Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Dilema
Dilema

Dilema

8.5
/ 10
Dalam romance modern berjudul Dilema, Doni Damara terjebak antara Aida yang setia menanti dan Rina yang menyelamatkannya pasca kecelakaan. Ia harus memilih antara keluarga lama atau memulai hidup baru. Baca online novel emosional ini untuk mengikuti perjuangan Doni menentukan takdirnya.

Dilema Bab 1

"Oma ...! Romi peringkat satu!" Teriak seorang anak laki laki melambaikan map tebal berwarna hitam dengan logo sekolah tercetak di tengah tengah map tersebut.

Anak laki laki berkulit bersih itu tersenyum ceria menunjukan barisan gigi putih bersih dan rapi, warna kulit sawo matang yang dimiliknya adalah warisan dari ayahnya yang tidak pernah dia lihat secara nyata sejak dia dilahirkan, sedangkan bola mata hitam dan alis tebalnya berasal dari mama tercinta dan rahang serta tulang pipinya yang tegas perpaduan ke dua orang tuanya.

Dia berlari menghampiri seorang wanita paruh baya yang sedang duduk menunggu di ruang tunggu sebuah Sekolah Lanjut Atas ternama di kota Bandung.

Ya, meskipun ini Sekolah Menengah Atas namun pembagian raport harus pula dihadiri oleh orang tua murid atau yang mewalikannya.

Karena pada saat itu para orang tua atau wali murid dapat melihat penampilan kreatifitas anak anaknya selama belajar di sekolah ini dan selain itu saat pembagian raport juga dijadikan ajang berkumpulnya para orang tua murid untuk saling berkenalan dan bersilaturahmi satu sama lain.

"Alhamdulilaah ...! Cucu Oma hebat! Pasti mama senang sekali. Ayo, kita beri kejutan untuk mama." Senyum lebar menghiasi wajah Oma Netry.

Ditangkupkan kedua telapak tangannya pada wajah cucu tercinta lantas diciumi ke dua pipi cucu semata wayangnya bertubi-tubi, karena gemas.

"No ... Oma! Romi sudah besar, jangan seperti itu, Romi malu, Oma!" Desisan Romi seketika menghentikan perbuatan Oma Netry, namun membuat para orang tua murid yang kebetulan lewat tersenyum senyum melihat hal tersebut, bahkan ada beberapa teman Romi yang tak kuasa menyembunyikan tawanya saat melihat kejadian itu.

"Hai ... Romi! Anak manja ... Hahaha ..." Terdengar seruan gelak tawa beberapa teman sekelasnya berhasil membuat wajah Romi memerah karena kesal.

"Sudah ... Sudah! Oma minta maaf, ya? Ayo ... Kita langsung ketemu mama." Ujar Oma Netry, dia merasa bersalah karena telah memperlakukan cucunya yang sudah menanjak dewasa masih seperti kanak kanak. Direngkuhnya Romi dalam pelukan.

"Iya, Oma. Tapi Oma janji, tidak seperti itu lagi di luaran, ya? Romi sudah besar. Romi malu, Oma! It's okey kalau di rumah." Pinta Romi, perlahan dia mengurai pelukan Omanya, dua telapak tangan disatukan dan ditangkupkan di depan dada sebagai pertanda permohonan.

"Siap laksanakan Romeo Putra Damara!" Oma Netry meletakkan telapak tangan kanannya di pelipis bermakna hormat.

"Enaknya kita langsung pulang ke rumah untuk bikin surprise ke mama saat nanti pulang ke rumah atau langsung kasih surprise di resto? Tanya Sang Nenek, saat mereka berjalan beriringan menuju tempat parkir yang sudah disediakan pihak sekolah.

Romi membimbing Oma Netry berjalan dengan tangan kanan berada di pundak Oma.

"Hmm ... Enaknya kita mampir ke mall dulu sebentar untuk membeli hadiah kejutan buat mama, terus kita kasih kejutan ke mama di resto aja. Gimana Oma? Okey enggak?" Ucap Romi alias Romeo menjabarkan rencana yang sudah dia susun untuk memberikan kejutan pada mama tercinta.

"It's a good idea! I agree with you, my lovely Romeo." Ujar Oma Netty dengan dua jempol diangkat tinggi tinggi.

