Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
KEMBALI DALAM SENJA
KEMBALI DALAM SENJA

KEMBALI DALAM SENJA

9.7
/ 10
Dalam novel romance KEMBALI DALAM SENJA, seorang istri terjebak dalam pernikahan tanpa cinta bersama Fairuz. Ia harus menentukan pilihan hidup saat suaminya mengabaikan komitmen rumah tangga. Baca kisah modern novel ini sebagai referensi fiction books yang penuh konflik realitas.

Ringkasan KEMBALI DALAM SENJA

Kehidupan rumah tangga yang dijalani tokoh utama terasa hampa karena sikap dingin sang suami, Mas Fairuz. Sebagai istri, ia merasa diabaikan dan tidak berdaya untuk menjauh meski terus disakiti. Pernikahan mereka berjalan tanpa landasan cinta dan komitmen, membuat Fairuz bersikap acuh tak acuh. Saat sang istri meminta izin untuk mengunjungi orang tuanya, jawaban kasar justru ia terima. Konflik batin pun memuncak saat ia menyadari betapa pedihnya hidup dalam kesendirian tanpa kasih sayang suami.
Selengkapnya

KEMBALI DALAM SENJA Bab 1

Sebelum baca jangan lupa subcribe Kak, kritik dan sarannya sangat NQ harapkan...

"Mana suamimu. Kok aku lihat tidak ada di sampingmu?" Pertanyaan dari temanku membuatku menelan saliva saja.

"Dia lagi menemui temannya Mbak. Sebentar lagi pasti datang kok." Aku tersenyum kecut menimpalinya, seraya tersenyum.

"Ya Allah, pernikahan bagaimana ini. Suamiku tidak berdiri di sampingku." Batinku.

Manaku tahu sekarang suamiku di mana, yang aku tahu, aku lagi sendirian tersenyum kala ada tamu, menjawab jika ditanya. "ah... Pengantin macam apa aku ini," gumamku lagi dalam hati. "kayak orang dakdung saja," Pikirku lagi sejenak sambil memilin-milin bunga yang ku pegang.

***

Pernikahan yang diinginkan orang tuaku, membuatku bingung sendiri, dan ini pernikahan yang tidak pernah diinginkan olehku.

"Kenapa harus aku yang berkorban?" lirihku dalam hati.

Tiba-tiba aku dirangkul seseorang dari belakang. Aku terperangah bukan kepalang. "apakah ini suamiku?" tanya batinku menerka-nerka.

"Sayang, kenapa hanya berdiri di sini?" Tanya suara perempuan membuatku sedikit lega dan kecewa. Aku mengharap suamiku datang memberi kejutan, tapi ternyata mertuaku yang datang, dan menuntunku menemui teman-temannya. Memperkenalkan mantu kesayangannya kepada mereka rekan-rekan busnisnya.

"Jeng. Cantik kali mantu kau." Puji salah seorang yang bergaun merah, tapi tatapan matanya membuatku pesimis. Mama yang melihat aura wajahku berubah tidak senang langsung merangkul dan menenangkannya.

"Jangan di pikir sayang. Biasa, orang yang merasa di bawah kita akan seperti itu."

Aku tersenyum mendengar penuturan Mama. "terima kasih Ma," balasku sambil memegang kedua tangannya.

"Yuk Mama kenalkan sama teman Mama yang lain."

Sambil menyapa teman mama juga kolega-kolega bisnisnya aku masih terus mengedarkan pandangan kesana-kemari, mencari sosok laki-laki berjas Tuksedo hitam. Ekor mataku berhenti ke arah sosok yang asik bercanda dengan temannya.

Diujung koridor sana aku melihat Mas Fairuz tersenyum berbicara dengan koleganya. Kelihatannya pembicaraan mereka santai dan seru. Sekali-kali teman-temannya melihatku dan tersenyum, Mas Fairuz hanya tersenyum tanpa menoleh kepadaku. Tangan kanannya memegang gelas, tangan kirinya dimasukkan kedalam saku celananya. "cool banget Mas Fairuz," gumamku. Hanya bisa melihat dari jauh tidak bisa berdekatan, hanya bisa berharap ia datang dengan gagahnya menghampiriku, tersenyum, meeaih tanganku dengan mesra, tapi sayang itu hanya berandai-andai.

***

Acara berlangsung dengan lancar, para undangan sudah banyak yang beranjak pergi, karena acara telah usai, hanya tinggal kerabat saja untuk menyempurnakan pertemuan bahagia malam ini.

Malam bahagia menurut mereka, tapi apakah bagiku ini kebahagianku, sedangkan sejak tadi aku tidak melihat suamiku, seperti apa dia sekarang, bagaimana penampilannya atau dia akan sama sepertiku mencari-cari pasangannya yang tidak muncul batang hidungnya.

