Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Terjerat Birahi Kakak Tiri
Terjerat Birahi Kakak Tiri

Terjerat Birahi Kakak Tiri

8.3
/ 10
Dalam novel Terjerat Birahi Kakak Tiri, Aluna berjuang menghindari obsesi Raka sebelum akhirnya terjebak perasaan. Saat cinta mulai tumbuh, perjodohan Raka dengan model ternama mengancam hubungan mereka. Baca romance novel ini di platform online novel untuk mengikuti konflik mereka.

Ringkasan Terjerat Birahi Kakak Tiri

Bagi Aluna, bentuk tubuhnya yang seksi bukanlah anugerah melainkan kutukan yang memicu nafsu Raka, kakak tirinya. Meski awalnya menolak keras segala upaya Raka untuk menjamahnya, pertahanan Aluna perlahan luruh hingga ia terjebak dalam gairah yang sama dan mulai mencintai pria itu. Namun, cinta terlarang mereka terancam saat Raka hendak dijodohkan dengan seorang model. Akankah Raka menerima perjodohan tersebut, ataukah mereka mampu bertahan menghadapi rintangan yang ada?
Selengkapnya

Terjerat Birahi Kakak Tiri Bab 1

Menghadiri pesta pernikahan Papa sendiri di saat umur yang sudah layak menikah mungkin terdengar sangat lucu. Tetapi itulah yang Raka alami. Di saat umurnya yang sudah memasuki kepala dua dan layak untuk menikah, tetapi ia harus melihat Papanya yang sudah sedikit berumur menikah dengan wanita yang masih muda. Raka sudah menolak pernikahan Papanya itu, tetapi dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal membuat pernikahan itu tetap berlangsung.

"Mengapa wajahmu kecut seperti itu? Apa kamu tidak menginginkan pernikahan ini?" tanya Satya, sahabat Raka.

"Kau tahu, harusnya aku yang ada di pelaminan dan menikah. Tetapi si tua bangka itu lebih mementingkan nafsunya saja," protes Raka tidak terima.

"Itu karena kau tidak memiliki kekasih, Raka. Tidak ada wanita yang betah menjalin hubungan denganmu, bukan?" ledek Satya dengan kekehan ringannya.

Raka tidak mendengarkan ucapan Satya itu lagi. Pandangannya fokus kepada seorang wanita ralat gadis yang berjalan mendekat ke arahnya. Gadis itu memiliki tubuh yang sangat seksi dan menggoda sekali. Dengan payudara yang menonjol di balik gaunnya yang tipis itu. Raka bisa menebak jika payudara gadis itu berukuran sangat besar sekali. Bahkan tangannya sendiri tidak akan bisa menangkup payudara itu.

Raka menelan salivanya saat gadis yang baru saja ia bayangkan ukuran payudaranya itu berdiri di depannya dan mengulurkan tangan ke arahnya.

"Haii, apa namamu Raka?" tanya gadis yang berdiri di depan Raka dan Satya.

Satya melirik ke arah gadis itu dan membelalakkan matanya saat melihat bentuk tubuh gadis itu yang terlihat sangat molek dan subur sekali. Ia memegang pundak Raka dan tidak bisa mengalihkan pandangannya dari gadis itu.

"Kamu mengenalku?" tanya Raka heran. Pasalnya ia tidak mengenal siapa gadis yang berdiri di depannya.

"Aku Aluna, adik tirimu," kata gadis itu memperkenalkan dirinya.

Raka dan Satya saling berhadapan saat mendengar ucapan gadis di depannya yang bernama Aluna dan mengenalkan dirinya sebagai adik dari Raka. Sebuah hal yang membuat Raka sangat terkejut sekali.

Raka menghela nafasnya dan kembali menatap Aluna. "Kau anak Diana?"

