Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Terpaksa Menikahi Kakak Ipar
Terpaksa Menikahi Kakak Ipar

Terpaksa Menikahi Kakak Ipar

9.1
/ 10
Dalam novel romance Terpaksa Menikahi Kakak Ipar, Kinan terjebak dilema antara tuntutan ibu dan label sosial. Demi masa depan keponakannya, ia harus menikahi Rangga. Simak kisah modern novel ini tentang pilihan sulit dan pengabdian keluarga dalam koleksi fiction books kami.

Ringkasan Terpaksa Menikahi Kakak Ipar

Hidup Kinan Maharani berubah drastis saat ia dipaksa menikahi Rangga, kakak iparnya sendiri. Keputusan ini diambil keluarga demi masa depan sang keponakan yang membutuhkan sosok ibu. Meski Rangga tampan dan mapan, Kinan merasa pernikahan ini tidak etis. Namun, ia tak kuasa melawan desakan sang ibu yang sangat tegas. Kinan kini terjebak dalam dilema besar: dianggap pembangkang jika menolak, atau dicap tidak tahu malu oleh tetangga jika menerima perjodohan ini.
Selengkapnya

Terpaksa Menikahi Kakak Ipar Bab 1

Perjodohan. Satu kata yang mungkin akan terdengar biasa saja bagi mereka yang memiliki sistem jadulisasi yang menjunjung tinggi akan nilai bakti pada orang tua yang telah merawat sejak dini. Meski perjodohan selalu terkait dengan era pre-boomer yang terkenal dengan sebutan zaman Siti Nurbaya, tetap saja sampai sekarang masih banyak yang menerapkan sistem tersebut.  

Terbukti, saat ini orang tuaku sudah meronrong dan memintaku agar ikhlas dan bersuka cita menyetujui keinginan mereka. Aku yang hidup di zaman milenial dengan segala kecanggihan dan modernisasi yang sudah berkembang dengan sangat cepat, dipaksa menerima pernikahan yang tercipta di jalur perjodohan.

“Aku nggak bisa, Ma,” tolakku sedikit meninggikan suara.

“Kami sudah sepakat.”

“Kami?” tanyaku tak mengerti maksud dari beliau.

“Mama Rangga juga sudah setuju.”

“Sebelum kalian menetapkan hal ini, seharusnya aku ditanya dulu, mau atau nggak? Ya, jelas aku nggak mau, dong. Masa nikah sama kakak ipar sendiri. Apa nggak ada laki-laki lain yang bisa jadi menantu Mama selain Mas Rangga?” protesku tak terima. 

Meski populasi di dunia ini sebagian besar adalah perempuan, tetap saja masih ada laki-laki lain yang mungkin akan bersedia menjadi suamiku.

“Kamu nggak kasihan sama Lala. Dia udah empat tahun lebih, lho, Nan. Udah masuk sekolah, takutnya teman-teman yang lain malah mengejek karena Lala nggak punya seorang ibu.” Mama kembali mengeluarkan jurus andalan, wajah memelas dengan nada suara yang sengaja dibuat pilu agar para pendengarnya merasa iba.

“Ya, kan, aku ada. Aku dipanggil bunda, kan? Ya, manfaatkan aku aja.”

“Ish, semakin bertambahnya usia, mereka bakal tahu kalo kamu cuma bibinya.”

Aku memutar bola mata jengah. “Pokoknya aku nggak mau nikah sama Mas Rangga. Titik nggak pake koma.”

“Kinan!” Suara dingin itu membuatku menegang. Bapak selalu saja membela mama. Beliau juga jajaran makhluk dingin yang mengalahkan dinginnya es batu pop ice Mang Tarya. 

“Pak, aku benar-benar nggak bisa.”

“Meski kamu menolak, semuanya sudah terencana. Minggu depan Rangga akan datang kemari melamar kamu.”

Aku menutup mata, berusaha menahan amarah yang hampir meledak. Segera kulangkahkan kaki masuk ke kamar dan menutup pintu dengan keras, agar kedua orang tuaku paham bahwa aku sedang tidak baik-baik saja.

