembakan tepat di bagian kepala. Seorang pria muncul dari sebrang gedung, bersiap membidik Alesya, tetapi gadis ini segera bersembunyi di balik dinding, mengacungkan kamera handphonenya untuk membidik wajah si penembak. Cameranya luar biasa baik, bisa menangkap wajah pria itu, hanya saja baru sekilas melihatnya, benda itu segera berubah menjadi kepingan setalah disapa peluru.

"Kenapa kamu mencari pria itu?" Penyelidikan Edward semakin menjadi.

"Kamu yakin mau tahu?" Sinar mata Alesya dipenuhi dengan kebencian.

Bersambung ....

Pilih Bab

CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Baca Novel Selengkapnya di

moboreader
Kini Tersedia Gratis
Dinodai keluarga suami
Dinodai keluarga suami
Dalam romance novel Dinodai keluarga suami, Anisa Rahma terjebak di rumah Seno Bagaskara. Di tengah kemewahan billionaire romance books ini, ia harus menghadapi ancaman dari ipar dan adik suaminya sendiri. Akankah Anisa mampu bertahan dari pengkhianatan ini? Baca selengkapnya di webnovel ini.
Istri Untuk Tuan Alex
Istri Untuk Tuan Alex
Dalam Istri Untuk Tuan Alex, Gadis terpaksa menjadi pengantin pengganti demi ibunya. Alex yang membencinya tak menyadari rahasia besar jati diri Gadis. Ikuti konflik penuh misteri dalam romance novel ini di Bakisah, salah satu fiction books yang menyajikan intrik modern mendalam.
Jadi Wanita
Jadi Wanita
Dalam novel fantasy modern Jadi Wanita, Artisa nekat mengubah tubuh putranya, Sota, demi membuang sifat malasnya. Sota harus menghadapi transformasi drastis ini untuk bertahan hidup. Baca kisah unik ini di webnovel kami, pilihan tepat bagi pencinta fiction fantasy novels terbaik.
Pengorbanannya, Kebencian Butanya
Pengorbanannya, Kebencian Butanya
Dalam novel romance modern Pengorbanannya, Kebencian Butanya, Cora dipaksa mendonorkan sumsum tulang oleh Baskara, bos billionaire yang membencinya. Setelah kehilangan orang tuanya akibat kekejaman Baskara, Cora memilih mengakhiri hidup. Baca web novel penuh intrik dan pengkhianatan ini.
Song For Luna
Song For Luna
Dalam Song For Luna, perkenalan Luna dan Vino di Bandung memulai kisah penuh lika-liku. Romance novel ini mengikuti perjuangan Luna menghadapi konflik hidup yang drastis layaknya roller coaster. Baca kisah selengkapnya di web novel modern ini untuk melihat pilihan sulit Luna.
SRTJC
SRTJC
Dalam SRTJC, telusuri dinamika unik para remaja di zaman modern yang menghadapi berbagai tantangan unik di luar logika. Web novel ini menyajikan kumpulan cerita seru penuh eksplorasi khas young adult fiction romance books bagi pembaca yang ingin read novels online secara gratis.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.