Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Upacara Kedewasaan Berdarah
Upacara Kedewasaan Berdarah

Upacara Kedewasaan Berdarah

9.4
/ 10
Dalam novel horor misteri Upacara Kedewasaan Berdarah, sebuah desa tanpa pria dewasa menyimpan rahasia kelam. Saat sang kakak melanggar larangan nenek untuk menghadiri ritual kuil leluhur bagi gadis 18 tahun, teror mengerikan pun dimulai. Baca buku online gratis ini untuk mengungkap misterinya.

Ringkasan Upacara Kedewasaan Berdarah

Sebuah desa misterius tidak memiliki satu pun pria dewasa. Di sana, setiap gadis yang genap berusia 18 tahun diwajibkan menjalani ritual kedewasaan di dalam kuil leluhur. Mereka masuk dengan pakaian indah, lalu kembali dengan raut kesakitan sekaligus gembira yang janggal. Meski sang nenek melarang keras kakak protagonis untuk ikut serta, gadis itu nekat menyelinap ke kuil pada malam hari. Ia keluar dengan langkah tertatih dan darah segar mengalir di kakinya, membuka tabir teror yang mencekam.
Selengkapnya

Upacara Kedewasaan Berdarah Bab 1

Di desa kami tidak ada laki-laki dewasa.

Setiap gadis yang mencapai usia 18 tahun harus melakukan upacara kedewasaan bersama-sama di kuil leluhur.

Gadis-gadis muda berpakaian indah berbaris untuk memasuki kuil. Saat mereka keluar, mereka semua menunjukkan ekspresi kesakitan sekaligus senang.

Kakakku berusia 18 tahun, tapi Nenek tidak mengizinkan dia mengikuti upacara ini.

Dia menyelinap ke kuil leluhur di malam hari dan berjalan dengan langkah tertatih-tatih saat keluar. Darah segar menetes di antara kedua kakinya.

Desa kami terletak jauh di pegunungan dan memiliki urat mineral batu permata darah.

Konon katanya, tidur di atas tempat tidur yang terbuat dari batu permata darah bisa membantu awet muda selamanya.

Batu permata darah sulit ditemukan dan lebih sulit lagi untuk ditambang. Karena itu, desa kami sangat kaya.

Hanya saja, seluruh penduduk desa kami adalah perempuan. Tidak ada satu pun laki-laki.

Aku punya dua kakak perempuan. Seharusnya aku juga punya tiga orang kakak laki-laki, tapi mereka ditenggelamkan segera setelah lahir.

Aku pernah melihat eksekusi bayi laki-laki di desa. Mulut bayi baru lahir itu dibungkam, tidak dibiarkan menangis satu jeritan pun.

"Laki-laki itu buruk dan tercela. Kalau dewa gunung marah mendengar tangisannya, seluruh desa akan binasa!"

Sesampainya di kolam yang dalam di balik gunung, bayi laki-laki itu langsung dilempar. Tanpa sayap yang bisa dikepakkan, dia jatuh dan tenggelam setelah mengeluarkan gelembung napas beberapa kali.

Aku mengikuti di belakang dan melihat sekeliling. Kolam yang besar itu dipenuhi tengkorak-tengkorak yang dibiarkan mengapung selama bertahun-tahun. Tengkorak-tengkorak yang tua telah rusak dikerat serangga dan tidak tampak seperti tengkorak lagi.

Nenek adalah kepala desa dan bertanggung jawab atas segala urusan di desa. Tidak ada yang berani melanggar perintahnya.

Kakakku sulungku bernama Lukita. Usianya 18 tahun dan akan segera mengikuti upacara kedewasaan.

Tapi, Nenek terlalu sayang padanya dan tidak mengizinkannya untuk turut serta. Nenek sampai harus menamparnya ketika dia mau menurut.

"Jangan lancang! Pokoknya kamu nggak boleh ikut!"

Nenek sudah berumur 90 tahun, tapi dia sangat kuat. Wajah Kak Lukita langsung membengkak.

Melihat mata cucu kesayangannya berkaca-kaca, Nenek mendesah dan mengusap pipi lembut Kak Lukita. "Nenek melarangmu demi kebaikanmu sendiri. Kalau kamu ikut upacara kedewasaan, kamu nggak akan bisa jadi pemimpin desa."

Kak Lukita memeluk lengan Nenek dan mengguncangnya. "Nenek ingin aku jadi pemimpin desa?!"

Nenek tersenyum dan tidak berkata apa-apa. Tangan keriputnya mengelus lengan putih Kak Lukita. Matanya yang seharusnya keruh pun berbinar.

Gadis-gadis muda berpakaian indah berbaris untuk memasuki kuil leluhur. Saat mereka keluar, wajah mereka merona malu. Banyak dari mereka berjalan gemetaran dengan kaki terkatup.

Kak Lukita menarik salah seorang gadis yang baru saja keluar dan menanyakan seperti apa upacara kedewasaan itu.

