Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Pengobatan Khusus Tabib Desa
Pengobatan Khusus Tabib Desa

Pengobatan Khusus Tabib Desa

9.4
/ 10
Dalam novel modern misteri Pengobatan Khusus Tabib Desa, seorang wanita terpaksa mencari pengobatan alternatif di pelosok karena sakit perut. Namun, tabib desa yang ia temui justru memanfaatkan situasi untuk melancarkan aksi bejatnya. Baca novel online gratis ini sekarang.

Ringkasan Pengobatan Khusus Tabib Desa

Saat merayakan Hari Raya di sebuah desa terpencil, bencana datang ketika aku mengalami sakit perut parah akibat salah makan. Tanpa adanya rumah sakit terdekat, aku terpaksa meminta bantuan seorang tabib tua setempat untuk memijatku. Namun, pengobatan ini berubah menjadi mimpi buruk yang mengerikan. Dengan dalih mengeluarkan hawa jahat, sang tabib memaksa melepaskan celanaku. Begitu melihat kondisi tubuhku yang basah kuyup, nafsu liarnya bangkit dan dia langsung menyerangku tanpa ampun.
Selengkapnya

Pengobatan Khusus Tabib Desa Bab 1

"Paman, apa pijat itu memang harus melepas celana juga?"

Saat merayakan Hari Raya di desa, aku tidak sengaja salah makan hingga perutku sakit. Di daerah pelosok yang jauh dari rumah sakit ini, aku tidak punya pilihan selain mencari tabib tua di desa untuk memijatku.

Siapa sangka, tiba-tiba dia menanggalkan celanaku dan berkata, "Kamu nggak mengerti, hanya dengan cara inilah hawa jahat di tubuhmu bisa dikeluarkan!"

Padahal, tubuh bagian bawahku sudah basah kuyup. Saat celana itu terlepas, dia menyadari segalanya.

Nafsu binatangnya memuncak, dan dalam sekejap, dia menerjangku.

Namaku Soraya Maria, seorang istri yang kesepian.

Aku tipe wanita yang akan merasa tidak nyaman di sekujur tubuh jika tidak melakukan hal “itu” sehari saja.

Sudah tujuh tahun aku menikah dengan suamiku, tapi dia seperti daun layu yang sama sekali tidak bisa memuaskanku.

Tubuhku terasa kian kering, sangat membutuhkan badai hebat untuk melembapkannya.

Menjelang akhir tahun, suamiku membawaku pulang ke kampung halamannya untuk merayakan tahun baru.

Tak kusangka, ibu mertuaku sangat jorok. Air yang digunakan untuk mencuci piring saja sampai berbau busuk.

Makanan pun sudah hampir basi.

Baru makan beberapa suap, aku langsung merasa tidak enak badan.

Perutku melilit hebat, rasanya seperti sedang diaduk-aduk.

Aku pun bergegas lari ke toilet.

Toilet di desa sangat sederhana, bahkan tidak ada pintunya. Jika melepas celana, bokong yang polos bisa terlihat jelas oleh orang lain.

Karena terburu-buru, aku lupa membawa tisu, sehingga terpaksa meminta adik iparku untuk mengantarkannya.

Adik iparku masih mahasiswa jurusan olahraga. Tubuhnya kekar berotot dengan kulit gelap.

Saat dia membawakan tisu, matanya langsung terbelalak menatapku.

Aku baru sadar bahwa bagian bawahku telah terlihat sepenuhnya olehnya.

Perasaan saat area pribadiku diperhatikan dengan lekat itu, justru membuatku merasa bergairah sekaligus malu.

Tubuhku mulai terasa panas, ada rasa gatal yang membuatku sangat menginginkannya.

Setelah keluar dari toilet, perutku masih saja terasa sakit.

Aku bertanya pada suamiku, "Rumah sakit di sekitar sini ada nggak? Aku pasti salah makan, sudah sakit banget!"

Suamiku menggelengkan kepala dengan raut wajah tidak sabar.

"Kenapa cuma kamu yang sakit perut padahal kita makan makanan yang sama? Di desa mana ada rumah sakit. Jangan cari-cari masalah, bisa nggak?"

Di saat aku merasa kecewa, ibu mertuaku memberi tahu, "Di desa kita ada tabib tua. Kami biasanya berobat ke sana kalau sakit, lebih manjur daripada dokter-dokter itu."

"Dia tinggal di ujung barat desa. Sesampainya di sana, panggil saja Paman Tobi, katakan kalau aku yang merekomendasikannya."

Aku mengangguk. Untuk saat ini, hanya Paman Tobi satu-satunya harapanku.

Tak lama kemudian, aku tiba di rumah Paman Tobi. Dia berusia sekitar lima puluh tahunan awal, tetapi tubuhnya tampak sangat bugar.

Benar-benar tabib tua yang pandai merawat diri. Aku jadi penasaran bagaimana kemampuannya di "bidang itu".

Aku menjelaskan maksud kedatanganku dan betapa sakit perutku ini.

Setelah mendengar penjelasanku, dia mengangguk pelan dan menunjuk ke arah tempat tidur di kamar.

"Ini gampang, aku hanya perlu mengeluarkan hawa jahat dari perutmu."

"Berbaringlah di tempat tidur, aku akan memijatmu sebentar."

Hanya ada satu tempat tidur di kamar itu, jelas sekali itu adalah tempat tidurnya.

