Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
FORBIDDEN INLAWS
FORBIDDEN INLAWS

FORBIDDEN INLAWS

9.1
/ 10
Dalam FORBIDDEN INLAWS, Alexys terjebak pengawasan obsesif kakak iparnya sendiri. Romance novel bergenre modern novel ini menyoroti pilihan sulit antara loyalitas keluarga atau perasaan terlarang yang mengancam kehancuran. Akankah Alexys menyerah pada hasrat atau tetap bertahan?

Ringkasan FORBIDDEN INLAWS

Dicintai dengan tulus adalah dambaan setiap wanita, namun Alexys menghadapi situasi rumit saat sosok yang memujanya ternyata sang kakak ipar. Semula ia mengira hidupnya akan normal setelah pernikahan kakaknya, tanpa menyadari ada mata yang selalu mengawasinya dalam diam. Rahasia besar ini mulai mengancam batas moral dan hubungan keluarga mereka. Akankah Alexys menyadari perasaan terlarang itu? Jika benih cinta juga tumbuh di hatinya, konsekuensi apa yang menanti?
Selengkapnya

FORBIDDEN INLAWS Bab 1

"Dek, kamu mau kan jadi bridemaids kakak?"

Sepasang mata menatapku dengan binar berkilat.Tanganku yang tengah mengeringkan rambut dengan handuk terhenti, aku mengerjap cepat dengan informasi yang barusan aku dengar. "Kak Elle mau married?"

Dia mengangguk dengan cepat sambil menarikku duduk di ranjang. "Drian lamar aku semalam.." Dengan semangat kak Elle menggerakkan tangan kanannya ke atas, memperlihatkan sebuah cincin berlian solitaire cantik dengan satu mata berlian dibagian tengahnya.

Aku menatapnya bingung. "Kak Drian?" Aku merasa salah dengar. "Bukannya kakak itu pacaran sama Kak Brian?"

Kakakku terkekeh dan menggeleng. "Aku kan memang dekat sama mereka berdua tapi sebenernya aku itu naksir Drian. Eh, aku ga sangka kalau ternyata dia punya perasaan yang sama ke aku pas aku nekat tembak dia!" Ellectra melonjak dari duduknya lalu memelukku, membuatku mau tak mau ikut tersenyum melihat betapa bahagianya kakakku malam ini.

"Selamat ya, Kak! Aku ga sangka kakak bakal married secepat ini dan ya aku mau jadi bridemaids kakak ..."

"Yes, thankyou adekku sayang ..." Dia kembali memelukku dan aku membalasnya.

Malam itu kami berbincang tentang rencana pernikahannya. Kak Elle menunjukkan foto baju-baju bridemaids yang katanya cocok untukku. Aku hanya ikut mendengar dan menggangguk-angguk karena aku belum terlalu paham.

Aku, Alexys Herdian, anggota keluarga biasa memanggilku Lexy. Usiaku delapan belas tahun. Aku baru saja lulus SMA. Keluargaku terdiri dari Papa, Julius Herdian, seorang pengusaha jasa ekpedisi yang cukup terkenal di Indonesia. Mama Karin Wulandri, seorang ibu rumah tangga yang sehari-harinya hanya sibuk mengurusi dua anak perempuannya. Kakakku, Ellectra Herdian dan aku.

Usiaku dan kakak terpaut lima tahun. Kak Elle, biasa kami memanggilnya, baru saja lulus kuliah dengan gelar SH. Dan berita yang aku dapat tadi lumayan mengejutkan karena seingatku kakakku itu ingin mengambil MH tapi entah mengapa tiba-tiba memutuskan untuk menikah terlebih dahulu.

Drian Samuel, adalah anak teman baik Mama. Kembarannya Brian Simone. Mereka berdua anak Tante Lili dan Om Gary. Mereka kembar tapi tidak identik. Kak Drian dan Brian adalah teman sekolah kak Elle sejak SMP. Walau jurusan kuliahnya beda, mereka tetap akrab. Kak Drian ambil kedokteran. Sedangkan kak Brian mengambil jurusan yang sama dengan kak Elle, sekolah hukum.

Mereka berdua sudah seperti kakakku sendiri. Mereka juga sering main kerumah dan mengajakku pergi dengan kak Elle.

Mereka berdua sama tampan dan gagah. Tapi perbedaannya, kak Drian lebih pendiam dibanding kak Brian yang supel dan bawel. Aku jarang berbicara dengannya. Dia baik, hanya saja sedikit kaku. Tidak seperti kak Brian yang selalu lomba ngoceh dengan kakakku kalau kami sedang berkumpul.

Aku sedikit tidak menyangka karena kupikir kak Elle berpacaran dengan kak Brian. Mereka hampir setiap hari bersama.

Tapi sudahlah, aku hanya bisa ikut senang mendengar berita itu. Berita mengejutkan itu di sambut baik kedua orang tuaku keesokan harinya saat kak Elle bercerita pada mereka saat sarapan.