Setelah kepergian Kinara, aku kerap dijodohkan dengan Rangga. Kukira keluargaku hanya bercanda, ternyata mereka benar-benar merealisasikannya. Ironis memang, tetapi itulah kenyataannya. Aku pernah berdoa agar suamiku kelak tak memiliki sifat dingin seperti ayah dan Mas Rangga. Namun, lagi-lagi Tuhan tak mengabulkan keinginanku. Mas Rangga justru lebih dingin dibanding ayah. Jika ayah diibaratkan kulkas berjalan, Mas Rangga justru seperti pegunungan Himalaya.

Aku tak paham dengan pikiran orang tua yang tak pernah update. Saat anak muda zaman sekarang ingin menikmati masa remaja dan memilih memperjuangkan karier, para orang tua justru berlomba-lomba menikahkan anaknya di usia yang menurutku masih belia. Padahal, sekarang zaman milenial, tetapi otak mereka masih saja stay di zaman pre-boomer, zaman yang masih menganut sistem jadulisasi dengan tingkat perjodohan yang tinggi.

Kumeraup ponsel pintarku, membaca beberapa pesan yang sudah sejak tadi tak kubuka. Ada beberapa pesan dari  Mela, grup cecunguk, grup kampus, grup keluarga, dan grup cara cepat melunasi utang. Tunggu! Sejak kapan aku masuk ke grup yang bersangkut pautkan utang piutang. Padahal, tak pernah sekali pun aku terjerat dalam lingkaran nano-nano yang disebut pinjam meminjam, apalagi pinjaman online yang bunganya mampu mencekik para pinjamers. 

Setelah menghapus grup pinjol tadi, aku beralih ke pesan Mela yang sejak tadi menanyakan keberadaanku. Aku baru tersadar bahwa hari ini geng cecunguk akan bertemu di salah satu kafe yang tidak jauh dari rumahku. 

***

“Lo dari mana aja, sih?” tanya Dewi dengan nada kesal. 

“Gue telat lima belas menit doang, Wi. Lo ngototnya nggak ketulungan. Apa kabar yang kemarin telat sampai sejam.” Aku kembali mengingatkan, siapa tahu dia lupa tentang kejadian tempo hari yang membuat kami harus rela membeli tiket yang baru, karena jadwal pemutaran film sudah dimulai, dan dirinya tak kunjung datang juga. Sebagai sahabat yang katanya setia kawan, kami memilih untuk tidak meninggalkannya.

“Macet, woi. Gue juga tanggung jawab, kan? Yang beli tiket nonton kalian siapa?”Mata Dewi melotot, “gue.” Ia menunjuk-nunjuk diri sendiri.

“Bukan masalah gitu, Wi. Waktu kita yang berharga malah sia-sia.”

“Eleh, lo di rumah juga cuma rebahan.” Lagi-lagi perdebatan yang tak berfaedah malah semakin memanas.

Mela memukul lenganku. “Udah, yang waras diam.”

“Jadi gue nggak waras, gitu?” pekik Dewi membuat yang lainnya tertawa. 

“Gue kan, nyuruh yang waras diam. Kalo lo waras, harusnya diam juga, Wi,” timpal Mela tak mau kalah. 

“Udah, bahas yang lain aja.” Rara menengahi. “Jadi ada masalah apa lo, Nan. Gue kayaknya denger dari tetangga kalau lo bakal nikah. Siapa yang berani ngelamar cewek bar bar kayak lo?”

“Asem banget lo, Ra.” Aku terdiam sejenak, membicarakan hal ini kepada mereka mungkin akan membuat beban di otak dan hatiku sedikit berkurang. “Tuh si Rangga,” lanjutku membuat mereka memperlihatkan ekspresi yang sama. Sama-sama bingung.

“Rangga siapa?” Rara melebarkan matanya.

“Kakak ipar lo?” jerit Dewi membuatku mengangguk.

“Gila bener.”

Ya, aku setuju dengan mereka. Fakta ini memang terdengar sangat Gila. Kakak ipar yang dulunya dianggap saudara, kini akan diajak menikah. Orang yang dulunya selalu dipanggil kakak, akan berubah status menjadi pasangan suami istri. Membayangkannya saja sudah membuatku bergidik ngeri.

“Berarti lo nikah sama dosen killer, dong.” Tawa Rara menggelegar. Definisi sahabat sejati sepertinya memang begitu. Hobi menertawakan segala musibah yang menerpa sahabat sendiri. 