Saat aku berbaring di sana, ada rasa kegembiraan yang samar dalam hatiku.

Ini pertama kalinya aku berbaring di tempat tidur pria lain.

Di desa memang kondisinya seperti ini, jadi terpaksa dipakai seadanya dulu.

Meski tempatnya sederhana, tetapi peralatan Paman Tobi cukup lengkap.

Dia menyeduhkan secangkir ramuan obat untukku dan menyuruhku meminumnya.

"Ini obat herbal untuk sakit perutmu. Minumlah, lalu aku akan memijatmu."

Setelah meminumnya, sekujur tubuhku mendadak terasa panas membara.

Kemudian dia mengeluarkan sebuah kotak peralatan yang berisi berbagai macam alat pijat.

Sekilas, aku melihat ada mainan "seperti itu" di dalamnya!

Ini benar-benar tidak beres. Ternyata layanan Paman Tobi cukup luas jangkauannya.

Detik berikutnya, dia menyingkap bajuku, memperlihatkan perutku yang mulus.

Tubuhku menegang. Sensasi saat seorang pria menyingkap bajuku terasa cukup merangsang, hingga aku mulai menantikan apa yang akan dilakukan Paman Tobi padaku.

Dia mengambil sebotol minyak esensial dan meneteskannya ke perutku.

Rasanya dingin, mengalir perlahan mengikuti lekuk pinggangku.

Paman Tobi menjulurkan kedua tangannya, lalu mulai memijat perutku dengan lembut dan perlahan.

Tangan besarnya yang kasar dan kapalan itu, justru memberikan rangsangan aneh saat menyentuh kulitku.

Tak butuh waktu lama, minyak esensial telah merata di perutku.

Sensasi licin berpadu dengan telapak tangan Paman Tobi yang hangat, membuat suhu tubuhku meningkat, bahkan area di antara kedua kakiku mulai bergejolak.

Paman Tobi memegang kedua sisi pinggangku, sementara kedua jempolnya yang besar menekan lembut di sekitar pusar.

Harus diakui, teknik Paman Tobi memang hebat, rasa sakit di perutku jauh berkurang.

Namun di detik berikutnya, telapak tangannya menyelinap ke balik bajuku dan perlahan bergerak ke atas.

Aku terkejut dan bertanya dengan panik, "Pa-Paman Tobi, apa yang Paman sentuh? Yang sakit itu perutku, bukan dadaku."

Tangan Paman Tobi sama sekali tidak berhenti. Dia justru menyingkap bajuku sepenuhnya, memperlihatkan sepasang "bukit" yang bulat sempurna.

Matanya sampai terbelalak, lalu dia memuji, "Tak kusangka, ternyata milikmu besar juga."

Aku sangat malu hingga rasanya "cairanku" hampir mengalir keluar. Melihat diriku dalam kondisi seperti ini di hadapannya membuat wajahku terasa panas.

"Paman Tobi, apa yang sedang Paman lakukan?"

Pilih Bab

CH. 1CH. 2
CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Aku Tak Punya Siapapun Lagi
Aku Tak Punya Siapapun Lagi
Dalam novel romantis bernuansa misteri Aku Tak Punya Siapapun Lagi, seorang istri yang sekarat akibat gagal hati akut merelakan kuota pengobatannya demi adik angkatnya atas desakan sang suami. Baca novel online ini untuk mengungkap keputusannya menyerahkan segalanya sebelum ajal menjemput.
Dari Abu: Kesempatan Kedua
Dari Abu: Kesempatan Kedua
Dalam novel modern Dari Abu: Kesempatan Kedua, seorang wanita terlahir kembali usai dikhianati tunangan billionaire miliknya. Ia kini bertekad membatalkan pertunangan demi bertahan hidup. Baca kisah romance novel ini selengkapnya untuk mengungkap misteri pengkhianatan di read novels online.
Direndahkan Oleh Keluarga Suami
Direndahkan Oleh Keluarga Suami
Dalam novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami, Jasmine berjuang di tengah hinaan keluarga elit dan pengkhianatan Ardan. Saat cinta pertama suaminya kembali, Jasmine memilih pergi demi kebahagiaan. Baca kisah romance novel ini di antara deretan billionaire romance books yang penuh konflik.
Godaan Liar Sang Ustazah
Godaan Liar Sang Ustazah
Dalam romance modern berjudul Godaan Liar Sang Ustazah, seorang wanita menghadapi dilema moral dan rindu yang rumit. Kisah ini mengeksplorasi sisi gelap kehidupan dan pencarian jati diri. Temukan realita tersembunyi dalam web novel ini sebagai pilihan fiction books dewasa yang reflektif.
Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
Dalam novel misteri Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku, seorang putri disiksa penculik hingga tewas demi melindungi ayahnya yang justru membencinya. Baca novel online gratis ini yang menyajikan kisah tragis penuh ketegangan, rahasia kelam, dan penyelidikan horor yang mematikan.
Misteri Ular Xaver
Misteri Ular Xaver
Misteri Ular Xaver adalah novel misteri modern tentang teror patung dewa ular yang meminta darah perawan demi awet muda. Demi melindungi rahasia masa lalu, sang anak terpaksa berbohong, memicu kutukan mengerikan pada ibunya. Temukan kisah horor menegangkan ini di novel web kami.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.