Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Sepuluh Tahun Terperangkap Di Pernikahan Yang Salah
Sepuluh Tahun Terperangkap Di Pernikahan Yang Salah

Sepuluh Tahun Terperangkap Di Pernikahan Yang Salah

8.2
/ 10
Dalam novel romantis Sepuluh Tahun Terperangkap Di Pernikahan Yang Salah, sang istri menghadapi pengkhianatan suaminya, Franky, di hari jadi pernikahan mereka. Dipermalukan di depan umum demi selingkuhan baru suaminya, ia akhirnya memilih bercerai. Baca novel online ini sekarang.

Ringkasan Sepuluh Tahun Terperangkap Di Pernikahan Yang Salah

Peringatan pernikahan kesepuluh yang seharusnya sakral berubah menjadi kehancuran bagi sang istri. Franky, suaminya yang kaya, datang membawa kekasih barunya dan merampas kalung pernikahan mereka demi wanita itu. Penghinaan tidak berhenti di sana; sang selingkuhan bahkan meminta gaun pengantin yang sedang dikenakannya, dan Franky memaksanya melepaskannya di hadapan para tamu undangan. Sadar akan kebodohannya selama sepuluh tahun ini, sang istri justru tersenyum lega lalu menuntut perceraian.
Selengkapnya

Sepuluh Tahun Terperangkap Di Pernikahan Yang Salah Bab 1

Hari peringatan pernikahan kami yang ke-10, suamiku, Franky melangkah masuk sambil merangkul pacar barunya yang ke-100. Lalu dengan tangannya sendiri melepas kalung simbol cinta kami dan memakaikannya ke leher gadis itu.

Di tengah tawa para tamu, gadis itu dengan malu-malu menarik gaun yang kupakai dan berkata, “Kak, Pak Franky bilang dia ingin aku memakai gaun ini sekarang.”

Gaun itu adalah hasil modifikasi dari gaun pengantinku sepuluh tahun lalu.

Aku sengaja mengenakannya hari ini dan dengan bodohnya berpikir Franky akan mengingatnya.

Namun, pada hari peringatan pernikahan kami, dia malah menyuruh istrinya melepaskan gaun di depan semua orang untuk pacarnya.

Di tengah semua tatapan meremehkan itu, akhirnya aku memberinya senyuman tulus pertama yang kuberikan selama sepuluh tahun ini.

“Franky, kita cerai saja.”

Setelah suamiku membawa pulang pacarnya yang ke-100 tepat di hari peringatan pernikahan, dengan tenang aku berkata, “Franky, kita cerai.”

Setelah hening sesaat, tawa keras pun meledak. Seolah aku baru saja melontarkan lelucon paling lucu tahun ini.

“Hahaha! Pak Franky, sudah berapa kali istrimu mengungkitnya?”

“Seharusnya sudah seratus kali bilang mau cerai, ‘kan? Perlu dirayakan?”

Tatapan Franky berubah dari dingin menjadi meremehkan.

Dia melangkah maju dan mencengkeram daguku, kekuatannya hampir seperti mau meremukkan tulang.

“Cerai?”

Dia mencibir, “Irene, kamu nggak bosan akting drama ini selama sepuluh tahun? Perempuan yang menyuruh ibunya menjebakku dengan obat bius dan naik ke ranjangku, punya hak bicara soal cerai? Tanpa dirimu, alat bantu napas ibumu bakal langsung dicabut besok!”

Tuduhan itu lagi. Sudah sepuluh tahun, dia masih yakin dirikulah yang menyuruh ibu menjebaknya dengan obat dan merusak hubungannya dengan Tia, cinta pertamanya.

Diamku dianggap sebagai tanda bersalah. Franky tersenyum dingin dan menarik kembali tangannya. Vivian yang mirip dengan Tia berdiri di sampingnya, dengan sigap menyodorkan sapu tangan sutra.

Franky mengusap jarinya keras-keras, seolah baru saja menyentuh sesuatu yang kotor. Dia berkata, “Vivian sudah capek, dia butuh kamar terbaik dan siapkan juga baju yang cocok untuknya.”

“Iya,” jawabku dengan datar tanpa emosi. “Bagaimana dengan kamar tamu di sebelah kamar utama? Itu kamar yang dipakai 99 mantan sebelumnya.”