Kedua orangtuaku tidak pernah menentukan umur berapa kami boleh menikah. Selain itu kak Elle orang yang berpikiran matang. Dia tidak mungkin mengambil keputusan menikah secepat ini tanpa berpikir panjang.

Mama sangat senang karena akan berbesan dengan tante Lili. Mereka berasal dari panti asuhan yang sama. Dulu orangtua mereka meninggal saat terkena bencana alam. Mama dan tante Lili bertemu di tempat pengungsian. Lalu mereka selalu bersama sejak itu. Saat Mama di adopsi, mereka putus hubungan dan kembali bertemu sepuluh tahun lalu.

Aku yang masih kecil hanya banyak diam dan ikut mendengarkan dengan antusias saat pertemuan kedua keluarga digelar seminggu kemudian. Terlihat pancaran kebahagiaan di kedua mata orangtua kami terutama Mama yang terlihat tidak bisa menahan haru.

Akhirnya para orangtua sepakat pernikahan akan di gelar 6 bulan lagi. Aku ikut tersenyum bahagia melihat kak Elle saling pandang dengan kak An, biasa aku memanggil kak Drian.

Kak Brian menghampiriku. "Hei you ..." Dia tersenyum dan memelukku sekilas. "We're gonna be family."

"Hi Kak, iya nih ga sangka ya ...." Aku balas memeluknya.

Kak Brian itu sifatnya easy going, humoris, dan jahil.

Lalu aku menghampiri kak Elle dan mengucapkan selamat. Setelahnya aku beralih ke kak Drian.

"Selamat ya, Kak ... semoga lancar sampai hari H.". Aku memeluknya kikuk.

Selama ini aku tidak pernah berjarak sedekat ini dengan kak Drian. Dan baru pertama ini aku melihatnya tersenyum selebar itu. Dia balas memelukku sedikit erat di banding pelukan kak Brian tadi.

"Thanks Lex ... aku seneng akhirnya kita bakal jadi keluarga." Dia meremas pelan bahuku sebelum melepasnya.

Aku ikut bahagia melihat kakakku. Aku harap persiapan pernikahannya berjalan lancar.

***

Hari ini hari pernikahan kak Elle dengan kak Drian. Setelah enam bulan keluarga kami terutama Mama sangat sibuk dengan persiapannya, akhirnya hari ini datang juga.

Kak Elle terlihat sangat cantik. Dengan gaun panjang berwarna broken white, mirip dengan model yang dipakai Kate Middleton saat menikah dengan Prince William, tapi bagian bawah gaun kak Elle berbentuk mermaid. Tatanan rambutnya dibuat simpel membuat aura kecantikannya semakin menguar. Ada mahkota kecil dibagian atas dan hiasan bunga kesukaannya dibagian belakang sanggulan rambutnya. Mataku berkaca-kaca melihat kakakku itu.

Kami sangat dekat, walau usia kami sedikit terpaut jauh tapi kami saudara yang dekat. Kak Elle selalu mengajakku pergi kemanapun dia pergi saat libur. Kami juga sering menghabiskan waktu dengan kak Drian dan kak Brian.

Aku sedikit sedih karena pastinya waktuku dengannya akan berkurang. Tapi kakakku itu berjanji semua akan berjalan seperti biasa. Karena memang mereka rencananya akan tinggal dengan keluarga kami setelah menikah.

Gimana caranya dia bilang tidak akan berubah, tentunya dengan kehadiran suami, kak Elle pasti lebih banyak menghabiskan waktu dengan suaminya bukan? Entahlah ...

Acara pernikahan berjalan penuh haru. Aku menggandeng lengan kak Brian saat masuk ke lorong gereja melihat kak Drian menunggu didepan altar.

Selama ini aku tidak pernah melihatnya memakai baju resmi, dan aku seketika terpana. Dia terlihat luar biasa gagah dan sangat tampan. Wow!

Mereka membaca sumpah pernikahan kemudian saling memasangkan cincin. Aku yang sebelumnya menahan isak haru berubah tersipu saat kak Drian mengecup pelan bibir kakakku. Rasanya aneh melihat mereka berdua seperti itu.

Aku ikut larut dalam kebahagian euphoria pesta di hotel bintang lima malam itu. Kak Brian terus bersamaku karena kami bridemaid dan bestman utama kedua pengantin. Aku merasa sedikit pegal tidak biasa memakai heels.

Setelah berkeliling ruangan menemani pasangan itu menyapa para tamu dan selesainya serangkaian acara akhirnya pesta itu usai. Hampir seluruh undangan sudah mulai pergi, hanya tersisa keluarga dekat saja. Aku merasa lega akhirnya bisa duduk di meja VIP khusus keluarga melonggarkan ikatan heelsku.

Suara gelas bertemu kaca meja membuatku mendongak.

"Cape dek?" Kak Drian meletakkan gelas berisi orange jus ke depanku.

Dan aku tertegun sesaat. Kemana kakakku?