Aku terdiam sendiri dalam kamar, memandang pantulan diriku di cermin. Bertanya-tanya, apakah aku istri yang diharapkannya, apakah aku istri idamannya.

"Aku sudah menikah. Aku sudah bersuami. Sekarang statusku berubah menjadi seorang istri. Istri dari Muhammad Fairuz Azam." Batinku sambil menarik nafas dalam-dalam.

Senyum terlihat jelas di kedua bibirku, senyum seorang puteri kecil yang tumbuh dewasa dengan menjadi seorang istri, bukan karena sudah menikah, akan tetapi semua ini dilakukan hanya karena demi Ayah dan Ibu, demi kebahagiaan mereka aku akan melakukan semuanya. Mungkin baktiku dengan mengikuti keinginan mereka.

"Demi kalian berdua aku korbankan perasaan, menikah dengan orang yang tidak dikenal dan aku pun tidak tahu seperti apa dirinya, namun aku bahagia bisa menolong kedua orang tuaku dalam kesulitan," pikirku sembari melangkah untuk ke luar kamar, namun langkahku terhenti dengan percakapan seseorang.

"Bukannya Zahwa nikah karena terpaksa?" Suara seorang prempuan membuka percakapannya.

"Pernikahan ini sudah direncanakan jauh sebelum Zahwa berumur lima tahun." Suara perempuan berikutnya menimpali.

"Apakah sejak tragedi itu?" Tanya perempuan yang membuka percakapan pertama kali.

"Iya. Tragedi itu sangat memukul Pak Halimi, untuk menjaga aset-aset yang sudah menjadi incaran orang-orang yang tidak menyukai Pak Halimi, maka Pak Rahmad dan Pak Halimi mengambil keputusan ini."

Percakapan dua perempuan itu menghentikan langkah kakiku. Mataku berkaca-kaca seketika mendengar kenyataan bahwa aku menikah sudah rencana dari awal.

"Terus. Hutang Ayah dan Ibu yang bermiliaran itu kabar apa?" Teriak batinku.

"Apakah aku telah di bohongi?" Tanyaku resah. "Apakah ayah dan ibuku rela membohongiku?" Tanyaku lagi. Air mata yang berusaha ku bendung tumpah ruah juga. Hatiku begitu sakit mendengar kebenarannya. Tidakkah dua perempuan itu sadar bahwa di balik pintu pemilik nama yang mereka bicarakan sedang mendengarkan pembicaraannya.

"Pernikahan apa ini." Lirihku pelan sambil bersimpuh di lantai, karena tidak kuat akan mendengar kebenarannya, aku kuatkan batinku, ragaku serta jiwaku. Akan aku ikuti apa jalan rencana mereka, meski pun kenyataannya mereka menyangka aku tidak tahu apa-apa, tapi aku punya rencana lain untuk mengetahui kebenarannya tanpa mereka sadari.

***

Aku kaget dengan suara ketokan pintu dari luar kamar. Hatiku was-was, ragu dan bimbang. Bertanya-tanya siapa yang datang. Selang dua langkah dari tempat ku berdiri seorang laki-laki dengan berpakaian jaz masuk. Ia sedikit pun tak menoleh kepadaku.

"Apakah ini Fairuz? Apakah ini suamiku? Tapi kenapa tidak menyapaku selayaknya pengantin baru. Kenapa ia bergerak seenaknya tanpa mempedulikan aku yang menatapnya." batinku bertambah ragu dan gusar.

Awalnya aku merasa deg degkan, gemetar karena dia masuk, namun melihat tingkahnya yang sangat cuek seperti itu membuatku dongkol dan menahan amarah.

"Mas Fairuz" dengan intonasi setenang mungkin ku menyapanya. Dia menoleh tapi tak menjawab panggilanku serta langsung pergi ke kamar mandi.

Aku bagaikan patung. Sontak ku hembuskan nafas pelan-pelan agar tidak marah, ku tahan amarahku sebisa mungkin.

"Mungkin seperti itu sifatnya ya?" Tanyaku pada diri sendiri. Mencoba berdamai dengan diri.

Pikiranku pun kemana-mana mendengar guyuran air dari kamar mandi membuatku tidak fokus saja.

"Apa yang akan dia perbuat setelah mandi? Apakah akan mendatangiku dan-- atau----. Ahhh! Aku tidak bisa membayangkannya. Tapi kenapa aku takut. Dia kan suamiku" tegasku lagi, menyemangati diri sendiri.

