Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Terjerat Cinta Kakak Ipar
Terjerat Cinta Kakak Ipar

Terjerat Cinta Kakak Ipar

8.0
/ 10
Dalam novel Terjerat Cinta Kakak Ipar, Ayunindira Santi harus memenuhi wasiat terakhir kakaknya untuk menikahi sang kakak ipar demi perlindungan. Jelajahi kisah modern novel ini tentang komitmen dan takdir. Baca romance stories ini selengkapnya hanya di platform web novel kami.

Ringkasan Terjerat Cinta Kakak Ipar

Kehidupan Ayunindira Santi berubah drastis saat dirinya terjepit situasi pelik yang tak terelakkan. Sebagai yatim piatu, ia tak memiliki pilihan selain menuruti wasiat terakhir kakak kandungnya. Santi diminta untuk menikah dengan suami sang kakak demi alasan perlindungan dan keamanan dirinya. Kini, ia harus beradaptasi menjalani biduk rumah tangga bersama pria yang sebelumnya adalah kakak iparnya sendiri. Akankah pernikahan penuh keterpaksaan ini berujung pada kebahagiaan?
Selengkapnya

Terjerat Cinta Kakak Ipar Bab 1

"Emak pengen liat Santi menikah," suara Kanya menyapa begitu ia keluar dari kamar Sumi, ibunya.

Santi hanya tertunduk, menatap nanar ke arah segelas air teh tawar hangat yang tak kunjung diminumnya. Sementara Kanya, sang kakak langsung mengambil posisi duduk disamping adiknya itu.

"Dek," panggil Kanya karena Santi yang tak kunjung bersuara.

"Santi gak pernah pacaran, mbak. Santi gak punya kandidat laki-laki yang bisa dijadikan suami, lantas Santi harus gimana? Santi gak siap menikah dan gak mungkin nikah dalam waktu cepat," jawab Santi akhirnya. Walaupun dengan suara yang tercekik karena susah payah menahan tangisnya. "Emak udah setengah sadar, Mbak. Yang saat ini berlomba sama Santi bukan soal siapa yang cepat menikah, tapi yang saat ini yang berlomba sama Santi itu umurnya emak. Kemungkinannya cuma dua, Santi yang lebih dulu menikah, atau Emak yang lebih dulu tiada."

Sebutir air mata meleleh dari pelupuk mata Santi dan membasahi pipinya. Hatinya berdesir perih, dan dadanya terasa begitu sesak sehingga Santi harus menumbuk dadanya beberapa kali, sembari berharap rasa sesak itu segera hilang.

Bayangan kematian ibunya benar-benar menyakiti Santi, terlebih lagi keadaan Sumi yang terlihat sudah setengah sadar. Seolah saat ini Santi dan Kanya sedang menghitung mundur usia ibunya sendiri.

"Dek...." Kanya mengulurkan tangannya untuk mengusap lembut bahu Santi. "Dulu Mbak juga gak punya pacar. Mbak dijodohkan dengan Mas Adipati karena wasiat almarhum Bapak yang pengen liat anak perempuan pertamanya menikah... Bapak waktu itu pengen jadi wali nikah buat Mbak. Kali ini Emak pengen lihat kamu nikah dulu, dek... apa kamu tega gak mau mengabulkan permintaan Emak? Seperti kata kamu, saat ini kita sedang berlomba sama umurnya Emak. Mumpung Emak masih ada, mumpung Emak masih bisa melihat, kamu masih punya kesempatan buat nikah dan mengabulkan permintaan Emak, dek."

Dengan wajah yang berurai air mata, Santi mendongak dan menatap wajah kakaknya.  "Mbak sendiri bagaimana? Bahagia dengan pernikahan Mbak? Mbak cinta sama Mas Adipati?" tanya Santi bertubi-tubi  dengan suara parau.

Santi meminta validasi. Apakah pernikahan tanpa cinta yang didasari karena perjodohan akan berujung mulus. Santi perlu bukti.

"Mas Adipati baik, dek. Dia suami yang sempurna. Mbak akhirnya bisa cinta sama dia, dan rumah tangga kami baik-baik saja. Dijodohkan itu gak semengerikan yang kamu pikirkan. Kamu mau ya, nurutin maunya Emak? Supaya kamu gak menyesal kalo pun nanti Emak pendek umur."

"Lalu Mas Adipati sendiri gimana? Dia cinta sama Mbak?"

"Mas Adipati menghargai Mbak sebagai istrinya."

