Gema Serigala: Janji yang Diingkari dan Anak Serigala yang Hilang

Anak-anak beruang kami diberkati oleh Dewi Bulan, namun mereka tidak pernah menerima kasih sayang dari ayah mereka.

Rasa putus asa yang amat sangat tiba-tiba menyerbu ke dalam diriku.

Tepat saat aku hendak pingsan, sebuah suara menusuk memecah kesunyian.

Itu telepon saya, yang mengumumkan pesan teks baru.

Gambaran yang menyambutku adalah seorang wanita telanjang dan seorang pria di bawahnya.

Saya langsung mengenalinya—Eduardo.

Dia ada di mobil kami, melakukan seks oral pada cinta pertamanya, Paulina.

"Lidahnya tetap fleksibel seperti biasanya."

Pada saat itu, tubuhku terasa seperti ditusuk ribuan jarum.

Hatiku terasa sakit sekali!

Eduardo benar-benar telah mengkhianatiku.

Tetapi mengapa saya tidak merasakannya sebelumnya?

Saat aku terjatuh ke lantai, tiba-tiba rasa hangat mengalir melalui perut bagian bawahku.

Aku merasa anak-anakku hendak meninggalkanku.

Tidak, ini tidak mungkin terjadi!

Aku kumpulkan sisa tenagaku untuk menghubungi nomor Eduardo.

Satu-satunya mobil yang kami punya di rumah telah dibawa pergi olehnya, dan kini yang bisa saya lakukan hanyalah berdoa agar ia kembali untuk membawa saya ke rumah sakit.

Bagaimanapun, anak-anaknya juga—dia harus kembali untuk menyelamatkan kita.

Aku menghibur diriku dengan pikiran ini.

Namun setelah tiga belas kali menelepon, tetap tidak ada jawaban.

Rasa sakit di perutku bertambah hebat, memaksaku meringkuk kesakitan.

Saya tidak punya pilihan selain membayar biaya ambulans yang sangat mahal.

Namun setelah dua jam, ambulans masih belum tiba.

"Seseorang sedang berhubungan seks di dalam mobil." Dokter yang menangani melaporkan lewat telepon. "Jalannya sempit, dan kita tidak bisa melewatinya."

Mereka juga mengirimi saya sebuah video.

Dalam video tersebut, seorang pria jangkung melindungi seorang wanita telanjang, sambil dengan dingin memperingatkan dokter kawanan itu, "Tidak peduli siapa yang kau coba selamatkan, segera keluar dari sini..."

"Alfa? Kami menerima kontak darurat dari Luna Anda..."

Dokter kelompok itu berbicara dengan nada mendesak, tetapi kemudian disela oleh Eduardo.

"Ada urusan mendesak apa yang mungkin dia miliki? Dia hanya membuat keributan untuk mendapatkan perhatianku. Kalau dia menggangguku sekarang, itu hanya membuktikan kalau dia seorang Luna yang tidak berkualifikasi. Sudah kubilang, keluar dari sini sekarang..."

Akhirnya, para dokter terpaksa mengambil jalan memutar.

Empat jam berlalu sebelum ambulans akhirnya tiba.

Saat itu, keringat dingin dan darah telah menutupi seluruh tubuhku.

Air mata mengalir di wajahku saat aku berdoa dalam hati kepada Dewi Bulan, memohon agar dia melindungi anak-anakku.

Namun, tubuhku bertambah berat.

Tanganku hampir tidak bisa memegang telepon.

Namun sebelum aku kehilangan kesadaran, aku masih bisa merasakan detak jantung samar anak-anakku.

Namun saat aku terbangun, detak jantung lemah itu telah hilang sepenuhnya.

Dokter itu menatapku dan mendesah dalam-dalam. "Kami tidak dapat menyelamatkan anak-anakmu. Kalau saja kita tidak bertemu Eduardo. Dia sudah mengkhianati janji yang dia buat saat menjalin hubungan denganmu. Mungkin kehilangan anak-anak singa itu adalah cara takdir menunjukkan kebenaran kepadamu."

Pikiranku kosong.

Air mata mengalir dari sudut mataku, dan hatiku terasa seperti sedang dihancurkan.

Alpha-ku, yang dulu sangat kusayangi, telah menyebabkan kematian anak-anak singa kami.

Saat anak-anakku sekarat, ayahnya sedang bersama wanita lain dan berhubungan seks.

Mereka menyakiti anak-anak singaku sampai mati!

Aku kesulitan bernapas, tiba-tiba merasakan nyeri tajam di perutku.

Serigala dalam diriku mulai melolong lagi.

Saya dapat merasakan bahwa, pada saat ini, mereka sedang berhubungan seks lagi.

Pandanganku menjadi gelap, tetapi sebuah pertanyaan memenuhi pikiranku.

Mengapa sebelumnya aku tidak merasakan kecurangannya?

Mengapa tubuhku baru sekarang merasakan sakit ini?

Daftar Bab
Sesuaikan
Bab Berikutnya

Kamu Mungkin Juga Suka

Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.