Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Pernikahan Sebatas Status
Pernikahan Sebatas Status

Pernikahan Sebatas Status

8.0
/ 10
Dalam novel modern Pernikahan Sebatas Status, Jingga terpaksa menjadi istri pura-pura Ganendra demi menyelamatkan rumah orang tuanya. Sang miliarder ingin menghindari tuntutan wanita simpanan, namun rencana ini berubah menjadi cinta nyata. Baca romance novel ini di platform web novel.

Ringkasan Pernikahan Sebatas Status

Demi menyelamatkan rumah warisan mendiang orang tuanya, Jingga terpaksa mengambil langkah nekat. Di sisi lain, Ganendra, seorang miliarder, memerlukan istri kontrak demi membentengi diri dari tuntutan harta para wanita simpanannya. Mereka pun sepakat memulai pernikahan pura-pura yang semula hanya dianggap sebagai transaksi bisnis semata. Namun, seiring berjalannya waktu, benih-benih perasaan mulai tumbuh hingga sandiwara tersebut berubah menjadi cinta yang nyata.
Selengkapnya

Pernikahan Sebatas Status Bab 1

Jingga berdiri terpaku di area lobi gedung apartemen yang terlihat sangat mewah baginya. Keringat dingin membasahi dahi dan telapak tangan gadis cantik berambut hitam dan panjang itu.

"Ayo!" ajak pria di sebelah Jingga. "Pak Ganendra sudah menunggu."

Jingga mengangguk. Dia hanya bisa pasrah ketika pria itu setengah menyeretnya masuk ke sebuah lift pribadi.

"Nanti kalau sudah dapat bayaran dari Pak Ganendra, jangan lupa, lima persennya untuk aku, ya. Kirim langsung ke rekening pribadiku, atas nama Anton Saidi," tutur si pria bernama Anton itu.

"Iya," jawab Jingga singkat. Perasaannya makin tak karuan ketika tombol angka di atas pintu lift menyala dan terus bergerak lalu berhenti di angka tujuh belas.

Pintu lift pun terbuka. Gadis itu terpana melihat bagian dalam ruangan yang menurutnya sangatlah luas. Dia bagaikan berada di dalam istana, lengkap dengan segala perabotan mewah.

"Ini namanya griya tawang," celetuk Anton. Dia seakan memahami sorot takjub dan terpana yang terpancar dari mata Jingga.

"Siapa pemiliknya?"

Belum sempat pertanyaan Jingga terjawab, sebuah pintu yang berada di sisi lain ruangan tiba-tiba terbuka.

Seorang pria berbadan tinggi dan tegap, keluar dari sana. Pria itu bertelanjang dada dan hanya mengenakan celana training. Kulitnya yang putih bersih tampak mengilap, basah oleh keringat.

Jingga menelan ludah berkali-kali. Rasa takjubnya kian bertambah tatkala menyadari bahwa sosok si pria tengah berjalan ke arahnya.

Jarak mereka semakin dekat, sehingga semakin jelas pula terlihat paras rupawan sang pemilik griya tawang. Seumur hidup, Jingga tak pernah bertemu atau memandang pria setampan itu.

"Selamat sore, Pak Ganendra," sapa Anton, membuyarkan angan Jingga. "Ini gadis yang saya ceritakan tadi."

"Oh." Sebuah kata singkat terucap dari bibir pria bernama Ganendra itu. Dia mengamati Jingga lekat-lekat, sambil mengusap dagu. "Jadi, kamu benar-benar masih perawan?" tanyanya tanpa sungkan.

"Belum pernah tersentuh sedikitpun. Tadi sudah diperiksa oleh dokter Ella di kantor," sahut Anton, sebelum Jingga sempat membuka mulut.

"Perfect," ucap Ganendra singkat. "Kamu boleh pulang, Ton. Nanti kuhubungi lagi."

"Siap, Pak. Saya permisi dulu," pamit Anton.

Jingga mendadak gemetar saat Anton meninggalkan griya tawang. Praktis hanya ada dia dan Ganendra di dalam ruangan sebesar itu.

"Buka bajumu," titah Ganendra santai.

Jingga spontan menggeleng sembari mengepalkan kedua tangan.