"Okey! Kita ke Sunflower Mall dulu baru ke Mama Romeo Resto, Pak Karyo!" Ucap Romi penuh semangat ketika sudah sampai di samping mobil.

Pak Karyo, sopir pribadinya, gegas membukakan pintu untuk Oma Netry. Sementara Romi memilih duduk di depan sebelah pak Karyo.

Sejujurnya Romi sudah bisa membawa mobil sendiri, namun Mama dan Omanya belum mengizinkan dia membawa kendaraan roda empat itu dengan alasan belum mempunyai SIM. Dan untuk membuat SIM membutuhkan kartu Tanda Penduduk atau KTP.

Sedangkan KTP nya baru proses pembuatan bulan kemarin. Karena tepat 2 bulan yang lalu usia Romeo baru dianggap memenuhi syarat untuk pembuatan Kartu Tanda Penduduk.

Sebenarnya bisa saja bila mereka menggunakan jalur belakang, asal ada dana, istilahnya bikin SIM nembak pasti mudah dan cepat. Tapi Mama dan Oma termasuk orang orang yang mempunyai prinsip mengutamakan kejujuran.

"Baik, Den." Angguk Pak Karyo, kemudian mobil distarter dan perlahan mulai berjalan meninggalkan halaman parkir gedung sekolahnya yang sudah mulai sepi.

Drrtt ...

Drrrttt ...

Drrrttt ...

"Romi, sepertinya ada panggilan masuk di hapemu, Nak. Tuuh dari tadi bergetar terus." Ujar Oma Netry seraya menyerahkan tas ransel biru dongker milik Romi yang tadi sengaja diletakkan di jok belakang mobil disamping Oma.

"Oh... Iya, Oma. Makasih, ya." Ucap Romi santun pada Omanya, begitulah yang selalu diajarkan oleh mama dan Oma.

Dari saat masuk kelas tadi memang gawai hanya disetel mode getar oleh Romi agar tidak mengganggu saat kegiatan pembagian raport berlangsung.

Romi mengambil gawainya yang berada di dalam tas ransel favoritnya, gegas menelpon balik ketika dilihat pada draft panggilan ada 5 panggilan tak terjawab dari mama tercinta, seperti biasa Romi pasti akan meloadspeaker obrolan agar semua yang ada disekitarnya bisa ikut mendengarkan.

"Haloo ... Mama sayang! Kita video call - an aja, yaa?" Ajak Romi begitu nada tersambung dan terdengar suara Mama.

"Halo ... Romi! Hape Mama batrenya tinggal 1 garis, jadi kita telponan aja yaa. Biar hemat batre." Terdengar suara Mama di seberang sana pelan seperti biasanya, tapi kali ini terdengar seperti Mama sedang gemetar. Ada apa, yaa?

"Oh ... Ya udah deh." Balas Romi lemas.

"Sudah selesai bagi raportnya, Nak?" Lanjut Mama.

"Iya ... Sudah, Ma, ini Romi sama Oma otewe ke resto."

"Gimana hasilnya? Pasti bagus, kan? Mudah mudahan tidak mengecewakan Mama, ya?" Mama Rina tak menanggapi kata kata Romeo yang sedang menuju resto.

"Aduuh ... Maaf yaa Ma. Eng ..."

"Kenapa, Nak? Gak papa kalau memang enggak peringkat. Mama kan enggak pernah memberi target Romi harus peringkat." Belum selesai Romi berucap, Mama sudah mendahului. Ada nada cemas dalam suara Mama.

"Selama Romi bisa mengikuti pelajaran dengan baik dan mengerjakan tugas tugas yang diberikan oleh guru dengan serius dan jujur itu sudah membuat Mama bangga." Lanjut mama Rina.

"It's okey, Mama. Don't worry be happy, hahaha..." Romi tak bisa menyembunyikan tawanya ketika mendengar Mama tercinta merasa cemas karena ucapannya tentang nilai raport.

"By the way, are you oke, Ma?" Tanya Romi, terdengar nada cemas dalam ucapannya ketika mengetahui mamanya tak ikut tertawa dengan candaan yang baru saja diucapkannya.

"Alhamdulillah, I'm okey. Oma mana, sayang? Bisa Mama bicara sama Oma? Mama menjawab pertanyaan Romi sambil mengalihkan pembicaraan ke Oma.