"Iya, Kak ... ga biasa pake heels." sahutku.

Dia mendorong gelas itu, mengisyaratkan untukku minum. Aku mengangguk berterima kasih dan mengangkatnya ke mulutku.

Ah, rasanya segaar!

"Kak Elle mana?" Mataku mencari karena pengantin wanita itu tidak terlihat.

"Naik duluan. Capek katanya." Dia duduk di sampingku.

Aku mengerutkan dahi, kalau kakakku naik untuk apa suaminya masih disini? Tidak lama Mama menghampiriku dan berkata bahwa sebentar dia akan naik ke lantai kamar dengan Papa. Aku bilang akan menunggu sebentar karena kakiku masih nyeri. Aku melambai ke beberapa saudaraku yang naik juga.

Dan aku terheran dengan kakak iparku itu masih duduk santai disampingku sambil menghabiskan jusnya "Kok ga naik kak? Kak Elle pasti nungguin loh ..." Mataku mengerling jahil.

Kak An hanya tersenyum. "Kamu masih sakit kan kakinya? Nanti aku bareng kamu aja."

Aku sedikit tercenung dengan jawabannya tapi aku tidak mau ambil pusing. Mungkin dia juga masih lelah. Banyaknya tamu yang datang membuat mereka berdua kecapekan pastinya. Tapi satu hal membuatku bingung, siapa yang bantu kakakku membuka gaunnya?

Aku membuka heels dan menentengnya lalu berdiri. "Yuk, Kak, naik ..." sahutku.

Aku tidak enak jika memang dia menungguku. Dia mengangguk lalu kemudian menyampirkan jasnya ke bahuku. Memang sih bajuku itu hanya gaun berenda cantik dengan tali spaghetti, bahu dan bagian dadaku sedikit terbuka. Tapi tidak lantas membuat dia harus melakukan ini kan?

Tapi aku tidak ingin terlalu memikirkan alasan kenapa dia seperhatian itu. "Thanks Kak ..." Pria itu hanya tersenyum sebagai jawaban.

Lantai kamar kami sama, hanya beda nomor. Semalam sebelumnya aku tidur dengan kak Elle, tapi malam ini mereka akan tidur dikamar pengantin mereka. Sedangkan kamar kak Brian berhadapan dengan kamarku.

Saat masuk lift aku sedikit canggung. Aku tidak pernah berdua saja dengan kak Drian. Aku berusaha mencairkan suasana sambil bertanya kemana mereka akan honeymoon.

"Jepang. Dan kamu sama Brian ikut." sahutnya tanpa melihatku.

"Hah?" Aku terkejut. Ngapain aku ikut mereka honeymoon?

-tbc-

Pilih Bab

CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Baca Novel Selengkapnya di

moboreader
Kini Tersedia Gratis
ASI untuk Pak Guru
ASI untuk Pak Guru
Jenara Atmisly harus menghadapi tantangan hormon galaktorea yang mengganggu studinya. Dalam romance novel modern ini, sebuah insiden tak terduga di sekolah membawa sang siswi berprestasi ke dalam hubungan rumit dengan gurunya. Baca selengkapnya dalam ASI untuk Pak Guru di platform web novel.
Godaan Liar Sang Ustazah
Godaan Liar Sang Ustazah
Dalam romance modern berjudul Godaan Liar Sang Ustazah, seorang wanita menghadapi dilema moral dan rindu yang rumit. Kisah ini mengeksplorasi sisi gelap kehidupan dan pencarian jati diri. Temukan realita tersembunyi dalam web novel ini sebagai pilihan fiction books dewasa yang reflektif.
I Fall Endlessly
I Fall Endlessly
Dalam novel I Fall Endlessly, Neva Zetrix berjuang mempertahankan bayinya di hadapan Brian Anderson. Kisah romance novel ini mengikuti pengorbanan Neva menghadapi sang konglomerat dalam balutan billionaire romance books yang penuh tekanan hidup dan pilihan sulit di dunia modern.
Jadi Wanita
Jadi Wanita
Dalam novel fantasy modern Jadi Wanita, Artisa nekat mengubah tubuh putranya, Sota, demi membuang sifat malasnya. Sota harus menghadapi transformasi drastis ini untuk bertahan hidup. Baca kisah unik ini di webnovel kami, pilihan tepat bagi pencinta fiction fantasy novels terbaik.
Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
Dalam Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam, seorang pria terperangkap di hutan angker penuh fenomena gaib. Genre mystery story ini membawa pembaca mengungkap rahasia kecelakaan bus misterius. Baca horror novel ini untuk melihat pertaruhan nyawa demi sebuah kebenaran.
My Bad Boss
My Bad Boss
Dalam novel My Bad Boss, Xaiver Narendra Maximilian harus menghadapi tantangan saat prinsipnya goyah oleh Adeeva Adelia. Ikuti perjalanan romansa penuh dinamika ini dalam billionaire romance novels pilihan. Baca kisah seru mereka hanya di platform web novel terbaik saat ini.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.