"Apa maksudnya ini?" Ganendra tak suka dengan reaksi Jingga. "Dengar, ya! Aku membeli kegadisanmu seharga seratus juta! Jangan sampai kamu membuatku rugi," ujarnya seraya mengarahkan ujung telunjuk lurus pada Jingga.

"Sa-saya ...." Wajah Jingga semakin memucat. Selama ini dia tak berpikir panjang atas keputusannya untuk menjual keperawanan. Jingga lupa mempersiapkan segala risikonya.

"Buka bajumu sekarang," ulang Ganendra penuh penekanan. "Atau aku yang akan merobek pakaianmu."

"Tidak jadi!" pekik Jingga. "Saya tidak jadi menjual diri! Lagipula, uangnya juga belum saya terima!"

"Kamu berani bermain-main denganku rupanya." Ganendra memicingkan mata seraya mendekati Jingga.

Tak ada lagi jarak antara dua anak manusia itu. Ganendra menyentuh dagu Jingga dan mengangkat wajahnya. Dengan begitu, Ganendra dapat menikmati paras itu dengan leluasa. Kulit kuning langsat, hidung mancung dan mungil serta mata bulat menggemaskan, cukup menarik perhatian Ganendra.

"Cantik juga kamu, tapi aku tidak suka bajumu. Jelek dan murahan," ejek Ganendra. Tanpa aba-aba, dia menyobek kemeja Jingga, hingga kancingnya terlepas.

Saking kuatnya tenaga Ganendra, sampai-sampai penutup dada gadis itu ikut terkoyak.

Tak hanya itu, Ganendra bahkan menarik rok bawahan Jingga. Dia tak berhenti hingga tak ada sehelai benangpun yang menempel di tubuh molek itu.

Jingga memekik kencang. Kedua tangannya bergerak tak beraturan. Dia terlalu bingung untuk menutupi bagian mana dari badannya yang seluruhnya terbuka.

Sementara Ganendra hanya bisa terpaku. Semua yang ada pada Jingga tampak begitu segar, indah dan membuatnya sangat bergairah.

"Ampun, Pak. Jangan sakiti saya," isak Jingga.

"Mana mungkin aku menyakitimu," sahut Ganendra. "Kalau perlu, akan kubayar dua kali lipat untuk menikmatimu sepuasnya." Pria tampan itu tersenyum samar sembari meraih helaian rambut Jingga yang hitam dan panjang, lalu menghirup aromanya dalam-dalam.

Jingga mulai bimbang. Hatinya goyah saat mendengar nominal dua ratus juta. "A-apa bapak yakin?" tanyanya lirih.

"Kenapa harus ragu? Zaman sekarang, gadis sepertimu sangatlah jarang. Satu dibanding seribu," jawab Ganendra yang tak jua melepaskan tatapannya dari Jingga.

"I-itu banyak sekali," timpal Jingga.

"Itu penghasilan bersihku dalam sehari." Ganendra menyeringai puas saat menangkap sorot kagum dari mata lugu Jingga.

"Saya ...." Jingga menggigit bibir. Terbayang uang sebanyak itu dapat melunasi separuh tunggakan utang kepada pihak bank. Namun dia tak yakin apakah hal itu dapat membatalkan penyitaan rumahnya.

Pikiran Jingga kembali kusut. Dia gamang antara menerima tawaran Ganendra ataukah melarikan diri keluar dari tempat itu. "Lari?" gumam Jingga tanpa sadar. Dia terkekeh pelan saat teringat akan kondisinya yang tanpa busana.

"Apa yang kamu pikirkan? Hm?" Pertanyaan Ganendra membuat Jingga terkesiap. Dia sampai melupakan sosok pria yang sedari tadi terus memperhatikannya itu.

"Dua ratus juta, dan kamu bisa menikmati segala fasilitas tempat ini selama seminggu," tawar Ganendra.

"Di sini?" ulang Jingga tak mengerti.

"Iya, kamu menemaniku di sini selama seminggu. Terhitung tujuh hari dari sekarang, aku akan menransfer semuanya ke rekeningmu." Ganendra semakin gemas melihat mimik wajah Jingga. Tak sabar, dia langsung menangkup paras cantik gadis itu dan melumat bibirnya kasar.

