Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Cinta Seroja
Cinta Seroja

Cinta Seroja

8.2
/ 10
Dalam romance novel Cinta Seroja, Seroja Wijaya harus menghadapi pahitnya perceraian setelah dijodohkan paksa. Kisah modern novel ini mengikuti perjuangannya menemukan kebahagiaan sejati saat bertemu kembali dengan Alzidan, teman masa kecilnya yang kini menetap di kota.

Ringkasan Cinta Seroja

Seroja Wijaya adalah kembang desa rupawan asal tanah Sunda yang lahir dari keluarga petani. Meski banyak pemuda desa hingga pria kota yang meminangnya, ia terus menolak karena belum siap berumah tangga. Suatu hari, ia terpaksa menerima perjodohan sang ayah dengan juragan sayur. Sayangnya, pernikahan itu berakhir dengan perceraian karena Seroja hanya merasakan kekecewaan. Takdir kemudian mempertemukannya kembali dengan Alzidan, kawan masa kecilnya yang lama menetap di kota. Pertemuan itu membawa kebahagiaan sejati hingga mereka memutuskan untuk menikah.
Selengkapnya

Cinta Seroja Bab 1

"Za kapan kau akan menyusul Sinta untuk menikah," tanya seorang teman yang beranama Resti.

"Huuh ... kau pikir nikah itu ajang perlombaan apa?" kalau belum menemukan yang cocok ya santai aja. Jodoh. Rezeki, maut sudah ada yang tentukan, dan nama jodoh kita sudah tertulis di sana nya," sahut gadis berjilbab kream itu.

"Iya sih, tapi kan kamu itu di gilai sama banyak laki-laki. Masa gak ada satu pun yang kau pilih, sayang loh ... ganteng-ganteng, kasep pisan lah, neangan nu kumaha dai ari Neng Eza atuh nya?" timpal teman yang satunya.

"Bukan cuma ganteng atau pun kasep. Tapi seseorang yang aku mau, jelas? udah ah, dah sore Eza pulang dulu ya. Takut dicari umi sama Abah kasian," Eza pulang meninggalkan teman-temannya.

"Hem ... si Eza teh cantik. Bunga desa, banyak yang mengejar mengemis cintanya. Tapi tak satupun yang dia terima, coba saya yang jadi pujaan para laki-laki. Pasti saya bahagia," gumam Resty sambil memeluk guling.

"Itu mah kamu, dia mah tidak begitu. Mungkin belum waktunya saja."

Eza sudah sampai di rumah yang lumayan sederhana. Langkah Eza terhenti oleh suaranya sang ibu, "Dari mana Neng jam segini baru pulang?"

"Eeh umi, kan Eza sudah bilang. Mau ke rumah Resty Mi, lagian sekarang, kan Eza pulang belum magrib juga," sahut Eza sambil mencium punggung tangan Bu Marni sang Bunda.

"Ya udah. Masuk atuh, ambil air wudu. Bentar lagi magrib," ujar Bu Marni lagi.

"Iya Umi, oya Abah ke mana?" tanya Eza pada uminya.

"Abah sudah pergi ke masjid, sama si Fikri," sahut Uminya.

Fikri adalah adik yang paling dekat dengan Eza, dan mereka tiga bersaudara, Eza berusia 23 tahun, Fikri 20 tahun, dan Zikri 15 tahun.

Selepas sholat magrib. Eza membaca ayat-ayat Allah, disudahi dengan membaca doa, meminta segala kebaikan.

"Eza mana Mi? suruh ke sini, kita ngobrol-ngobrol sebentar. Ada yang ingin Abah bicarakan," suara berat Abah Bani ya itu Abahnya Eza.

"Ada di kamar nya. Sebentar Umi panggilkan," lirih Bu Marni turun dari kursi butut nya hendak memanggil anak sulung mereka.

"Neng ... Neng Eza," Umi Marni mengetuk pintu kamar Eza yang tertutup.

"Iya Mi, ada apa? sebentar," Eza menyimpan mukena dan mengambil kerudungnya.

Pintu terbuka, Uminya berdiri di depan pintu menatap putrinya itu. "Ada apa Mi? kalau menyuruh Eneng makan, Neng masih kenyang Umi," rengek Eza sambil mengelus perutnya yang rata.

"Bukan, itu Abah katanya mau bicara. Mau ngobrol sama Neng," ucap Umi Marni dengan suara sangat lirih.

"Oh ..." Eza mengikuti langkah Uminya yang lebih dulu berjalan ke ruang tengah, menghampiri Abah. Suaminya Umi Marni.

"Ada apa Bah? asa rarewas ihh, apa Neng ada salah ya?" tanya Eza menatap sang ayah.

"Ah nggak. Abah mah cuma ingin ngobrol saja atuh sama Eza. Emangnya gak boleh?"

"Ya boleh atuh Bah," Eza mengembangkan senyumnya.