Sebenarnya itu semua bukanlah kebetulan. Kinara yang dulunya merekomendasikan kampus itu padaku. Katanya, dengan adanya Rangga, aku akan terjaga dan tidak macam-macam. Meski sedikit bar-bar aku juga tahu yang mana baik dan buruk. Tujuan kuliah, ya, untuk belajar bukan untuk nongkrong sana sini. 

“Gue harus gimana? Mau nolak, tapi gue takut durhaka.”

“Ya, terima aja. Lumayan dapet cowok good looking.”

“Gue mending milih yang biasa aja, tapi penyayang dan hangat, daripada cowok kayak dia. Sudahlah cuek, dingin, muka datar lagi,” omelku tak terima dengan kenyataan.

“Yaelah terima aja kali, Nan. Pak Rangga tuh paket lengkap. Udah ganteng, mapan, mateng lagi. Pokoknya definisi duren mateng sesungguhnya.”

“Idih, lo aja, Ra. Gue mah ogah. Kayak nggak ada cowok lain aja. Emak gue kayaknya nggak mau nerima menantu selain Rangga, deh,” simpulku. 

Aku benar-benar tak tahu pemikiran para orang tua. Bagaimana bisa kedua keluarga itu memikirkan tentang perjodohan ini. Tunggu! Apa Rangga juga ikut-ikutan setuju? Eii, sepertinya tidak. Laki-laki itu tak mungkin menginginkan perjodohan ini. Aku akan menanyakan hal ini jika bertemu dengannya. Aku harus memastikan bahwa perjodohan ini dibatalkan oleh kedua belah pihak. Ya, sepertinya hanya ini jalan satu-satunya yang bisa membuat kami tak menikah. 

Alasan utama yang membuatku tak setuju bukanlah siapa yang akan menjadi pasanganku, tetapi aku benar-benar takut memulai suatu hubungan yang disebut pernikahan. Aku takut, tak bisa sesabar Kinara. Aku takut tak bisa menjadi istri yang patuh pada suami, dan aku takut menghadapi malam pertama yang katanya menyakitkan. Poin terakhir sepertinya menjadi ketakutan yang tak berani kubayangkan.

Pilih Bab

CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Baca Novel Selengkapnya di

moboreader
Kini Tersedia Gratis
Godaan Liar Sang Ustazah
Godaan Liar Sang Ustazah
Dalam romance modern berjudul Godaan Liar Sang Ustazah, seorang wanita menghadapi dilema moral dan rindu yang rumit. Kisah ini mengeksplorasi sisi gelap kehidupan dan pencarian jati diri. Temukan realita tersembunyi dalam web novel ini sebagai pilihan fiction books dewasa yang reflektif.
Istri Untuk Suamiku
Istri Untuk Suamiku
Dalam romance novel Istri Untuk Suamiku, Fatma menghadapi kanker stadium 4 dan kemandulan. Ia mendesak Satria menikah lagi demi keturunan, meski harus menghadapi kenyataan pahit tentang perasaan suaminya. Temukan kisah pengorbanan ini saat Anda read books online free di platform kami.
Jadi Wanita
Jadi Wanita
Dalam novel fantasy modern Jadi Wanita, Artisa nekat mengubah tubuh putranya, Sota, demi membuang sifat malasnya. Sota harus menghadapi transformasi drastis ini untuk bertahan hidup. Baca kisah unik ini di webnovel kami, pilihan tepat bagi pencinta fiction fantasy novels terbaik.
Jebakan Cinta SANG MANTAN
Jebakan Cinta SANG MANTAN
Dalam romance novel Jebakan Cinta SANG MANTAN, Nada nekat menjebak Ivander dalam pernikahan modern demi menebus dosa masa lalu. Di tengah kebencian yang mendalam, mampukah pengorbanannya meluluhkan hati sang mantan? Simak kisah penuh intrik ini di web novel kami sekarang.
Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
Dalam novel misteri Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku, seorang putri disiksa penculik hingga tewas demi melindungi ayahnya yang justru membencinya. Baca novel online gratis ini yang menyajikan kisah tragis penuh ketegangan, rahasia kelam, dan penyelidikan horor yang mematikan.
Mafia In The Night
Mafia In The Night
Dalam Mafia In The Night, William memburu pelaku pengkhianatan yang menewaskan ayahnya. Di tengah aksi balas dendam dan misteri fitnah keluarga, ia harus menghadapi polisi wanita yang menghalangi misinya. Baca mafia novel penuh petualangan ini di webnovel untuk mengungkap kebenaran.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.