MULUT ISTRIKU MEMBUSUK

Setelah melewati drama yang cukup panjang pagi ini, akhirnya Umak bisa teratasi. Ya, meskipun ucapan terakhirnya tadi masih menyangkut di kepalaku.

Di bibir kolam Lele yang cukup luas ini, aku menabur pelet dengan telaten.

Namaku Andi. Pria berusia 26 tahun yang bekerja sebagai tukang penjaka kolam lele milik juragan terkaya di kampung kami. Cukup lama aku mengabdi padanya, bahkan semenjak aku dan Mawar belum bersatu dalam ikatan suci.

Juragan memercayai aku untuk merawat seluruh ikan-ikannya. Tidak wah memang gaji yang kuterima, tetapi dia kerap memberi bonus, apalagi Lele yang terjual di atas rata-rata jumlahnya. Yah, lumayanlah. Cukup untuk menghidupi keluarga kecil kami.

***

Setelah bekerja selama beberapa jam, aku pun kembali ke rumah tepat pada pukul lima sore. Aku sering berjalan demi menghemat bensin, toh, jaraknya juga tidak terlalu jauh, paling sekitar 15 menitan.

"Andi, tunggu!"

Seorang wanita paruh baya berhasil menghentikan langkah ini, padahal sedikit lagi aku berhasil menginjak teras rumah.

"Bude Tatik, ada apa?" Kupandang wajahnya yang bewarna agak kecoklatan tersebut.

"Anu..."

"Anu apa, Bude?" Mataku yang serupa kelereng ini menghunus sosok yang berstatus sebagai tetangga kami.

"Anu... Bude mau nagih hutang umakmu, Ndi."

"Apa? Umak berhutang?"

Aku spontan ketar-ketir. Berdenyut rasanya jantung ini. Aku merasa diserang ratusan lebah langsung dari pohonnya. Sejak kapan umakku berani berhutang?

"Aku selalu ngasih uang ke umak, Bude."

"Ya, tetapi umakmu beneran berhutang. Boleh ditanya sendiri nanti. Bude mau beli beras nggak ada duit."

"Berapa hutang umak?"

"400 ribu."

Glek!

Ini benar-benar di luar nalar. Sekurang-kurangnya aku, aku tetap mengusahakan memberi uang pada umak, karena kutahu, ia sangat menyukai roti kering yang ada di kedai depan.

Tak mungkinlah umakku memiliki kebutuhan lain, sementara ia sudah renta dan tak memiliki hasrat dunia lagi. Selama ini setiap kuberi duit, ia selalu membeli roti dan roti terus.

Ya, Allah. Hatiku tak enak. Ada secercah kejanggalan yang kutemui dari dirinya. Aku gelisah. Ke mana perginya uang yang selama ini kuberikan pada umak?

Lanjutkan Membaca
Baca Novel Selengkapnya di Moboreader
UBuka Semua Bab
Buka Situs Resmi
Chapters
Customize

Kamu Mungkin Juga Suka

Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.