Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Dari Pembantu Menjadi Ratu
Dari Pembantu Menjadi Ratu

Dari Pembantu Menjadi Ratu

8.2
/ 10
Dalam novel romance Dari Pembantu Menjadi Ratu, nasib Scarlett berubah drastis saat bekerja untuk Ethan. Terjebak dalam situasi canggung dengan sang miliarder, ia harus menghadapi tantangan hidup baru. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti kisah transformasi dan rahasia mereka.

Ringkasan Dari Pembantu Menjadi Ratu

Dalam suasana penuh ketegangan, Scarlett berusaha membantu Ethan mengenakan celananya dengan mata terpejam rapat. Namun, sebuah sentuhan tak sengaja pada sesuatu yang keras seketika memicu teriakan panik dari bibir Scarlett. Reaksi spontan itu membuat Ethan terlonjak kaget karena suara nyaring yang memekakkan telinga. Dengan wajah memerah karena malu dan rasa takut yang menyelimuti, Scarlett hanya mampu menunjuk ke arah tersebut sambil terbata-bata menjelaskan situasi memalukan itu.
Selengkapnya

Dari Pembantu Menjadi Ratu Bab 1

Akibat hutang yang ditinggalkan sang ayah. Scarlett harus bekerja keras melakukan apa saja yang dia bisa, termasuk menjadi pelayan di klab malam. Karena sering membuat kekacauan, ia diberi pekerjaan lain untuk merawat seorang kakek tua bernama Kakek Adam. Siapa sangka lelaki tua kaya raya itu akan menjodohkan Scarlett dengan cucunya. Tidak disangka, Cucu sang kakek adalah Ethan, mantan pelatih panahan saat SMA dan merupakan cinta pertamanya. Namun, kondisi Ethan ternyata lumpuh.

Scarlett kira orang lumpuh tidak akan punya hasrat apapun. Ternyata Badaka aja lewat...

Sesuatu yang terlihat sehat dan bersemangat, berdiri tegak di antara kedua kaki lelaki itu. Scarlett sampai tidak bisa berkata-kata. Ini pertama kalinya ia melihat hal seperti itu secara langsung. Ia kira benda itu akan ikut lumpuh seperti pemiliknya.

'Waow, luar biasa,' gumamnya dalam hati.

Apa ini tujuanmu ingin membantuku mandi? Ternyata kamu seorang wanita cablu, ya! sindir lelaki itu. Menyadari miliknya sedang menjadi pusat perhatian, ia menutupinya dengan kedua tangan. Jika dalam kondisi sehat, wanita itu sudah ia tendang keluar dari sana.

***

Semua bermula dari sini ....

Malam itu, tempat hiburan malam yang terkenal dengan sebutan 'The Club' memiliki jumlah pengunjung yang lumayan banyak. Semua pelayan yang bekerja di sana, tampak sibuk mengantarkan pesanan. Tidak terkecuali Scarlett, karyawan yang baru sekitar tiga bulan terakhir bekerja di sana, demi mencicil hutang yang ditinggalkan ayahnya.

Hidup Scarlett memang bisa dikatakan menderita. Setelah ibunya meninggal, ayahnya menjadi tukang judi dan mabuk-mabukkan. Bahkan, sekarang kabur meninggalkan hutang ratusan juta, yang mau tidak mau Scarlett harus tanggung. Padahal, Scarlett juga butuh biaya untuk kuliahnya dan sekolah adiknya yang masih SMA.

Scarlett, antarkan minuman ini ke kamar nomor 34! perintah Teijo, yang merupakan kepala pelayan di sana.

Scarlett hanya mengangguk, menerima nampan berisi makanan dan botol minuman keras. Ia membawanya ke ruangan yang disebutkan.

Saat masuk ke dalam, tampak beberapa orang lelaki muda berpenampilan rapi Tengah tertawa-tawa. ditemani para wanita yang mereka sewa, Bisa ditebak mereka sekumpulan pengusaha muda.

Permisi, ucap Scarlett seraya berjalan masuk membawa nampan itu. Ia meletakkan pesanan mereka di atas meja, Rasanya ingin segera keluar dari sana secepatnya.

Eh, kok buru-buru! Duduk dulu di sini!

Salah seorang lelaki itu menahan tangan Scarlett saat ia hendak pergi.

Maaf, Pak. saya harus kembali mengantarkan pesanan yang lain, tolak Scarlett dengan nada yang sopan.

Lelaki itu mengembangkan senyum. Tatapannya seperti orang mesium, mengamati penampilan Scarlett dari ujung kaki hingga ujung kepala.