Cukup lama Ganendra menikmati bibir ranum yang belum pernah terjamah oleh siapapun. "Layani aku di kamar mandi. Aku tidak terbiasa bercinta dengan badan yang kotor," ujarnya sesaat setelah melepaskan tautan. Napasnya terengah, hangat menyapu wajah Jingga.

Bagaikan terhipnotis, Jingga mengangguk dan mengikuti langkah Ganendra. Telapak tangan pria itu terlihat begitu besar saat menggandeng jemari Jingga yang mungil.

Lagi-lagi Jingga terpana saat menyaksikan kamar mandi Ganendra yang jauh lebih luas dari halaman belakang rumahnya. "Pijit pundakku," titah Ganendra seraya masuk ke dalam bath up yang sudah berisi air penuh busa.

Jingga ragu bersimpuh di belakang bath up. Dia mulai terbiasa memperlihatkan setiap inci tubuhnya pada Ganendra. Tangannya hati-hati memijit dan mengusap pundak lebar pria yang sudah membeli tubuhnya itu.

Berkali-kali Ganendra menghela napas panjang saat merasakan lembutnya perlakuan Jingga. Dia tak tahan lagi. Ganendra tiba-tiba berbalik menghadap Jingga lalu menarik tubuh molek itu masuk ke dalam bath up berukuran besar.

"Aw!" Jingga yang terkejut, memekik sekencang-kencangnya. Namun, Ganendra segera membungkamnya dengan ciuman dan serangan mematikan.

Sore itu, di dalam bath up mewah bersepuh emas, Jingga kehilangan hartanya yang paling berharga. Kesucian yang dia jaga selama ini, harus dia relakan, direnggut oleh Ganendra.

Pilih Bab

CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Baca Novel Selengkapnya di

moboreader
Kini Tersedia Gratis
Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
Ketika ayah jarang pulang, aku hanya tinggal berdua dengan ibu tiri yang menganggapku anak sendiri—tapi kebiasaannya berpakaian seksi mengganggu pikiranku. Di tengah kisah cintaku pada Rania, teman SMA-ku, hubungan rumit ini mempertemukan aku pada godaan terlarang. Sebuah dark romance novel yang menegangkan tentang hasrat, keluarga, dan cinta yang tak semestinya. Baca gratis di PinesDramas.
CHRONOPHILE
CHRONOPHILE
Dalam novel modern CHRONOPHILE, sebuah perjodohan memaksa pertemuan kembali dengan pria dari masa lalu. Di tengah misi mempertahankan pernikahan, muncul ancaman balas dendam dan rahasia lama. Baca kisah romance novel ini tentang perjuangan menghargai waktu dan pilihan hidup yang sulit.
En-PD153
En-PD153
Dalam En-PD153, seorang putri keluarga terhormat dikhianati mantan pacar yang membawa wanita hamil. Menolak jadi selingkuhan, ia siap menghancurkan posisi sang billionaire gadungan tersebut. Baca billionaire romance novels dan modern novel penuh intrik ini di platform web novel kami.
Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
Dalam Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali, seorang wanita dikhianati tunangannya setelah berkorban nyawa. Romance novel penuh intrik modern dan action ini mengikuti misinya meninggalkan masa lalu yang hancur demi martabat baru. Baca kisah seru ini di platform web novel kami.
ISTRI RASA SIMPANAN
ISTRI RASA SIMPANAN
Dalam novel modern ISTRI RASA SIMPANAN, Alicia Huang menuntut pernikahan dengan Anthony Smith demi donor sumsum tulang belakang. Anthony setuju namun menyembunyikan status Alicia dari publik. Temukan kelanjutan romance novel ini tentang pengorbanan dan rahasia di platform online novel.
Jangan bermain-main dengan saya
Jangan bermain-main dengan saya
Dalam novel Jangan bermain-main dengan saya, seorang gadis dijual oleh ayahnya dan terpaksa menghadapi takdir sebagai istri pengedar narkoba. Ikuti kisah mafia penuh risiko ini melalui web novel yang menyajikan pilihan sulit antara kesetiaan dan pelarian dalam dunia romance stories.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.