Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Semangkuk Soto Dari Ibu Mertua
Semangkuk Soto Dari Ibu Mertua

Semangkuk Soto Dari Ibu Mertua

8.1
/ 10
Dalam novel Semangkuk Soto Dari Ibu Mertua, Jihan harus bertahan saat uang bulanannya dikuras ibu mertua. Kisah romance modern ini mengikuti perjuangan Jihan berjualan seblak demi bertahan hidup saat suaminya tak tegas. Baca online novel penuh konflik ini tentang pilihan sulit dalam keluarga.

Ringkasan Semangkuk Soto Dari Ibu Mertua

Kehidupan pernikahan Jihan Yuniar penuh cobaan akibat ulah Inggar Larasati, ibu mertuanya yang kerap merampas uang belanja demi gaya hidup sosialita palsu. Rizal Aditama, sang suami, justru tidak berdaya dan gagal bersikap tegas terhadap ibunya sendiri. Demi mencukupi kebutuhan harian, Jihan terpaksa berdagang seblak dan telur gulung di teras rumah. Di tengah konflik yang pelik, mampukah Jihan bertahan demi kebahagiaan Fadil, putra tercintanya, ataukah rumah tangganya akan hancur?
Selengkapnya

Semangkuk Soto Dari Ibu Mertua Bab 1

Jihan tengah sibuk memasak seblak pesanan pelanggan setianya, kala motor sang suami memasuki halaman rumah. Dengan senyum sumringah, sang suami turun sembari menenteng sebuah kantong kresek berwarna hitam yang tak bisa memperlihatkan isi di dalamnya.

Jihan pun ikut tersenyum karena mengira isi dari kresek tersebut adalah ayam goreng crispy dari sebuah brand terkenal yang dijanjikan Rizal, sang suami untuk putranya. Setelah selesai melayani pelanggan, Jihan segera menyusul sang suami yang sudah duduk di sofa sembari memainkan telepon pintar.

"Mas." Panggilan lembut Jihan membuat sang suami memalingkan pandangan dari gawai di tanganya, Rizal menghampiri dan menggandeng tangan sang istri ke ruang makan.

"Jihan, ini ada soto ayam dari ibu. Kamu panasin ya, nanti biar buat makan Fadil," perintah Rizal yang membuat kedua alis sang istri saling bertaut, tentu saja Jihan sudah bisa menebak apa yang akan terjadi selanjutnya. Namun, wanita itu tetap ingin menanyakan perihal janji sang suami pada Fadil, putra mereka.

"Tapi, Mas. Bukanya kamu sudah janji sama Fadil, kalau gajian ini akan belikan dia ayam goreng KFC?" Pertanyaan itu dilontarkan Jihan sembari menuang soto pemberian ibu mertuanya ke dalam mangkok.

"Ayam goreng KFC itu mahal, Jihan. Sayang uangnya, udah syukur ibuku kasih soto untuk makan Fadil. Toh itu soto juga ada ayamnya," ucap Rizal tanpa memikirkan perasaan putra mereka nanti, jika mengetahui sang ayah lagi-lagi mengingkari janji.

"Ya sudah, kalau begitu aku minta jatah bulananku saja, Mas. Hari ini kamu gajian kan?" Wanita itu menadahkan tangan, meminta haknya pada sang suami yang malah menghembuskan napas panjang.

Dengan berat hati, Rizal mengeluarkan dompetnya dari dalam saku. Seperti yang sudah Jihan tebak sebelumnya, sang suami hanya memberikan lima lembar uang merah kepada dirinya. Padahal, Rizal bekerja sebagai buruh pabrik rokok dengan gaji dua juta lima ratus ribu setiap bulanya.

"Kamu pegang itu dulu ya, kalau kurang kan kamu bisa tutupin dari hasil jualan," ujar Rizal yang kembali memasukan dompet kulitnya ke dalam saku.

Jihan mendengus kesal, memandangi uang lima ratus ribu yang berada dalam genggaman tanganya saat ini. Dan hal ini terjadi setiap bulan. Dengan kata lain, wanita itu harus berjuang sendiri untuk menutupi kebutuhan lainya.