"Abah mau tanya. Neng sudah punya calon belum?" tanya sang Ayah memandangi putrinya yang menurut beliau sudah saatnya menikah. Memiliki pasangan hidup, yang akan menggantikan tanggung jawabnya sebagai Ayah.

Eza mengernyitkan dahinya heran. Mengapa Abahnya bertanya demikian? pacaran gak boleh. Gak di ijinkan, sekarang bertanya calon. "Em ... calon apa Bah, calon?" pura-pura gak ngerti.

"Kamu, kan sudah dewasa neng, masa mau melajang terus? Abah sudah tua adik-adik masih butuh biaya juga. Dengan usia Eza sekarang ini sudah sepantas nya menikah, kawan Eza juga sudah sebagian menikah. Sebentar lagi siapa? Sinta ya mau nikah juga dalam waktu dekat ini," lanjut Abah Bani.

"Tapi Bah ... Neng belum menemukan yang cocok buat Neng, kan Abah juga tahu menikah itu bukan ajang perlombaan. Butuh persiapan. Lahir maupun batin, jangan sampai kita memilih pasangan yang salah. Takut nantinya malah membuat sengsara," timpal Eza tidak kalah panjang lebar dari Abah nya.

"Emang nya Neng mau cari yang gimana atuh neng? setiap yang mau meminang selalu Eneng tolak. Abah malu Neng. Abah malu ..." rajuk Abah Bani sambil menggeleng, tak habis pikir dengan putri satu-satunya ini. Laki-laki yang seperti apa yang dia cari.

Eza melamun, dia sendiri tidak mengerti laki-laki yang gimana yang dia mau. Yang kaya, yang biasa, yang wajahnya cakep. Yang biasa saja, yang berpendidikan tinggi, hingga yang sederajat, yang alim sampai yang setengah preman, masih juga Eza tolak.

"Neng juga gak ngerti Bah," sambil menghela napas panjang, merasa bingung sendiri.

"Har ... ari Neng Eza sok ngabingungkeun," sambung sang Ibu.

Eza melirik Umi nya. "Kan Eza juga bingung, gak tau mau yang gimana Mi," sambil duduk menyangga dagunya.

Abah Bani dan Umi Marni saling pandang sesaat, kemudian Abah menyeruput kopi nya. "Gimana atuh kalau Abah saja yang pilihkan buat Eneng, dan kamu harus mau. Jangan bikin malu Abah, gimana?"

"Nggak tahu atuh Bah ah," sedikit cemberut.

"Loh ... gimana atuh. Kalau begitu mah bingung," Abah lagi-lagi menggeleng ....

Bersambung.

Pilih Bab

CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Baca Novel Selengkapnya di

moboreader
Kini Tersedia Gratis
Istri Pengganti
Istri Pengganti
Dalam novel Istri Pengganti, Zahra dipaksa menikah oleh Rayhan untuk menggantikan calon pengantinnya yang kabur. Terjebak dalam kesepakatan demi sebuah butik, Zahra harus menghadapi sifat dingin Rayhan. Baca romance novel ini di antara koleksi fiction books menarik lainnya.
Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
Dalam novel misteri Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku, seorang putri disiksa penculik hingga tewas demi melindungi ayahnya yang justru membencinya. Baca novel online gratis ini yang menyajikan kisah tragis penuh ketegangan, rahasia kelam, dan penyelidikan horor yang mematikan.
Misteri Ular Xaver
Misteri Ular Xaver
Misteri Ular Xaver adalah novel misteri modern tentang teror patung dewa ular yang meminta darah perawan demi awet muda. Demi melindungi rahasia masa lalu, sang anak terpaksa berbohong, memicu kutukan mengerikan pada ibunya. Temukan kisah horor menegangkan ini di novel web kami.
MY LOVELY LITTLE WIFE
MY LOVELY LITTLE WIFE
Dalam MY LOVELY LITTLE WIFE, Yuki menghadapi penolakan dari pria yang dijodohkan dengannya. Kesal disebut orang asing, ia menyusun rencana tak terduga untuk membalas pria tersebut. Simak kisah romance modern ini dalam daftar fiction books yang penuh kejutan dan intrik hubungan.
Penguasa Abadi Sepuluh Ribu Binatang
Penguasa Abadi Sepuluh Ribu Binatang
Dalam fantasy novel Penguasa Abadi Sepuluh Ribu Binatang, murid baru di Puncak Lundao memulai perjalanan kultivasi. Mengikuti jejak Wan Beast Immortal, mereka menghadapi tantangan dunia peri demi mencapai kekuatan puncak. Baca adventure story penuh aksi ini sebagai pilihan fiction fantasy novels pilihan.
Rahasia Gelap Sang Kekasih
Rahasia Gelap Sang Kekasih
Novel romantis misteri Rahasia Gelap Sang Kekasih mengisahkan kecurigaan yang muncul setelah sebuah pesan video larut malam dari sahabat memperlihatkan sosok wanita misterius. Detail pakaian dalam video tersebut memicu penyelidikan rahasia pacar sendiri. Baca novel online gratis sekarang.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.