Franky mengerutkan alisnya, ekspresi yang sangat familiar bagiku. Setiap kali diriku tak bereaksi terpuruk seperti yang dia harapkan, raut wajahnya seolah sedang menyiratkan, ‘wanita ini mulai berpura-pura lagi’.

“Cih.” Dia mendengus dingin, merangkul pinggang Vivian, lalu menjawab, “Terserah saja, asalkan Vivian suka. Dia nggak bawa baju bagus. Jadi, ambilkan beberapa gaun edisi terbatas yang belum pernah kamu pakai dari lemari dan juga perhiasan berlian biru di kotak perhiasanmu, berikan semuanya padanya.”

Dia terdiam sejenak, pandangannya menyapu gaun yang kupakai, niat jahatnya semakin menjadi, “Dan juga yang kamu pakai sekarang, cepat lepaskan untuk dia. Vivian suka model ini.”

Tawa riuh para tamu pun berhenti. Merampas pakaian dan perhiasan sudah merupakan penghinaan yang luar biasa, sekarang bahkan ingin aku melepaskan gaun bermakna khusus ini di depan umum?

Ini benar-benar menginjak habis-habisan harga diriku!

Vivian dengan kooperatif memanyunkan bibirnya, menunjukkan ekspresi malu-malu, tapi sangat mengharapkannya. Jari-jarinya juga menyentuh ujung gaun.

“Boleh,” ucapku dengan lugas, lalu mengangkat tangan dan menarik tali bahu.

“Srak!” Suara robekan sutra terdengar nyaring!

Belum sempat semua orang bereaksi, jariku sudah menyentuh kaitan di punggung.

“Cukup!” teriak Franky tiba-tiba. Dia menepis tanganku dan melanjutkan, “Irene! Kamu nggak tahu malu?! Balik dan ganti bajumu!”

Dia membantingku menjauh. Aku terhuyung dan menabrak menara sampanye di belakang. Cairan dingin bercampur pecahan kaca menusuk kulit, menimbulkan rasa sakit yang membakar.

Aku memejamkan mata dan saat membukanya lagi, isinya hanyalah kekosongan yang mematikan.

“Baik.”

Seperti yang diduga, tawa sinis yang tertahan menyebar seperti riak air di antara para tamu yang berpakaian rapi.

“Cih, demi uang, harga diri pun sudah nggak mau lagi… berani-beraninya minta cerai? Keberanian dari mana?”

“Nyonya Franky? Cih, bahkan pembantu pun lebih terhormat darinya!”

“Kudengar ibunya sakit-sakitan dan sepenuhnya ditanggung oleh Pak Franky, nggak heran dia bisa begitu sabar….”

Bisikan tajam seperti pisau menggores gendang telingaku. Mereka tidak tahu, ini memang permintaan ceraiku yang keseratus.

Dan ini juga pertama kalinya, tabungan di rekeningku cukup untuk membawa ibuku pergi dari sini.

Larut malam, terdengar suara kemesraan dari kamar utama. Aku berdiri di depan pintu kamar utama dan mendengarkannya.

Itu adalah aturan yang ditetapkan Franky. Jika pacar barunya ‘tidak berpengalaman’, akulah yang harus ‘mengajarinya’.

Sembilan puluh sembilan yang sebelumnya, semuanya kuajari sendiri.

Suara Franky terdengar puas, “Pinggang Vivian lembut sekali… Irene! Ambilkan kotak di laci lemari itu!”

Aku berdiri di luar pintu, tangan dan kakiku pun terasa dingin. Setelah mendorong pintu, aku berjalan ke arah lemari tanpa menoleh.

Vivian mengenakan gaun tidur sutraku dan tersenyum menantang ke arahku. Franky bersandar di kepala ranjang sambil merokok, tatapannya tampak mengejek.

Aku membuka laci dan di dalamnya memang ada ‘benda’ yang dia sebutkan. Aku pun mengulurkan tangan dengan pasrah.

Ujung jariku baru saja menyentuh laci.

“Kring!!”

Ponsel di saku baju tidurku bergetar hebat. Layar menyala terang, [Panggilan Darurat Dari Rumah Sakit Harapan Kasih!].

Rasa dingin langsung menjalar dari telapak kaki ke puncak kepala. Aku mengangkat telepon dengan tangan gemetar.