"Mas, Fadil waktunya bayar sekolah. Uang segini mana cukup, belum lagi harus bayar listrik. Dan lihat, soto yang ibu kasih cuma setengah mangkok, itu juga tanpa ayam, Mas. Cuma ada satu kaki ayam. Warna kuahnya juga sudah keruh, pasti sudah beberapa kali dihangatkan." Jihan beranjak mengambil sendok dan mengambil sedikit kuah soto kemudian menyodorkannya pada sang suami.

"Nih kamu coba rasain?" perintah Jihan yang langsung menyuapkan kuah soto itu pada sang suami, Rizal terdiam sejenak mengecap rasa kuah yang sudah terasa sedikit asam di lidah. Pertanda jika soto yang diberikan ibunya sudah setengah basi.

"Emb, kok rada kecut ya, Han?" ucap Rizal pada akhirnya.

Jihan tersenyum kecut, dari warna dan baunya saja ia sudah tahu jika soto itu mungkin sudah dimasak dua hari yang lalu.

"Terus yang seperti ini, kamu tega kasih makan ke anak kamu?" Mata Jihan mendelik, menatap sang suami dengan penuh kekesalan.

"Sudahlah, kalau gitu kamu kasih Fadil makan sama lauk yang ada aja. Aku cuma pegang uang lima ratus ribu buat beli bensin dan rokok. Yang sejuta lima ratus diminta ibu, karena mau ada tetangga yang nikahan dan dia disuruh rewang. Katanya malu kalau nggak pakai perhiasan baru," ungkap Rizal pada akhirnya.

"Mas, harusnya kamu bisa kasih tahu ibu dong. Jangan selalu mikirin gengsi kalau kenyataanya gaya hidup beliau nggak sesuai dengan keadaan, kita punya anak dan kita juga perlu biaya hidup, Mas," debat Jihan yang sudah terlanjur kesal.

"Bunda!"

Suara teriakan dari arah pintu masuk membuat perdebatan itu terhenti. Fadil, bocah berusia delapan tahun itu menghampiri kedua orang tuanya dengan wajah berbinar karena tahu jika hari ini adalah tanggal gajian sang ayah.

"Hallo sayang, dari mana saja kamu?" tanya Rizal pada bocah yang tengah tersenyum menatap ke arahnya.

"Habis main, Yah. Oh iya, ayam KFC-nya mana? Hari ini Ayah gajian kan?"

Pertanyaan bocah itu membuat kedua orang tuanya saling melempar pandangan. Rizal mengedipkan mata sebagai kode untuk meminta sang istri memberi pengertian pada putranya. Jihan mendekat dan menekuk lutut untuk mensejajarkan tingginya dengan sang anak.

"Sayang, hari ini makan pakai telur gulung dulu ya. Bunda bikinin yang gede biar kayak paha ayam, besok setelah bayar uang sekolah kamu baru kita beli ayam gorengnya. Tadi Ayah lupa beli." Jihan memberi pengertian pada Fadil sembari menahan air matanya agar tak sampai jatuh, ini bukan pertama kalinya. Tapi setiap kali sang putra meminta sesuatu, Jihan harus selalu bisa membuatnya mengerti bahkan melupakan keinginanya itu.

Pandangan Fadil tertuju pada kuah soto yang berada di atas meja. Mata bocah itu berbinar, karena ada makanan enak meski bukan ayam goreng yang ia minta dari jauh hari sebelum sang ayah gajian. Bocah kelas dua sekolah dasar itu langsung mendekat ke arah meja makan.

"Lho ini ada soto kan, Bun?" tanya Fadil yang kembali menoleh ke arah sang bunda.

"Iya, itu soto dari nenek. Kamu makan aja," ucap Rizal yang tega menyuruh putranya untuk memakan soto setengah basi pemberian ibunya.

Jihan bergeming, setetes bulir bening telah berhasil lolos dari netra indahnya. Tak habis pikir dengan apa yang baru saja diucapkan oleh sang suami. Fadil kembali menoleh setelah mengaduk-aduk isi mangkok dengan sendok yang tadi digunakan Rizal untuk mencicipi kuah soto itu.

"Ayah, kok isi sotonya cuma ceker sebiji. Dan ini ... sotonya udah bau," protes bocah kecil itu menatap sang ayah dengan pandangan sendu.