Tujuh menit usai. Mas Fairuz keluar dari kamar mandi. Dia benar-benar mendatangiku yang berdiri di depan cermin. Ia melangkah tanpa ragu. Bau wangi badannya mulai tercium dari jarak yang lumayan dekat. Kakinya dengan santai terus mendekat. Aku gemetar dan hatiku sudah tidak tahu apakah berada di tempatnya atau masih bisa bersuara.

"Mas Fairuz menghampiriku" batinku, seketika itu ku persiapkan diri sekuat aku berdiri.

"Aku tidak boleh menolak. Aku kan istrinya" kataku lagi, batinku berperang sendiri.

"Apa kau hanya akan mematung di sini?!" Katanya dengan dingin.

Sontak aku kaget mendengar perkatannya. Tatapan yang tajam menusuk hatiku, membuatku takut. Aku bergeser dua langkah kesamping menghindarinya.

Ternyata Mas Fairuz bukan menghampiriku, akan tetapi ia hanya berniat mengambil sisir yang berada tepat di belakangku. Ia menyisir rambutnya dengan ekspresi wajah yang tidak bisa ku definisikan.

Malam pertama yang tertunda mungkin. Menerka-nerka sendiri, bertanya sendiri dan menjawab sendiri. Aku bak orang linglung tak tahu arah saja kala berhadapan dengan Mas Fairuz, sedangkan Mas Fairuz melihat pun tidak, dia hanya fokus pada dirinya sendiri tanpa menghiraukan aku yang di sini, seorang istri yang hanya bisa mengharap dan mengharap dari sang suami.

Untuk menghindari, aku pergi ke kamar mandi membersihkan sisa-sisa make up. Bukan kesenangan dan bahagia ku dapat, tapi malam pengantin di mulai dari ketakutan kepadanya dan rasa malu yang amat mendera.

Apakah seperti ini hubungan pernikahan tanpa ada ikatan yang baik antara suami istri. Aku termangu di cermin fastafel dan terus berkaca dan bertanya-tanya sendiri.

"Apakah arti pernikahan ini?" Batinku.

"Apakah kebenarannya akan lebih sakit dari ini?" Tanyaku lagi dalam tangis pilu mendera.

***

Apakah Zahwa kuat dengan pernikahan yang tidak harmonis. Bertahankah kekagumannya yang selama ini di sembunyikan di pupuk dan ditanam akhirnya pupus juga. Suara hati istri yang tak dianggap.

😀🙈

Bagaimana ceritanya Kak. Yuk kita baca selanjutnya 😍

Pilih Bab

CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Baca Novel Selengkapnya di

moboreader
Kini Tersedia Gratis
CHRONOPHILE
CHRONOPHILE
Dalam novel modern CHRONOPHILE, sebuah perjodohan memaksa pertemuan kembali dengan pria dari masa lalu. Di tengah misi mempertahankan pernikahan, muncul ancaman balas dendam dan rahasia lama. Baca kisah romance novel ini tentang perjuangan menghargai waktu dan pilihan hidup yang sulit.
Dari Saingan Menjadi Ipar
Dari Saingan Menjadi Ipar
Dalam novel romance Dari Saingan Menjadi Ipar, Josie Watson bertekad menceraikan Laurence Andrews yang terus menghinanya demi Rosalie Harris. Di tengah konflik modern novel ini, Josie tidak menyadari bahwa kakak Rosalie diam-diam mendesaknya pergi. Temukan kisah lengkapnya di web novel ini.
En-PD158
En-PD158
Dalam novel modern En-PD158, pernikahan hancur saat Zhou Yu'an meminta cerai demi menyelamatkan anak dari masa lalunya. Konflik pengkhianatan ini menjadi inti romance novel yang emosional. Akankah ia bertahan? Baca kisah selengkapnya di web novel ini sekarang.
Istri Rahasianya, Aib Publiknya
Istri Rahasianya, Aib Publiknya
Dalam Istri Rahasianya, Aib Publiknya, hidup seorang perawat hancur saat suaminya yang amnesia ternyata Brama, miliarder kejam tunangan sosialita. Romance novel ini mengisahkan perjuangan bertahan hidup dari ancaman sang taipan. Baca web novel modern ini di platform read novels online.
Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
Dalam Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam, Sabrina membalas dendam pada tunangannya dengan mendekati Charles. Kisah billionaire romance novels ini mengungkap identitas asli Sabrina sebagai miliarder di balik topeng gadis desa. Baca web novel penuh intrik dan gairah ini sekarang.
KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
Dalam romance modern KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU, Randika harus memilih antara cintanya pada Andini atau ambisi Lily Wijaya yang ingin memanfaatkannya demi pengakuan keluarga. Kehadiran Junot menguji loyalitas mereka dalam web novel penuh intrik keluarga dan pengkhianatan ini.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.