Aluna mengangukkan kepalanya dan tersenyum manis. Senyum yang bisa membuat siapa saja yang melihatnya langsung jatuh hati termasuk Raka. Tetapi Raka langsung menepis pikirannya itu. Karena tidak mungkin ia jatuh hati kepada gadis yang merupakan anak dari Ibu tiri yang sangat ia benci itu.

"Mama Diana," koreksi Aluna. "Bukankah Papa Tio dan Mama Diana sudah menikah? Jadi kau harus memanggil Mamaku dengan sebutan Mama juga."

"Aku tidak akan sudi memanggilnya dengan sebutan Mama," kata Raka dengan tegas. "Dan aku juga tidak akan pernah menganggapmu sebagai adik tiriku. Karena aku tahu jika kau dan Mamamu itu hanya ingin menikmati harta Papaku dan menumpang hidup dengan kami. Jadi jangan pernah berharap jika hidupmu dan Mamamu yang murahan akan bahagia setelah ini."

Raka melangkahkan kakinya meninggalkan Aluna setelah mengatakan kalimat pedas itu. Kalimat pedas yang langsung keluar dari hatinya karena ia benar-benar tidak menginginkan pernikahan Papanya ini.

Aluna menatap kepergian Raka dengan senyum kecutnya. Harusnya sedari awal ia sudah mengetahui jika Raka tidak akan pernah menginginkan pernikahan ini, terbukti dengan Raka yang tidak pernah datang pada saat pertemuan menjelang pernikahan.

"Tidak usah memikirkan ucapan Raka barusan, Aluna. Dia memang seperti itu jika bertemu dengan orang baru. Tetapi sebenarnya dia sangat baik," kata Satya mengeluarkan suaranya setelah sedari tadi ia hanya diam saja.

Aluna mengalihkan pandangannya menatap ke arah lelaki yang berada di sebelahnya. Karena terlalu fokus dengan Raka, ia sampai tidak menyadari jika ada lelaki di sampingnya sedari tadi.

"Kau siapa?" tanya Aluna.

Satya tersenyum manis dan mengulurkan tangannya ke arah Aluna. "Satya, sahabat Raka."

Aluna mengangukkan kepalanya pertanda mengerti dengan apa yang Satya katakan. Ia tersenyum manis untuk menanggapi ucapan Satya itu.

"Jika aku boleh tahu, kau bekerja dimana?" tanya Satya.

Aluna terkekeh pelan sebelum menjawab pertanyaan Satya itu. "Aku masih kelas dua sekolah menengah atas. Aku belum bekerja."

Satya semakin tidak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar. Bagaimana bisa gadis seperti Aluna yang memiliki bentuk tubuh yang menggoda dan subur ternyata masih kecil. Ahh Satya tidak percaya mendengarnya.

"Aku pergi dulu. Sampai jumpa Satya," kata Aluna sembari melangkahkan kakinya pergi meninggalkan Satya sendirian.

Satya menenguk salivanya saat melihat bokong Aluna bergerak seirama dengan langkahnya. Ia tidak menyangka jika ada gadis seperti Aluna di dunia ini yang memiliki bentuk tubuh yang begitu membuat siapa saja bergairah, termasuk dirinya sendiri. Bukan hanya dirinya saja, Raka juga pasti akan merasakan hal yang sama dengannya.

****

Hari ini adalah hari paling sial untuk Raka karena ia harus tinggal serumah dengan Diana dan Aluna, dua orang yang tidak pernah ia inginkan kehadirannya di rumah ini. Ia sangat tahu persis jika kedatangan Diana dan Aluna masuk ke dalam keluarganya agar ingin mendapatkan harta Tio, Papanya. Ia tahu wanita-wanita seperti apa Diana.

"Kau ingin makan apa?" tanya Diana kepada Raka. Ia ingin menjadi ibu sambung yang baik untuk Raka.

"Tidak perlu. Saya bisa mengambil makanan untuk saya sendiri," kata Rafa tanpa memandang ke arah Diana sedikitpun. Ia ingin membuat Diana paham siapa posisinya di rumah ini.