"Itu artinya dia gak cinta sama Mbak," pungkas Santi dengan pedih. Air mata kian mengalir deras membasahi pipinya. "Santi gak mau dijodohkan, Mbak... Santi gak siap. Santi gak akan sanggup kalo harus hidup sama laki-laki yang sama sekali gak cinta sama Santi. Kalo Mbak punya Mas Adipati yang bisa menghargai Mbak sebagai istrinya, suami Santi nanti belum tentu akan sebaik itu. Gimana kalo-"

"Emak ngorok," ujar Adipati tiba-tiba menyela percakapan di antara Santi dan Kanya.

Pria jangkung dengan paras tampan itu melayangkan tatapan paniknya pada Kanya dan Santi secara bergantian.

"Kanya... Santi... Emak sudah di ambang usianya. Emak sudah ngorok," lanjut Adipati mengulangi ucapannya.

Sontak, Kanya dan Santi pun berjingkat bangun dari duduknya dan langsung berlari tergesa-gesa masuk ke dalam kamar.

Nyawa sudah berada di kerongkongan. Sumi terus ngorok dengan mata yang tertutup begitu rapat, seperti enggan untuk kembali terbuka. Sumi sudah tuli, ia tak mendengar teriakan putus asa dari Santi yang memintanya kembali bangun dan Sadar.

"Emak... Emak jangan gini. Emak jangan tidur, Mak... bangun! Mak bangun!" pekik Santi yang berusaha membangunkan sang ibu dengan menepuk-nepuk pelan pipinya.

Lalu tiba-tiba Sumi berhenti ngorok, dan langsung tekulai lemas begitu saja sehingga Adipati beringsut naik ke atas ranjang. Mengecek napas juga nadi Sumi, untuk kemudian ia pun berakhir dengan berkata-

"Innalillahi wa innailaihi rojiun. Emak sudah berpulang."

***

Usai  pemakaman Sumi, Santi pada akhirnya diboyong pergi oleh Kanya dan Adipati. Kini ia jadi yatim piatu. Satu-satunya ibu yang ia punya, kini sudah tiada.

"Jangan banyak melamun, tidak baik. Emak sudah tenang, Santi. Emak udah gak sakit lagi," ucap Adipati menenangkan. Ia mengusap puncak kepala Santi untuk menyadarkan remaja 18 tahun itu dari lamunanya.

Santi diam. Ia tak bersuara, tapi kemudian ia menyeka air matanya. Sementara Adipati menarik kembali tangannya menjauh dari kepala Santi.

"Lebih baik kamu segera ke kamar. Istirahat. Menangis boleh saja, tapi jangan terlalu berlebihan. Kasihan Emak, beliau sudah tenang. Jangan sampe air mata kamu malah memberatkan urusan Emak di alam sana," lanjut Adipati menambahkan.

Setelahnya pria itu pun beranjak pergi meninggalkan Santi seorang diri. Perlahan, Santi pun melangkah gontai, menyeret tas ranselnya menuju ke arah kamar yang disediakan.

Kamar yang sangat besar. 2 kali lipat lebih besar dari kamarnya di rumah orang tuanya. Ah, tak aneh sebenarnya. Adipati bekerja di pertambangan minyak di tengah laut sana, entah laut mana, Santi tak pernah tahu. Yang ia tahu dari cerita Kanya hanyalah kondisi di mana Adipati jarang sekali pulang karena pekerjaannya, tetapi punya gaji yang sangat besar.

Di dalam kamar itu, Santi merebahkan tubuhnya. Menatap nanar langit-langit kamar yang cerah karena lampu cantik yang membuatnya terang, berbanding terbalik dengan suasana hatinya yang justru kelabu.

Air mata kembali meleleh dari sudut matanya. Kali ini tanpa isakan. Santi menangis dalam diam,  mengingat betapa rindunya ia pada sang ibu, tapi ibunya kini sudah terlalu jauh.

"Emak perginya terlalu jauh. Santi gak kuat," cicit Santi nelangsa. Sebutir air mata pun meleleh dari sudut matanya.

Suara ketukan pintu kemudian terdengar, tapi Santi enggan beranjak. Ia tetap bergeming di tempatnya, pura-pura tak mendengar apapun.

"Dek... Santi... ini, Mbak." Suara Kanya memanggil dari luar.

Santi diam.

"Mbak masuk ya," tambahnya lalu kemudian membuka pintu dan melangkah masuk begitu pintu kamar itu kembali ia tutup dan kunci dari dalam. Entah untuk alasan apa.

