Suddenly Love

"Apa yang kalian Lakukan? Ya ampun bagaimana bisa seperti ini? Dasar bocah nakal!" Seorang lelaki marah marah pada Raka.

Raka diam saja saat dimarahi oleh lelaki tersebut, sementara Vino adiknya Vanes sudah lari karena takut.

" Bapak jangan marah marah dulu pak? Semua bisa diselesaikan baik baik,Adik saya mungkin tidak sengaja melakukannya!" Aku segera memegang tangan Raka.

Raka bersembunyi dibalik punggungku ,aku tidak terima adikku di marahi oleh orang lain.

"Bicara baik baik katamu? Apa kamu tidak lihat ini?" Lelaki itu menunjukkan kaca spion yang sudah rusak.

"Bukan aku kak,Vino tadi yang menendang bolanya ke mobil ini!" Jelas Raka yang masih berada di belakangku.

"Kakak tahu, kamu tenang saja!" Aku mencoba membuat Raka tenang.

"Sudah lihat kan?"

Aku hanya mengangguk.

"Kalian tidak mungkin bisa menggantinya,lihat saja penampilan kalian!" Lelaki itu malah menghina aku dan adikku.

"Memangnya berapa? Sebutkan harganya,biar saya bayar!" Kesal ku.

Jangan kira kami orang miskin jadi bisa seenaknya dihina seperti ini,tentu saja aku tidak terima.

"Kak,kita dapat uang darimana? Mobilnya Sangat bagus,pasti harganya sangat mahal!" Bisik Raka padaku.

Aku memegang tangan Raka, karena aku juga tidak punya uang, tapi mau bagaimana lagi,aku sudah terlanjur mengatakan untuk menganti rugi.

"Sepuluh juta!" Seorang lelaki tampan tiba tiba datang dan mengatakan biaya yang harus aku keluarkan untuk sebuah kaca spion mobil

"Sepuluh juta?" Aku dan Raka saling pandang mendengar ucapan lelaki tersebut.

"Bos!" Lelaki tua yang mengomel tadi langsung memanggil nya dengan sebutan bos,jadi mobil ini milik pemuda ini yang usianya mungkin sama denganku.

"Kalau mereka tidak mau bayar tuntut saja!" Perintahnya.

"Enak saja main tuntut-tuntut, kamu jangan membohongi saya ya?" Tentu saja aku tidak terima.

"Kalau kamu tidak mau dituntut makanya bayar!" Ucap pemuda tersebut yang memakai kacamatanya.

Lagaknya Sangat sombong dan aku sangat membencinya sekarang.

" Bukan aku yang merusaknya,tapi Vino, temanku yang sudah lari kerumahnya!" Raka mencoba membela diri lagi.

"Aku tidak peduli yang jelas kalian yang disini,jadi kalian yang harus bayar!" Ucapnya angkuh.

"Gila kamu ya!" Aku sungguh kesal sekarang.

"Iya, karena kamu!" Ucapnya sekali lagi.

"Jangan merayu kamu ya!"

"Terserah kamu,pak Mul ayo kita pergi,tapi sebelum itu tolong berikan kartu namaku pada wanita ini supaya dia bisa membayar uangnya padaku!"

"Baik bos!"

Lelaki yang dipanggil pak Mul itu mengeluarkan kartu nama dan memberikanya padaku.

"Raihan kompeni!" Aku membaca kartu nama yang diberikan oleh pak Mul.

"Jangan lupa bayar besok jam sebelas siang,aku tidak suka menunggu lama!" Ujarnya lagi sebelum masuk kedalam mobilnya.

"Ini namanya pemerasan, hei!" Aku berusaha mengejarnya, tapi sayang mobilnya sudah jauh.

"Sial!" Umpat ku.

"Bagaimana ini kak? Darimana kita dapat uang sepuluh juta itu kak?" Raka tampak panik.

"Kamu tenang saja ya sayang,biar kakak yang urus semuanya,kamu jangan khawatir, sekarang ayo kita pulang,Ibu sudah menunggu!"