Di saat Rafa ingin mengambil nasi ke atas piringnya, tiba-tiba saja Tio menengurnya dan membuat ia mengurungkan niatnya untuk mengambil nasi tersebut.

"Tunggu Aluna datang dulu, Raka. Kita akan makan bersama-sama," kata Tio kepada Raka.

Raka meletakkan kembali sendok nasi yang sudah ada di tangannya. Ia menghela nafas panjangnya dan berusaha menahan emosinya. Ia ingin sekali ia berteriak dan mengatakan jika ia tidak menginginkan kehadiran Aluna dan Diana di rumahnya. Tetapi ia mengurungkan niatnya untuk karena tidak ingin membuat Tio marah dan mencabut semua fasilitas yang ia terima. Maka hal yang bisa ia lakukan adalah diam saja dan mencoba menurunkan emosinya.

"Itu Aluna sudah datang," kata Diana dengan senyum manisnya.

Mendengar ucapan Diana itu membuat Raka membalikkan badannya dan seketika terkejut saat melihat penampilan Aluna yang hanya memakai kaos oblong ketat yang mencetak payudaranya dengan jelas serta hot pants pendek yang hanya menutupi sedikit pahanya saja. Di tambah dengan rambut gadis itu yang sengaja di kuncir dan menampakkan leher jenjangnya dengan jelas. Siapapun yang melihat Aluna saat ini pasti akan langsung bergairah.

Raka menundukkan pandangannya dan menatap juniornya yang sudah membesar dan ingin di keluarkan saat ini. Hal itu pasti karena ia terangsang dengan tubuh Aluna yang begitu menggodanya.

"Sial sekali. Mengapa aku jadi bergairah seperti ini melihat dia."

Pilih Bab

CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Baca Novel Selengkapnya di

moboreader
Kini Tersedia Gratis
Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa
Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa
Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa adalah romance novel tentang Nalula yang dikhianati kekasihnya saat terpuruk. Dengan dukungan keluarga billionaire kandungnya, ia memulai misi balas dendam. Simak kisah serunya di web novel ini untuk melihat takdir akhir sang pengkhianat.
Istri Untuk Tuan Alex
Istri Untuk Tuan Alex
Dalam Istri Untuk Tuan Alex, Gadis terpaksa menjadi pengantin pengganti demi ibunya. Alex yang membencinya tak menyadari rahasia besar jati diri Gadis. Ikuti konflik penuh misteri dalam romance novel ini di Bakisah, salah satu fiction books yang menyajikan intrik modern mendalam.
KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
Dalam romance modern KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU, Randika harus memilih antara cintanya pada Andini atau ambisi Lily Wijaya yang ingin memanfaatkannya demi pengakuan keluarga. Kehadiran Junot menguji loyalitas mereka dalam web novel penuh intrik keluarga dan pengkhianatan ini.
Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
Dalam novel misteri Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku, seorang putri disiksa penculik hingga tewas demi melindungi ayahnya yang justru membencinya. Baca novel online gratis ini yang menyajikan kisah tragis penuh ketegangan, rahasia kelam, dan penyelidikan horor yang mematikan.
Kurang dari tiga
Kurang dari tiga
Dalam novel Kurang dari tiga, Raka berjuang mempertahankan posisinya sebagai kekasih Cherry yang lebih memprioritaskan Nadia. Hubungan modern ini penuh konflik kecemburuan yang membawa mereka pada situasi tak terduga. Baca romance novel ini untuk melihat pilihan sulit dalam kisah lgbt book ini.
Menyusui Bayi Mafia
Menyusui Bayi Mafia
Dalam Menyusui Bayi Mafia, Lea terjebak tuntutan El Zibrano yang memaksanya merawat sang putra demi imbalan besar. Novel romance ini mengisahkan perjuangan Lea menghadapi obsesi sang mafia. Simak kisah seru mereka dalam mafia romance books ini hanya di platform web novel terpopuler.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.