Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Take Me Back to Switzerland
Take Me Back to Switzerland

Take Me Back to Switzerland

9.4
/ 10
Dalam Take Me Back to Switzerland, Marsha berjuang meraih beasiswa kedokteran demi masa depannya. Namun, kehamilan tak terduga menghancurkan rencananya. Romance novel ini mengisahkan konsekuensi pilihan hidup dalam balutan modern novel dan drama young adult yang penuh rahasia.

Ringkasan Take Me Back to Switzerland

Menjadi dokter spesialis adalah ambisi besar Marsha sedari SMA. Berkat kegigihan belajar dan dukungan orang-orang terdekat, ia selangkah lagi meraih beasiswa impian ke luar negeri. Namun, masa depan yang tertata rapi itu seketika runtuh saat Marsha menyadari dirinya hamil akibat kecerobohan dengan seseorang. Mimpi besarnya kini terancam sirna dalam sekejap. Marsha pun terjebak dalam dilema besar tentang cara mengungkap rahasia ini dan bagaimana ia harus menghadapi sisa hidupnya.
Selengkapnya

Take Me Back to Switzerland Bab 1

Waktu yang ditunggu-tunggu oleh semua orang akhirnya telah tiba. Seleksi beasiswa ke luar negeri akan dilaksanakan besok pagi di gedung Ganesha di kota Jakarta. Banyak murid dari lulusan SMA dan SMK bahkan dari kalangan mahasiswa akan mengikuti seleksi ini. Mereka yang lolos pada tahap bahasa asing telah bersaing dengan ratusan ribu orang untuk mendapatkan kursi ekslusif yang semakin dekat dengan berbagai universitas di luar negeri.

Marsha Zachira, perempuan yang baru saja lulus dari SMA tahun ini ikut menjadi salah satu dari beberapa orang yang beruntung karena telah berhasil lolos pada tahap bahasa asing. Ia sudah mempersiapkan dengan matang sejak SMA untuk mendapatkan beasiswa kedokteran di luar negeri. Berbagai usaha telah ia lakukan untuk bisa lolos pada tahap bahasa asing ini. Kini Marsha hanya tinggal mengerahkan semua usaha yang telah ia dapatkan untuk bisa lolos pada tahap akhir.

Hari ini kegiatan yang dilakukan oleh Marsha sebelum besok menghadapi ujian adalah me-review semua materi yang ada di bukunya. Berbagai macam buku sudah tergeletak di atas mejanya sejak pagi hari. Marsha mulai membaca satu per satu buku yang ada di hadapannya dari pagi hingga sore hari dan hanya tinggal tersisa dua buku lagi yang belum ia baca ulang. Sebelum mulai membaca bukunya lagi, Marsha beranjak ke dapur untuk menyiapkan kopi yang akan menemaninya ketika sedang membaca. Namun, saat mencari kopi di rak, ia tidak menemukan satu bungkus pun kopi di sana. Marsha kemudian memutuskan untuk pergi ke minimarket yang berada tidak jauh dari apartemennya.

Sejak berada di kelas 12 SMA, Marsha mulai hidup sendiri di apartemennya. Orangtuanya memberikan kebebasan untuk memilih tinggal sendiri demi melatih kemandirian anak semata wayangnya. Marsha pun memilih untuk tinggal di apartemen yang jaraknya tidak jauh dari sekolahnya saat SMA. Kini, ia pun sudah terbiasa untuk melakukan semuanya sendiri tanpa bantuan orangtuanya.

Setelah selesai membeli kopi dan perlengkapan lainnya di minimarket, Marsha bergegas kembali menuju apartemennya. Hari sudah mulai gelap dan banyak orang berlalu-lalang di jalanan. Marsha kemudian menekan angka sebagai sandi yang ada di pintu masuk ke dalam apartemennya. Ia segera masuk ke dalam dan beranjak ke dapur untuk menyeduh kopinya.