Raka hanya mengiyakan ucapku, kamipun berjalan kerumah dengan perasaan tidak menentu.

"Jangan bilang bilang sama Ibu ya dek,kakak tidak mau ibu kepikiran!" Pesan ku pada Raka sebelum kami masuk kedalam rumah.

"Tapi kak,bukan Raka yang salah, semuanya ulah Vino, kenapa kita tidak minta Vino buat ganti rugi juga?"

"Kamu tahu sendirikan bagaimana mamanya Vino itu?" Aku mengingatkan Raka tentang mamanya Vino yang sangat garang.

Raka mengangguk membenarkan ucapanku,mama Vino memang garang dan tidak mau disalahkan kalau Aku mengatakan hal ini padanya, yang ada dia malah marah-marah nantinya dan orang yang akan disalahkannya adalah Ibu.

Raihan sendiri tersenyum didalam mobilnya, karena dia sangat Senang sekarang.

"Kenapa bos tersenyum sendiri?"tanya pak Mul sambil menyetir mobil.

"Lucu,dia sangat lucu!" Sekali lagi Raihan tersenyum sendiri sambil melihat keluar jendela.

"Maksud anda siapa?" Tanya pak Mul lagi .

"Konsentrasi saja menyetirnya, jangan sampai kita menabrak!" Pesan Raihan pada Mul.

Pak Mul tidak mau bertanya lagi, karena dia tahu kalau bosnya tersebut tidak mau ditanya tanya.

Mobil Raihan sudah sampai di kantornya, gedung yang sangat tinggi dan megah itu adalah perusahaan milik keluargnya .

Raihan keluar dari mobilnya dan berjalan memasuki gedung tersebut,semua orang hormat padanya, karena mereka tahu kalau Raihan adalah pemilik perusahaan tersebut sekaligus bos mereka.

Raihan masih saja tersenyum membayangkan wajah Kesal Raisa yang sangat lucu menurutnya.

"Hei bos,kamu darimana saja?" Sapa salah satu karyawan Raihan datang sambil membawa beberapa berkas untuk Raihan.

"Aku tadi sedang mengecek tanah yang akan kita gunakan untuk membuka proyek baru,kamu darimana saja Bayu?"

Ternyata lelaki yang menyapa Raihan tersebut adalah Bayu, cinta pertama Raisa.

Bayu duduk didepan Raihan sambil memberikan berkas yang ada ditangannya ke Raihan.

"Tanda tangani itu,aku sedari tadi sangat sibuk mencari kamu hanya untuk meminta tanda tangamu!" Kesal Bayu.

"Kenapa tidak kamu saja menanda tangani nya? Tanda tangamu atau tanda tangan ku,sama saja"

"Jangan bercanda Raihan,aku disini cuman karyawan kamu,mana mungkin aku melakukan hal itu!"

"Tapi kamu juga penanaman saham disini Bayu,kamu memang selalu merendah!" Raihan mengambil berkas berkas yang tadi diberikan Bayu kemudian menandatangani nya.

Raihan dan Bayu memang sudah lama berteman, mereka berdua sama sama lulus dari universitas ternama di Indonesia.

"Kamu tahu Bayu,tadi aku bertemu dengan seorang wanita yang sangat lucu,aku masih mengingat bagaimana ekspresi nya yang sangat kesal!" Raihan kembali tersenyum.

"Baiklah bos,jadi bos kita sekarang ini sudah tertarik dengan yang namanya wanita?" goda Bayu sambil mengambil berkas berkas yang sudah ditandatangani Raihan.

"Tidak juga,hanya saja aku merasa dia sangat lucu, besok dia akan datang kesini dan lihat saja sendiri!"

"Baiklah aku akan lihat, sekarang aku mau kerja dulu!"

Bayu berlalu dari hadapan Raihan yang masih membayangkan wajah Raisa yang lucu menurutnya.

Chapters
Customize
Next Chapter

Kamu Mungkin Juga Suka

Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.