MULUT ISTRIKU MEMBUSUK

POV ANDI

"Huaaaaaaaaaa. Huhuhuhu. Hiks, hiks. Umak ikut, Ndi! Umak mau ikut Andi."

Pilu rasanya hati ini. Bagai tersayat belati tajam, tatkala mendengar rengekan umak yang tak mau ditinggal di rumah. Tangisnya pecah. Wanita dengan tubuh renta dan bongkok itu bergelayut di punggung putranya.

Selembut mungkin aku menghadap Umak. Perempuan bernama Saronah itu tak biasanya minta ikut aku bekerja.

"Mak di rumah sajalah sama Mawar. Aku kan mau ke kolam. Umak tak bisa ikut ke sana. Nanti terpeleset, umak jadi makanan ikan." Bak berbicara dengan bocah kecil, aku menakut-nakuti perempuan berusia 80 tahun tersebut.

Muka keriputnya semakin memerah. Tangan ringkihnya terus berpegang pada punggungku. Ia layaknya seorang balita yang tak mau ditinggal oleh sang ibunda.

"Tolonglah, Ndi. Umak tak mau di rumah ini."

"Tetapi, kenapa, Mak? Kan, ada Mawar." Netraku membidik wanita berkerudung hijau yang turut menarik-narik umakku sejak tadi. Menahannya agak tidak merecoki aku.

Sosok berusia lawas tersebut membisu, menoleh ke belakang seraya mendongakkan kepala menghadap mantu perempuannya.

Mawar tersenyum. Kepalanya mengangguk, lalu berucap, "Iya, Mak. Kan, ada aku. Biarlah Bang Andi bekerja untuk kita."

"Aku janji bakal pulang secepatnya, Mak. Mawar, jaga Umak baik-baik, ya!" Bukannya tega, tetapi alangkah lebih buruk, kalau hawa berkepala delapan itu turut kubawa ke lokasi pekerjaan.

Sosok yang berstatus sebagai ibu kandungku itu terus saja menangis, meronta minta ikut. Aku mencoba egois kali ini. Toh, Umak juga masih punya anak satu lagi di rumah, yaitu Mawar-istriku.

"Umak tak betah tinggal di sini, Andi," lirihnya yang masih tertangkap oleku.

Sejenak aku menghentikan langkah. Mendengar pengakuannya membuat dahi ini berkedut. Aku menoleh ke belakang, menatap pancaran mata yang seakan tak mau kehilangan anaknya meski hanya sesaat.

Tidak betah tinggal di rumah katanya? Tetapi, kenapa? Bukankah Mawar memperlakukan umakku dengan baik selama ini? Atau, adakah sesuatu yang membuat umak tertekan?

Chapters
Customize
Next Chapter

Kamu Mungkin Juga Suka

Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.