Marsha kembali duduk ke bangkunya untuk melanjutkan membaca buku yang hanya tersisa dua buku lagi. Ia perlahan meniup lalu menyeruput kopi yang masih panas. Beberapa detik kemudian, perutnya mulai mengeluarkan suara layaknya orang kelaparan. Akan tetapi, baru satu jam yang lalu Marsha makan. Ia kemudian merasakan mual yang berasal dari perutnya. Marsha segera menuju ke dapur untuk mengambil air putih. Tubuhnya kini berkeringat dan Marsha mulai merasakan pusing di kepalanya.

Ia segera mencari obat masuk angin di lemari karena Marsha pikir ia baru saja terkena masuk angin setelah pergi ke minimarket tanpa menggunakan jaket. Setelah meminum obat, perut Marsha justru lebih terasa mual. Ia beranjak ke wastafel untuk memuntahkannya tetapi tidak ada yang keluar dari mulutnya. Marsha kemudian segera mencari ponselnya untuk menelpon seseorang dan hanya satu orang yang terlintas di benaknya. Namun, sudah hampir lima kali panggilannya tidak diangkat oleh orang tersebut. Ia panik tetapi ia tetap berusaha menjernihkan pikirannya.

“Nggak mungkin aku hamil, nggak mungkin,” ucapnya bermonolog sendiri. Marsha berusaha untuk mengingat kejadian yang pernah ia alaminya dengan seseorang.

“Aku yakin waktu itu dia pakai pengaman. Nggak, nggak mungkin aku hamil.” Perlahan air mata Marsha mulai jatuh.  

Untuk meyakinkan bahwa dirinya tidak hamil, ia bergegas menuju ke apotek terdekat untuk membeli test-pack. Marsha yakin bahwa ia tidak mungkin hamil hanya karena kecerobohannya dengan seseorang. Segera setelah membeli barang tersebut, Marsha pergi ke toilet untuk mengecek kehamilan dengan menggunakan urinenya. Beberapa saat kemudian hasil yang ada di test-pack langsung keluar. Di dalam test-pack terlihat jelas menunjukkan dua garis yang artinya Marsha positif hamil.

Marsha langsung menangis dalam diam dan menyesali perbuatan hina yang telah dilakukan dengan seseorang itu. Hatinya hancur berkeping-keping. Mimpi yang sudah ia idamkan sejak SMA tidak akan pernah bisa terwujud lagi. Ini semua adalah akibat dari kecerobohannya.

Marsha mencoba untuk menelpon orang itu sekali lagi. Namun, hasilnya nihil. Tidak ada satupun panggilan yang diangkat olehnya. Bahkan Marsha mencoba untuk memberikan pesan lewat whatsapp tetapi hanya berakhir dengan tanda centang. Marsha kemudian menelpon kerabat dekat yang kenal dengan orang tersebut dan menanyakan di mana keberadaannya sekarang. Akan tetapi, kerabat dekatnya pun tidak mengetahui di mana ia berada. Kerabat dekatnya bahkan sudah tidak bertemu dengan orang tersebut hampir satu minggu dan ia juga tidak memberikan kabar kepadanya.

Marsha benar-benar merasa hina. Ia malu atas apa yang telah diperbuat bersama orang itu. Apa yang harus Marsha katakan kepada orangtua dan teman-temannya? Ia tidak mau dicap sebagai anak nakal dan tidak tahu diri. Bahkan orang yang telah menghamilinya tidak menjawab telepon dan pesannya. Apakah ia kabur? Tidak mungkin. Marsha yakin bahwa ia adalah orang yang sangat baik dan bertanggung jawab. Akan tetapi, mengapa ia tidak menjawab satu panggilan pun dari Marsha?

Buku yang tadinya menumpuk di meja belajarnya saat ini sudah berserakan di lantai. Mug kaca yang berisi kopi pun sudah terpecah belah dan berceceran di lantai karena Marsha membantingnya. Ia meluapkan semua amarahnya kepada benda yang ada di sekitarnya. Marsha merasa sangat bingung dan marah. Apa yang harus ia lakukan? Bagaimana dengan ujian seleksi besok? Ia tidak mau semua usahanya sia-sia. Namun, Marsha juga merasa sangat malu dan hina jika besok ia berangkat mengikuti ujian. Ia merasa menjadi perempuan paling kotor di dunia. Marsha bahkan merasa sangat malu jika nantinya bertemu orang-orang asing di luar sana. Apakah mereka akan merasa jijik dengannya?