Jihan yang sudah tak tahan melihat pemandangan itu langsung memeluk tubuh mungil sang anak.

"Nggak usah dimakan, kita ke depan aja yuk. Beli ayam goreng abang-abang dulu ya, besok kita beli KFC. Bunda janji!"

Jihan menggandeng tangan putranya keluar rumah tanpa peduli pada pandangan tajam sang suami. Namun, wanita itu kembali memutar badannya. Mengambil mangkok berisi soto dan membuangnya ke tempat cucian piring di hadapan sang suami secara langsung.

"Dasar istri kurang ajar, boros banget! Semua permintaan anak diturutin," umpat Rizal karena kesal melihat sang istri membuang soto pemberian ibunya yang sudah setengah basi dan tak layak makan itu.

Jihan tak peduli, wanita itu menyalakan sepeda motornya dan membonceng sang anak untuk membeli ayam crispy harga murah di depan gang.

Lima belas menit kemudian, Jihan kembali dengan menenteng sebuah kantong kresek. Wanita itu membuatkan sambal bawang kesukaan Fadil kemudian menunggui sang anak untuk makan. Nampak Fadil makan dengan sangat lahap, meski dengan lauk ayam goreng crispy murah yang hanya tebal tepungnya saja.

Rizal yang baru saja selesai mandi langsung mengambil sepiring nasi hendak ikut makan. Namun, mata lelaki itu malah melotot kala melihat apa yang tersaji di atas meja makan.

Pilih Bab

CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Baca Novel Selengkapnya di

moboreader
Kini Tersedia Gratis
ASI untuk Pak Guru
ASI untuk Pak Guru
Jenara Atmisly harus menghadapi tantangan hormon galaktorea yang mengganggu studinya. Dalam romance novel modern ini, sebuah insiden tak terduga di sekolah membawa sang siswi berprestasi ke dalam hubungan rumit dengan gurunya. Baca selengkapnya dalam ASI untuk Pak Guru di platform web novel.
Dari Saingan Menjadi Ipar
Dari Saingan Menjadi Ipar
Dalam novel romance Dari Saingan Menjadi Ipar, Josie Watson bertekad menceraikan Laurence Andrews yang terus menghinanya demi Rosalie Harris. Di tengah konflik modern novel ini, Josie tidak menyadari bahwa kakak Rosalie diam-diam mendesaknya pergi. Temukan kisah lengkapnya di web novel ini.
Menaklukkan Duda Dingin
Menaklukkan Duda Dingin
Dalam Menaklukkan Duda Dingin, Amber Lim terjebak di hutan beku demi mencari desainer misterius. Ia harus bertahan hidup bersama pria antisosial yang membenci wanita. Akankah ia selamat? Baca romance novel dan mystery story ini di webnovel, platform pilihan untuk read books online free.
Rahasia Gelap Sang Kekasih
Rahasia Gelap Sang Kekasih
Novel romantis misteri Rahasia Gelap Sang Kekasih mengisahkan kecurigaan yang muncul setelah sebuah pesan video larut malam dari sahabat memperlihatkan sosok wanita misterius. Detail pakaian dalam video tersebut memicu penyelidikan rahasia pacar sendiri. Baca novel online gratis sekarang.
Rahasia Kafe Suamiku
Rahasia Kafe Suamiku
Dalam Rahasia Kafe Suamiku, Dara Jelita terpaksa menikahi Raka Barawijaya. Ia berupaya mengungkap misteri Kafe Nirwana demi kebebasannya. Namun, rahasia kelam di mystery story ini menjeratnya pada pilihan sulit. Baca romance novel ini untuk melihat perjuangan Dara menyelamatkan suaminya.
Terima Kasih Telah Merebut Suamiku
Terima Kasih Telah Merebut Suamiku
Dalam novel romance modern Terima Kasih Telah Merebut Suamiku, seorang istri menghadapi pengkhianatan terbesar saat suaminya direbut wanita lain. Temukan kisah perjuangan dan pilihan hidup baru dalam web novel ini, salah satu fiction books yang mengungkap konsekuensi dari sebuah kesetiaan.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.