Pov Masih tentang marni
~Awal konflik telah terjadi~
Waktu itu di awal semester 3 di mana aku mengenal cinta pertama kalinya saat aku ketemu dia pas awal kuliah dulu Si Aryo ini adalah Kakak tingkatku jadi aku menghormatinya dan memanggilnya Kakak sampai aku pun ikut ikut organisasi satu kuliah dengan nya dulu untuk menambah nilai dan akhirnya seiring berjalannya waktu kita jadian juga.
sampai dulu mantan pacarku mengajakku berkencan di sebuah restoran paling enak pas liburan kuliah mulai kami mengelilingi solo,bogor,surabaya sampai ke alun-alun sukarta kampung halamannya.
kampung nya sangat seru sekali sering kali kita berdua liburan dikampung nya aryo. sampai-sampai kami mulai memadu kasih di taman diarea bogor bersama nya tanpa sepengetahuan ibu dan kemudian dia mulai membisikan seperti ini.
" kamu adalah wanita pujaanku satu-satunya didalam hatiku ni."bisiknya ke telingaku.
" ih mas .... kamu gombal mulu deh."sahutku yang mulai genit kepadanya sambil mengeliti perutnya.
"Uhh ... Beneran serius ni soalnya kamu cantiknya kebanget ni, maka bikin aku terpanah jadinya."jawabnya yang mengobalin ku sambil tertawa.
"Ahh ... Mas kamu juga bikin aku terpanah juga kerena kamu baik juga sih sering ngajak aku jalan-jalan saat ku suntuk kuliah dan juga sering kali dirumah aku bantu ibu makanya kamu bikin aku terpikat juga."ujarku sambil memeluk pinggangnya sih aryo.
tanpa sepengetahuanku ia mulai memegang pinggangku lalu kita akhirnya berkasmaran dan duduk di tepi pantai sampai-sampai orang lain ngiri kemersaan kita berdua.
" ya serius ni ... kamu wanita pujaan didalam hatiku dan bertahun-tahun aku mengejarmu." Ujarnya yang meyakinkan padaku kalau aku wanita satu-satunya.
Itulah aku yang membuat aku jatuh cinta padanya karena gombalannya itu saat itulah ia berani menyentuhku namun aku tidak bisa menolaknya karena sangking cintanya diriku kepada nya lalu Mas aryo mengajak ku untuk pergi ke suatu tempat hotel lumayan mewah diaerah bogorr karena dia anak orang kaya dikampung nya.
situlah Aku kaget setengah mati baru pertama kalinya aku diajak ke hotel olehnya namun aku tak percaya dengan beraninya ia mulai menyetuh bahu depan ku lalu ia memintaku untuk bercumbu dengan nya kemudian aku naik pitam dan mulai menamparnya kemudian ia mulai menamparku lagi karena ia tak mau kalah dariku.
Hingga pada akhirnya aku terjatuh terperangkap didalam pelukannya sampai-sampai ia mulai memanggil kedua teman nya itu sehingga dua teman-temannya berani memperkosaku.
dan terjadilah esek-esek antara aku dan mas aryo dan juga teman-temannya dan juga kejadian ini yang sangat trategi sampe Aku lemas melayani mereka semua ini sangatlah memalukan jika aku mengigatnya lagi.
dan saat itulah aku menyesal dengan perbuatanku ini saking bodohnya Aku malah menyerahkan mahkota ini kepadanya apalagi seperti ini 3 lawan 1 bersama teman-temannya sampai-sampai aku tidak tahu harus gimana sampai waktu itu sampe aku cemas dan ketakutan namun aku tepis pikiran negative ini jauh-jauh.
dan dia tega sekali merusak masa depanku sampai dia berhasil merengut kesucianku berkali-kali juga aku dipakai oleh nya.
kemudian ia mulai memakai baju dan celananya tanpa ada rasa bersalah memakaiku berkali-kali lalu aku mulai emosi dan berkata seperti ini.
"Kamuu jahaattttt Yo jahaat."
"Dan ... kamu Egoissss yo."timpalku yang berteriak sekali lagi lalu dengan kesal ia mulai mendang pintu kostnya itu.
"Brugggg."
" Apaan sih kamu jangan berlebihan begitu, kita sama-sama enak kan heh malah kamu kaya gini gimana sih km."timpalnya Aryo yg menarik daguku dan mencambak rambutku dengan tanpa rasa bersalah.
"aapa ... Kamu bilang."teriak ku sambil menamparnya.
Plak
Lakk
"Ahkkk."teriak kecilnya.
"lihat ini lihat kamu tega berbuat seperti ini padaku hah...sampai kesucianku kamu renggut sampai aku hamil."rengekku pada nya agar ia bisa bertanggung jawab.
"Diammm.. kamu diamm."teriak Aryo yg kasar kepadaku.
"Ga ... Aku nggak akan diam dan aku akan beritahukan ke semuanya kalau kamu."tukasku yg mengancamnya
" aku bilang diam ya diam ni ... jangan teriak-teriak dikos ini " cerca sih aryo yg tak mau mengakui perbuatan nya lalu kemudian ia mulai menampar dan mencabik-cabik kulit wajahku sampai kulitku memar.
"Bikin ... malu aja kamu."teriak sih Aryo yang menyuruhku untuk diam.
"Apaaaa !!! kamu Maluu !!!."teriakku yg tak terima.
"Harusnya .. kamu yg malu mass."titah ku pada aryo untuk diam sampai mas aryo frustasi..