"Boleh. Oma duduk di belakang. Okey, Mama see you later. Assalamu'alaikum. Bye" Romi menutup obrolan bersama mamanya dengan salam dan kiss jarak jauh.

Segera gawainya diserahkan pada Oma yang duduk di jok tengah mobil mewahnya.

"Oma, ini Mama mau bicara." Ujar Romi seraya menyerahkan gawainya pada oma yang ada dibelakangnya.

"Assalamu'alaikum, Rina. Ada apa?" Suara Oma segera terdengar begitu menerima gawai dari Romi.

" ... "

Tak terdengar suara Mama, ternyata Oma telah mengubah setelan mode gawai milik Romi menjadi mode unloadspeaker sehingga tak ada yang dapat mendengar pembicaraan kecuali mereka berdua.

Meskipun Romi terkadang kesal dengan ulah mama dan omanya yang sering merahasiakan sesuatu darinya namun dia hanya bisa pasrah. Dia tak pernah memaksakan ke dua orang yang sangat dicintai itu untuk menceritakan rahasia mereka.

Romi merasa orang dewasa memang aneh. Mereka selalu bilang bahwa Romi tak boleh merahasiakan apapun terhadap mama dan oma. Romi harus selalu terbuka. Tapi mereka?

Meskipun pada akhirnya nanti tanpa diminta Mama atau Oma akan bercerita juga. Walaupun terkadang setelah sekian waktu berlalu, setelah urusan tersebut bukan lagi jadi rahasia, bahkan terkadang sampai Romi sudah melupakan masalah tersebut.

"Apa? Di rumah sakit apa? Baik, kami segera kesana. Kamu yang tenang ya." Ujar Oma, kini suaranya terdengar gugup.

Pilih Bab

CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Baca Novel Selengkapnya di

moboreader
Kini Tersedia Gratis
Cinta Dalam Hati
Cinta Dalam Hati
Dalam novel Cinta Dalam Hati, Tania, pengacara berani yang melawan mafia perdagangan manusia, terjebak perjodohan paksa dengan rival masa kecilnya, Yudi. Simak aksi seru dan intrik dalam romance modern ini. Baca kisah selengkapnya di web novel ini sekarang!
Derita Menantu Jelita
Derita Menantu Jelita
Dalam novel romantis misteri Derita Menantu Jelita, hidup seorang istri berubah setelah suaminya lumpuh akibat kecelakaan. Demi garis keturunan, sang suami nekat mencekoki istri dan ayahnya sendiri dengan obat. Baca novel online gratis ini untuk mengungkap rahasia keluarga yang kelam.
Dewa Itu Adalah Patungku
Dewa Itu Adalah Patungku
Dalam Dewa Itu Adalah Patungku, Melinda merawat patung beruang yang ternyata inkarnasi dewa perkasa. Web novel bergenre fantasy romance ini mengikuti transformasi sang dewa saat Melinda dewasa, memicu ketegangan dan takdir baru. Baca fiction fantasy novels ini untuk mengungkap misteri di baliknya.
Istri Pengganti
Istri Pengganti
Dalam novel Istri Pengganti, Zahra dipaksa menikah oleh Rayhan untuk menggantikan calon pengantinnya yang kabur. Terjebak dalam kesepakatan demi sebuah butik, Zahra harus menghadapi sifat dingin Rayhan. Baca romance novel ini di antara koleksi fiction books menarik lainnya.
Jadi Wanita
Jadi Wanita
Dalam novel fantasy modern Jadi Wanita, Artisa nekat mengubah tubuh putranya, Sota, demi membuang sifat malasnya. Sota harus menghadapi transformasi drastis ini untuk bertahan hidup. Baca kisah unik ini di webnovel kami, pilihan tepat bagi pencinta fiction fantasy novels terbaik.
KhaRisma
KhaRisma
Dalam novel romance KhaRisma, seorang pria terjebak penyesalan mendalam setelah kehilangan sosok yang mengajarinya pengorbanan. Melalui modern novel ini, ia berjuang menghadapi konsekuensi perpisahan sambil berharap bisa memutar waktu demi memperbaiki kesetiaan yang terlambat ia sadari.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.