Hei, Regan. jangan keterlaluan, dia kelihatan ketakutan. Lepaskan saja dia, pinta temannya yang tengah duduk sambal memeluk dua wanita sekji di sampingnya. Ucapannya membuat yang lain tertawa, seakan kini Scarlett menjadi bahan mainan.

Bukannya mendengarkan perkataan temannya. lelaki itu justru menarik tangan Scarlett hingga jatuh ke pangkuannya.

Maaf, Pak. ini sudah menyalahi aturan, ucap Scarlett tegas. Meskipun ia mau bekerja di sana, ia tidak mau sembarangan orang bisa menyentuhnya. Dia tidak menjual diri seperti wanita-wanita di sana. Ia berusaha melepaskan diri, dari dekapan lelaki kurang ajar yang ditemuinya malam ini.

Sudah, Regan. Wanita lain kan masih banyak. Sepertinya dia memang tidak membuka layanan special untuk pengunjung. Nanti kita bisa kena masalah, tegur temannya yang lain mengingat Regan sydah keterlaluan.

Regan tak mau mendengarkan siapapun. Tatapannya fokus kepada wanita yang kini ada di pangkuannya. Pertama kali melihat, ia sudah merasa jatuh cinta.

Kamu manis sekali. Berapa aku harus membeli waktumu malam ini? Sebutkan saja, aku akan memberikan yang kamu minta, bujuk Regan. Ia memang tipe lelaki yang ambisius, apa yang diinginkan harus ia dapatkan, Termasuk wanita itu.

Maaf, pak. Saya tidak seperti itu, kilah Scarlett.

Lelaki itu menyeringai. Benarkah? Dengan pakaian seperti ini kamu mau menganggap dirimu suci? Jangan sok jual mahal, aku sedang menawar hargamu untuk semalam, katanya.

Tangan lelaki itu tak sabar untuk mengelus paha mulusnya. Sontak Scarlett hilang kesabaran saat tangan itu menyentuh tubuhnya.

Dasar kurang ajar! maki Scarlett seraya melayangkan tinju sekuat tenaga, hingga lelaki itu jatuh tersungkur.

Sejak tadi ia sudah berusaha bersabar dan bersikap sopan, namun tamunya semakin keterlaluan. Perbuatan Scarlett yang melawan membuat semua orang tercengang.

Bisa tidak jaga sopan santun? Anda pikir semuanya bisa didapatkan dengan uang? Scarlett masih mengomel kesal.

Lelaki itu memegangi wajahnya yang terkena pukulan. Rasa sakitnya menorehkan kekesalan mendalam di hati sampai ia tidak terima. Wanita sialan! pekiknya. Ia hendak maju menyerang Scarlett, namun dihentikan oleh teman-temannya.

Awas, ya! Kamu sudah mempermalukan aku. Jangan harap hidupmu bisa tenang! Kamu harus tahu dengan siapa kamu berhadapan! ancamnya. Ia terus berusaha menyerang, meski sudah dihentikan oleh teman-temannya.

Beberapa saat kemudian, manajer klab datang setelah mendengar aduan tentang keributan. Ia meminta maaf kepada para pelanggan dan membawa Scarlett ke ruangannya.

Hah, kamu itu karyawan baru tapi sudah berkali-kali memancing emosi pelanggan. Kalau begini terus, hutang ayahmu tidak akan selesai dicicil karena kamu sudah merugikan usahaku, ucap sang manajer sembari menghisap rokoknya.

Aku tidak berniat seperti itu, Om. Dia tadi sudah kurang ajar pegang-pegang paha, masa mau aku biarkan? Scarlett berusaha membela dirinya.

Lelaki yang akrab disapa Om Burhan itu menghela napas, lalu kembali menghisap rokoknya. Seharusnya kamu bisa menolak secara halus, tidak perlu sampai menonjok. Kalau dia lapor polisi bisa repot kita.

Sudah aku lakukan, Om. Orang itu memang keterlaluan, dikira semua karyawan di sini bisa dia beli untuk ditiduri.

Hah, ya sudahlah! Mungkin kamu memang tidak bisa aku pekerjakan di sini, kata Om Burhan pasrah.

Yah, Om... jangan seperti itu. Aku butuh pekerjaan ini, pinta Scarlett memelas.

Mau bagaimana? Kalau kamu tetap bekerja di sini, aku bisa bangkrut! jawab Om Burhan.

Scarlett menunduk, Ia sudah pasrah dengan keputusan manajernya.