"apakah kamu nggak punya otak Aryo.."timpalnya ku yang emosi sampai aku menunjuk dibawah kemaluan ku yg telah dilumuri oleh benih jalatahnya kemudian dia tidak terima langsung saja ia mulai menamparku.
"Plakkk ".
"Lakkk."
"Ahkkkk." Teriak ku yg kesakitan.
"Bugg."timpalnya ia mulai menendang perutku sampai-sampai perlahan-lahan aku mulai memeluk perutku sendiri tiba-tiba saja perutku sakit dan keluarlah darah yang ada di bawah pahaku sampai perut bawah kesakitaann sekaliii perihh rasanya sampai akhirnya keluar gumpalaan daraaah.
"akhkkk sakit Yo ampun."erangku yg kesakitan.
"Inilaah ... Balasannya jika kamu melawanku." timpalnya yang belum menyelesaikan kata Karena aku meneriakinya seperti ini.
" Cuihhh."timpalku yg kesakitaan sampai ku meludahi nya karena sangking jengkel nya ku ku kepadanya.
" Kurang ajar."teriak nya kemudian aryo dengan emosi dan menamparku lagi
"Plakk.
"
"ahkkk."
"Plak."
" Dasar Bajingan kamu mas yo pengecut ... Kamu pengecut."imbuhku yang telah tega meneriaki nya lalu pada akhirnya ia mulai menamparku.
"Plakkk."
"Plak."
"Uhkkk...Hikss hikss hiksss."imbuhku yang mulai menangiss.
sampai pada akhirnya ia mulai mengancamku untuk meninggalkan ku untuk selama-lamanya sehingga aku tidak bisa tidur berhari-hari karena perbuatan mesum dan perbuatan jahatnya padaku lalu aku memohon padanya untuk tidak bilangg kepada siapapun karena malu namun ia mulai menyuruhku untuk tetap menuruti nya agar ia tidak menceritakan hal2 aneh-aneh lagi kepada temannya takut gosip ini akan tersebar dimana-mana dari.mulut ke mulut orang.
sampai aku bersabar berhari-hari namun apa hasilnya apa Hah setelah aku menuruti perintahnya gila sampai aku hamil lagi akhirnya ia malah meninggalkan tanggung jawabnya pergi dari hidupku sampai masa depan ku hancur.
lalu ia berencana menikahi murni kebetulan mereka seumuran sampai mereka dijodohkan segala sampai lupa dengan janjinya sungguh tak malu dia yang memprawani aku, terus dia malah menerima Perjodohan ini karena harta dari keluarga murni yang sangat terpandang kampung ku memang pengecut dia Semoga Tuhan membalas perbuatannya.
sampai pada akhirnya selama minggu ke 4 aku belum haid-haid selama selama berhari-hari dan sering sekali muntah-muntah.
Karena perut ini terasa penuh mual-mual tidak enak sehingga aku berencana akan pergi puskemas sendiri yang lumayan jauh Kenapa tidak ada di kampungku karena jarak Puskesmas hanya di luar kampung saja.
dan pada akhirnya aku mulai berangkat kuliah tiba-tiba saja saat aku mulai masuk ke kelas tiba-tiba perut ini mual sekali dan aku berencana ingin kekamar mandi namun teman ku yang satu ini tidak tega membiarkan ku sendiri untuk pergi ke kamar mandi Namanya aristy dia sangatlah baik dan juga perhatian kepadaku kemduian ia mulai mengikutiku dari belakang karena ia Khawatir kepadaku.
Lalu pada akhirnya kita berdua pun langsung saja jalan ke kamar mandi hingga kita berdua sudah sampai di kamar mandi wanita di situlah aku mulai mengeluarkan muntahan tepat berada di wastafel karena perut ini tidak bisa menahan mual.
"Uhkkks uleeekkkk .... uellllaakkk."imbuhku yang mual-mual.
"Hei ... Kamu kenapa ni."tanya Aristy yang secara tiba-tiba.
" nggak papa Ris biasalah uh... lagi masuk angin aja."
"Ehm ... Perlu ku kerongkin ni biar perutne nda terasa mual."timpalnya sih aristy yang baik sekali menawarkan bantuan kepadaku dengan rendah hati aku pun menolak dan berkata seperti ini.
" Nda ... usahlah ris ini cuman mual-mual ringan saja kok ."imbuhku yang berusaha menolak karena aku tak mau ia khawatir.
"Oweslah ... Aku tungguin kamu dibelakang yo."timpalnya sih Aristy yang meminta izin.
"Yo."
pada akhirnya aku pun langsung saja keluar terus ditemani aristy sangat baik padaku dari dulu namun tiba-tiba saja perutku sangat tidak enak rasanya tuh pengen muntah lagi rasanya dan di situ aku ndak nafsu makan sama sekali.
" duh... nggak enak sekali perut ini padahal ini pelajaran favoriteku."gumamku yang mengeluh dalam hati.
dan pada akhirnya mataku berkunang-kunang dan kemudian saja aku pun terjatuh secara tiba-tiba pada akhirnya yang lain panik sekali saat sama teman baikku mengantarkanku Keruang UKS.
tiba-tiba saja aku pun mulai terbangun situlah aku mulai kaget kenapa aku berada di sini dan ternyata aku berada di ruang UKS.
"Ya ... Allah aku dimanaaa."tanya pada diri sendiri dalam hati.
~Terima kasih sudah membaca jangan lupa koment ya`~