“Bu Irene, tolong segera datang ke rumah sakit!” Suara di balik telepon terdengar panik, “Ibumu mengalami gagal multi organ! Tiga kali suntikan epinefrin nggak berpengaruh….”

“Ibu!” Aku membelalakkan mata, tak peduli lagi pada harga diriku dan berlutut di lantai, mencengkeram ujung celana Franky.

“Franky! Tolong suruh sopir mengantarku ke rumah sakit Harapan Kasih! Dokter bilang… kondisi ibuku sedang kritis!” ujarku sambil terisak dan berlinang air mata. Ketakutan membuat seluruh tubuhku gemetar.

“Oh? Pertemuan terakhir?” Dia mendengus sinis dan menepisku.

“Irene, tipu muslihatmu benar-benar nggak ada habisnya. Baru selesai sandiwara cerai siang tadi, malamnya sudah ganti sandiwara belas kasihan? Sampai mengutuk ibumu sendiri hanya untuk menarik perhatianku?”

“Ini benaran! Dengar teleponnya!” Aku meraih ponsel yang masih bergetar di lantai dan berjuang untuk bangkit, lalu melanjutkan, “Franky, kumohon! Kasih saja kunci mobimu!”

Vivian sepertinya takut melihat kegilaanku, dia pun meringkuk di pelukan Franky.

Franky menepuk punggungnya dan menenangkan, lalu menatapku dengan jijik.

“Sudah cukup? Sudah puas dramanya? Benar-benar mengganggu suasana hatiku saja, ini tujuanmu, ‘kan? Benar-benar menjijikkan! Pak Budi!”

Pak Budi, si kepala pelayan pun bergegas datang.

“Kurung dia di ruang bawah tanah, biar dia tenangkan diri dulu! Jangan lepaskan dia, tanpa seizinku!”

Pilih Bab

CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Baca Novel Selengkapnya di

goodnovel
Kini Tersedia Gratis
Cinta Dalam Hati
Cinta Dalam Hati
Dalam novel Cinta Dalam Hati, Tania, pengacara berani yang melawan mafia perdagangan manusia, terjebak perjodohan paksa dengan rival masa kecilnya, Yudi. Simak aksi seru dan intrik dalam romance modern ini. Baca kisah selengkapnya di web novel ini sekarang!
Dari Saingan Menjadi Ipar
Dari Saingan Menjadi Ipar
Dalam novel romance Dari Saingan Menjadi Ipar, Josie Watson bertekad menceraikan Laurence Andrews yang terus menghinanya demi Rosalie Harris. Di tengah konflik modern novel ini, Josie tidak menyadari bahwa kakak Rosalie diam-diam mendesaknya pergi. Temukan kisah lengkapnya di web novel ini.
Dinodai keluarga suami
Dinodai keluarga suami
Dalam romance novel Dinodai keluarga suami, Anisa Rahma terjebak di rumah Seno Bagaskara. Di tengah kemewahan billionaire romance books ini, ia harus menghadapi ancaman dari ipar dan adik suaminya sendiri. Akankah Anisa mampu bertahan dari pengkhianatan ini? Baca selengkapnya di webnovel ini.
En-PD153
En-PD153
Dalam En-PD153, seorang putri keluarga terhormat dikhianati mantan pacar yang membawa wanita hamil. Menolak jadi selingkuhan, ia siap menghancurkan posisi sang billionaire gadungan tersebut. Baca billionaire romance novels dan modern novel penuh intrik ini di platform web novel kami.
Janda Bertemu Dengan Duda
Janda Bertemu Dengan Duda
Dalam Janda Bertemu Dengan Duda, Sonia mencoba bangkit dari duka bersama anak-anaknya di apartemen baru. Di sana, ia bertemu Yudha yang juga kehilangan pasangan. Romance novel modern ini mengisahkan perjuangan dua jiwa menyembuhkan luka dalam balutan romance stories yang realistis.
Kekasihku Meninggalkanku di Hari Pernikahan
Kekasihku Meninggalkanku di Hari Pernikahan
Dalam novel romantis Kekasihku Meninggalkanku di Hari Pernikahan, Cherish dikhianati saat Diego pergi di hari pernikahan mereka demi wanita lain. Baca Novel Online ini untuk melihat perjuangan Cherish mengakhiri hubungan di tengah penyesalan Diego yang memohonnya kembali.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.