Tiba-tiba terlintas satu orang di benak Marsha. Ia pikir hanya orang itu yang akan membantunya di saat seperti ini. Tidak, bukan orangtuanya, bukan juga teman-temannya. Marsha yakin orang itu akan tutup mulut rapat-rapat setelah mendengar apa yang telah terjadi kepadanya. Ia segera mengambil ponselnya dan menekan nomor telepon orang tersebut.

Beberapa menit kemudian orang itu mengangkat panggilan dari Marsha setelah beberapa kali panggilannya tidak diangkat, “Hey, maaf baru mengangkat. Ada apa?” tanya orang itu di seberang sana.

“I need your help, right now.”

Suasana bandara Soekarno-Hatta saat ini sangat ramai karena adanya libur pertengahan tahun. Sudah satu minggu sejak kejadian pahit yang dialami oleh Marsha berlalu. Kini ia berada di antara orang-orang yang sedang mengantre di boarding pass. Ya, Marsha memutuskan untuk pergi meninggalkan Indonesia dan merelakan kesempatan emasnya yaitu beasiswa ke luar negeri. Dengan bantuan seseorang, akhirnya Marsha memutuskan untuk memulai hidup baru entah di mana dan tidak ada yang tahu ke mana ia pergi termasuk orangtua dan teman-temannya, bahkan orang yang telah menghamilinya sekali pun.

Seseorang tiba-tiba datang menghampiri Marsha dan segera mengajaknya menuju pesawat setelah melewati proses di boarding pass.

“Are you sure about this?” tanya orang itu.

“Even this is the wrong choice, I want to leave this country as soon as possible.”

Pilih Bab

CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Baca Novel Selengkapnya di

moboreader
Kini Tersedia Gratis
Gadis 100 juta (fatamorgana)
Gadis 100 juta (fatamorgana)
Dalam romance novel Gadis 100 juta (fatamorgana), Daiva terpaksa menjual kehormatannya pada Keyko demi menyelamatkan adiknya. Namun, kemunculan Damian menciptakan persaingan cinta yang rumit. Baca kisah modern novel ini untuk melihat pilihan hidup Daiva di platform web novel kami.
Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
Dalam Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu, Angela nekat mengandung anak Jeremy meski hanya diperalat. Demi bayi mereka, ia melarikan diri dari miliarder kejam itu. Temukan kisah seru ini di billionaire romance novels kami, pilihan tepat bagi pembaca romance stories yang mencari drama.
IPARKU, CANDU SUAMIKU
IPARKU, CANDU SUAMIKU
Dalam romance novel IPARKU, CANDU SUAMIKU, Nadia harus menghadapi hinaan mertua demi cintanya pada Askara. Namun, sebuah mystery muncul saat sikap suaminya berubah drastis. Nadia pun berjuang mengungkap rahasia gelap perselingkuhan suaminya dengan adik iparnya sendiri dalam modern novel ini.
Jadi Wanita
Jadi Wanita
Dalam novel fantasy modern Jadi Wanita, Artisa nekat mengubah tubuh putranya, Sota, demi membuang sifat malasnya. Sota harus menghadapi transformasi drastis ini untuk bertahan hidup. Baca kisah unik ini di webnovel kami, pilihan tepat bagi pencinta fiction fantasy novels terbaik.
KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
Dalam romance modern KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU, Randika harus memilih antara cintanya pada Andini atau ambisi Lily Wijaya yang ingin memanfaatkannya demi pengakuan keluarga. Kehadiran Junot menguji loyalitas mereka dalam web novel penuh intrik keluarga dan pengkhianatan ini.
Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
Dalam Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder, pewaris Grup Nelson membalas pengkhianatan mantan kekasihnya. Nikmati billionaire romance novel ini saat ia mengubah martabatnya menjadi kekuatan. Baca webnovel seru tentang balas dendam dan kemewahan yang tak terbatas sekarang.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.