Kenapa mereka semua menunjukkan raut wajah kesakitan sekaligus senang setelah keluar?

Wajah gadis itu memerah dan suaranya gemetar, diwarnai kehalusan seperti suara wanita dewasa. Dia ingin memberitahu Kak Lukita, tapi dia sepertinya teringat sesuatu dan akhirnya hanya tersenyum misterius. "Bukan apa-apa, cuma melakukan sesuatu yang menyenangkan."

Di tengah malam, Kak Lukita membangunkanku untuk mengawasi keadaan sementara dia menyelinap ke kuil untuk mencari tahu.

"Tapi Kak, Nenek sudah bilang, kalau kamu ingin jadi pemimpin desa, kamu nggak boleh ikut upacara kedewasaan."

Kak Lukita mencubit pergelangan tanganku dan berkata, "Cuma kamu yang tahu tentang ini. Kalau Nenek tahu, artinya kamu yang memberi tahu."

"Kenapa aku nggak boleh ikut upacara kedewasaan? Nenek cuma nggak mau aku bahagia."

Mata Kak Lukita berbinar penuh harap, seolah sudah tahu apa yang ada di kuil leluhur.

Malam itu sunyi senyap. Nyala lilin di dalam kuil berkelap-kelip tertiup angin.

Aku bersembunyi dalam kegelapan sambil menampar nyamuk-nyamuk yang hinggap di kulitku. Suara berderak bergema di malam yang gelap.

Eh? Suara itu sepertinya berasal dari kuil leluhur.

Bersamaan dengan itu, terdengar suara tercekat kakakku.

"Kak Lukita! Kamu nggak apa-apa?!"

Kukira ada sesuatu yang terjadi pada Kak Lukita, jadi aku mendorong pintunya, ingin masuk. Tapi ternyata, pintu itu dikunci dari dalam.

"Nggak ... apa-apa ...."

Kalimat Kak Lukita terpenggal-penggal, dengan nuansa panas yang lebih menggoda.

Suara di dalam semakin keras dan aku semakin khawatir, jadi aku memanjat jendela untuk memastikan Kak Lukita aman.

Tapi jendela itu sangat tinggi. Aku tetap tidak bisa melihat ke dalam kuil keseluruhan meski sudah berjinjit.

Aku hanya bisa melihat samar-samar, ada empat rantai yang diikatkan pada empat pilar. Sepertinya ada sesuatu yang ditambatkan ke lantai, dan rantai itu bergetar hebat.

Kak Lukita duduk di sana hanya mengenakan pakaian dalam. Punggung mulusnya naik turun secara teratur.

Pilih Bab

CH. 1CH. 2
CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
CHRONOPHILE
CHRONOPHILE
Dalam novel modern CHRONOPHILE, sebuah perjodohan memaksa pertemuan kembali dengan pria dari masa lalu. Di tengah misi mempertahankan pernikahan, muncul ancaman balas dendam dan rahasia lama. Baca kisah romance novel ini tentang perjuangan menghargai waktu dan pilihan hidup yang sulit.
Cinta & Pengorbanan Alya
Cinta & Pengorbanan Alya
Dalam Cinta & Pengorbanan Alya, Alya menjadi ibu pengganti demi biaya medis ibunya. Namun, kesepakatan dengan Niko sang pengusaha ini memicu dilema emosional. Baca billionaire romance novels ini di webnovel untuk mengungkap rahasia keluarga dalam kisah romance fiction books yang penuh intrik.
Derita Menantu Jelita
Derita Menantu Jelita
Dalam novel romantis misteri Derita Menantu Jelita, hidup seorang istri berubah setelah suaminya lumpuh akibat kecelakaan. Demi garis keturunan, sang suami nekat mencekoki istri dan ayahnya sendiri dengan obat. Baca novel online gratis ini untuk mengungkap rahasia keluarga yang kelam.
Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
Dalam novel romantis misteri Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku, seorang wanita dipaksa menyerahkan tunangannya di hari pernikahan demi kakaknya yang sekarat. Saat disekap orang tuanya agar tidak mengacau, ia justru dibunuh dengan kejam. Baca novel online gratis ini untuk mengungkap misteri tragisnya.
Jadi Wanita
Jadi Wanita
Dalam novel fantasy modern Jadi Wanita, Artisa nekat mengubah tubuh putranya, Sota, demi membuang sifat malasnya. Sota harus menghadapi transformasi drastis ini untuk bertahan hidup. Baca kisah unik ini di webnovel kami, pilihan tepat bagi pencinta fiction fantasy novels terbaik.
Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
Dalam Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder, pewaris Grup Nelson membalas pengkhianatan mantan kekasihnya. Nikmati billionaire romance novel ini saat ia mengubah martabatnya menjadi kekuatan. Baca webnovel seru tentang balas dendam dan kemewahan yang tak terbatas sekarang.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.