Melihat Scarlett yang demikian membuat Om Burhan kasihan, Ia sebenarnya tidak tega membiarkan Scarlett sengsara. Tapi, ayah Scarlett sudah berhutang jumlah uang yang besar kepadanya.

Bagaimana kalau kamu bekerja sebagai pembantu? tanya Om Burhan.

Scarlett mengangkat kepalanya, Seperti ada secercah harapan yang tersisa.

Temanku bilang sedang butuh seorang pembantu, yang bisa bekerja dengan tekun dan telaten untuk mengurus kakek berusia tujuh puluh tahunan. Aku rasa kamu cocok dari pada bekerja di sini. Apalagi kakek itu dari keluarga kaya, gaji yang ditawarkan juga lumayan. Kalau kamu berminat, nanti gajinya dibagi dua. Sebagian untuk mencicil hutang ayahmu, kata Om Burhan.

Aku mau! Aku sanggup! jawab Scarlett mantap. Ia tahu hanya bermodalkan ijazah SMA, ia tidak bisa pilih-pilih pekerjaan. Om Burhan sudah sangat baik selama ini, memberinya pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan juga waktunya.

***

Ayo, turun! Ini rumahnya!

Teman Om Burhan mengajak Scarlett ke sebuah rumah besar, yang luasnya mungkin setara dengan lapangan bola. Saking besarnya sampai membuat ia tercengang, Rumah itu bagaikan istana dengan halaman dan taman yang luas.

Sebelah sini! ajak teman Om Burhan.

Scarlett mengikuti langkah kakinya, menuju bangunan yang terpisah dari bangunan utama. Dalam komplek rumah itu seperti terbagi menjadi beberapa bangunan yang berdekatan. Pelayan yang bekerja di sana bahkan memakai seragam yang bagus, menunjukkan betapa kayanya keluarga itu.

Mari masuk,

Seorang lelaki berpenampilan rapi menyambut kedatangan mereka, dan mempersilakan keduanya masuk ke dalam bangunan bergaya klasik itu. Di dalam ruangan, terdapat sebuah kamar yang nyaman. Seorang kakek terbaring di sana, dengan selang infus yang terpasang di tangan. Scarlett merasa kakek itu yang Om Burhan maksud, kakek yang akan dirawatnya.

Tuan, pelayan baru untuk Anda sudah datang, ucap lelaki itu.

Bersambung

Pilih Bab

CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Baca Novel Selengkapnya di

moboreader
Kini Tersedia Gratis
En-PD153
En-PD153
Dalam En-PD153, seorang putri keluarga terhormat dikhianati mantan pacar yang membawa wanita hamil. Menolak jadi selingkuhan, ia siap menghancurkan posisi sang billionaire gadungan tersebut. Baca billionaire romance novels dan modern novel penuh intrik ini di platform web novel kami.
En-PD154
En-PD154
Dalam En-PD154, dikhianati tunangannya setelah memenangkan arena, sang putri bos mafia membatalkan pernikahan demi membalas dendam. Nikmati mafia novel penuh aksi ini sebagai pilihan fiction books terbaik bagi pembaca romance stories yang mencari ketegasan karakter.
Jangan bermain-main dengan saya
Jangan bermain-main dengan saya
Dalam novel Jangan bermain-main dengan saya, seorang gadis dijual oleh ayahnya dan terpaksa menghadapi takdir sebagai istri pengedar narkoba. Ikuti kisah mafia penuh risiko ini melalui web novel yang menyajikan pilihan sulit antara kesetiaan dan pelarian dalam dunia romance stories.
Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
Dalam novel misteri Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku, seorang putri disiksa penculik hingga tewas demi melindungi ayahnya yang justru membencinya. Baca novel online gratis ini yang menyajikan kisah tragis penuh ketegangan, rahasia kelam, dan penyelidikan horor yang mematikan.
Kurang dari tiga
Kurang dari tiga
Dalam novel Kurang dari tiga, Raka berjuang mempertahankan posisinya sebagai kekasih Cherry yang lebih memprioritaskan Nadia. Hubungan modern ini penuh konflik kecemburuan yang membawa mereka pada situasi tak terduga. Baca romance novel ini untuk melihat pilihan sulit dalam kisah lgbt book ini.
Menjadi Orang Ketiga Dipernikahan
Menjadi Orang Ketiga Dipernikahan
Dalam Menjadi Orang Ketiga Dipernikahan, Mira Aditya terjebak perjodohan pahit dengan Rafiq Jaya yang memiliki istri rahasia. Menghadapi pengkhianatan di modern novel ini, Mira harus memilih antara bertahan atau mencari kebebasan. Baca kisah selengkapnya di romance novel penuh intrik ini.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.