Setelahnya, dengan hati-hati Kanya mengambil posisi duduk ditepian tempat tidur. Ia mengulutkan tangannya untuk mengusap lembut puncak kepala Santi dengan penuh sayang, sementara matanya menatap sendu ke arah adiknya itu.

"Mbak," cicit Santi dengan suara parau. Kali ini ia bersuara memanggil kakaknya.

"Iya?"

"Kalo aja waktu bisa diulang. Rasanya Santi gak masalah menikah dengan siapapun, asal Emak bisa liat Santi nikah dulu. Tapi, sayangnya Santi gak punya cowok manapun yang bisa dijadikan suami. Emak gak bisa liat Santi nikah karena Santi gak punya jodoh," sesal Santi. Ia bahkan mulai menyalahkan dirinya sendiri.

"Menurut Santi, mas Adipati itu orang yang gimana?" tanya Kanya tiba-tiba, tanpa sekalipun mengindahkan ucapan putus asa dari Santi.

Ditanya seperti itu, Santi pun menoleh. Ia menatap tepat di mata Kanya, mencari-cari alasan kenapa Kanya bertanya seperti itu. Tapi ia tak menemukan alasan apapun. Mata Kanya tak terbaca olehnya.

"Mas Adipati orang yang baik. Dia juga bertanggung jawab, menghormati Mbak, dan penyayang."

"Menurut kamu, mas Adipati itu ganteng apa enggak?"

"Ganteng, makanya Mbak bisa cinta," tandas Santi sedikit menyisipkan godaan dalam nada bicaranya. Seolah lupa dengan segala sedih yabg tadi sempat melandanya.

Kanya tersenyum tipis mendengar jawaban dari adiknya itu. Ia kemudian beralih mengusap pipi Santi, sebelum tiba-tiba berkata-

"Kalau kamu menikah dengan Mas Adipati saja, gimana? Mbak ridho kalo berbagi suami sama kamu."

Pilih Bab

CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Baca Novel Selengkapnya di

moboreader
Kini Tersedia Gratis
Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa
Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa
Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa adalah romance novel tentang Nalula yang dikhianati kekasihnya saat terpuruk. Dengan dukungan keluarga billionaire kandungnya, ia memulai misi balas dendam. Simak kisah serunya di web novel ini untuk melihat takdir akhir sang pengkhianat.
Dinodai keluarga suami
Dinodai keluarga suami
Dalam romance novel Dinodai keluarga suami, Anisa Rahma terjebak di rumah Seno Bagaskara. Di tengah kemewahan billionaire romance books ini, ia harus menghadapi ancaman dari ipar dan adik suaminya sendiri. Akankah Anisa mampu bertahan dari pengkhianatan ini? Baca selengkapnya di webnovel ini.
I Fall Endlessly
I Fall Endlessly
Dalam novel I Fall Endlessly, Neva Zetrix berjuang mempertahankan bayinya di hadapan Brian Anderson. Kisah romance novel ini mengikuti pengorbanan Neva menghadapi sang konglomerat dalam balutan billionaire romance books yang penuh tekanan hidup dan pilihan sulit di dunia modern.
Istri Untuk Suamiku
Istri Untuk Suamiku
Dalam romance novel Istri Untuk Suamiku, Fatma menghadapi kanker stadium 4 dan kemandulan. Ia mendesak Satria menikah lagi demi keturunan, meski harus menghadapi kenyataan pahit tentang perasaan suaminya. Temukan kisah pengorbanan ini saat Anda read books online free di platform kami.
Menjadi Orang Ketiga Dipernikahan
Menjadi Orang Ketiga Dipernikahan
Dalam Menjadi Orang Ketiga Dipernikahan, Mira Aditya terjebak perjodohan pahit dengan Rafiq Jaya yang memiliki istri rahasia. Menghadapi pengkhianatan di modern novel ini, Mira harus memilih antara bertahan atau mencari kebebasan. Baca kisah selengkapnya di romance novel penuh intrik ini.
MENYUSUI MAFIA KEJAM
MENYUSUI MAFIA KEJAM
Dalam MENYUSUI MAFIA KEJAM, Alena Adriani terjebak sebagai jaminan utang orang tuanya pada penguasa kriminal. Mafia novel ini mengisahkan perjuangan Alena mencari jawaban di balik pengkhianatan keluarganya. Baca romance novel penuh aksi ini untuk mengungkap rahasia masa lalu yang kelam.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.