Takdir Yang Salah

Amelia Safitri

saya biasa di panggil Amel, kehidupan ku biasa saja sama seperti yang lainnya,,aku juga tidak terlalu terkenal di lingkungan sekolah, karena memang aku bukanlah murid berprestasi,, Aku  senang sekali dari awal sekolah aku telah jatuh hati pada laki" yang bernama Alif Pratama,

Alif sangat membuat aku tertarik,dan membuat aku tertantang untuk memilikinya,tetali Alif tidak pernah merrspon ku sama sekali..itu membuat ku sanagt jengkel terhadapnya,tetapi itu tidak mematahkan semangatku untuk mendapatkan Nya..aku merasa mendapat tantangan baru..

dari awal memang akulah yang berusaha kuat untuk mendekati Alif,dan banyak sekali anak'' yang mencemooh ku..karena aku di bilang perempuan yang tidak punya harga diri.karena  mengejar laki"

Au tidak ambil pusing dengan semua omongan orang terhadap ku,yang penting aku bisa mendapatkan apa yang aku mau,jujur aku merasa sangat malu saat Alif menolak menjadi pacar ku.

Alif bukanlah satu-satunya cowok yang pernah aku inginkan,tetapi bedanya..kalau dulu orang" yang mendekatiku dan memintaku untuk menjadi pacarnya,bahkan ada yang sampai rela bertengkar demi mendapatkan Aku,,aku sangat senang di perebutkan seperti itu,banyak yang iri melihat ku di perbutkan oleh banyak laki"..

bhkan sampai ada yang menusuhiku karna itu..dan sekali lagi aku tidak ambil pusing sama sekali. dan waktu itu aku berkenalan dengan Alif, karena teman sekelas ku mengenalnya. aku meminta nya untuk mengenalkan aku pada Alif..

"Lif,kenalin temen gue..namanya Amel,kata siva"

Alif menoleh dan tersenyum ke arahku,,"

"hai. Aku Alif. salam kenal ya!"ucapnya kepada ku..

rasanya aku mau meleleh mendengar suaranya.. sampai" aku tidak menyambut uluran tangannya,,

"ish...kamu kenapa sih mel?? terpesona gak harus begitu juga kali.."ucap Siva mengejek ku.."

"eh iya..kenalin aku Amel,senang bisa berkenalan dengan mu Alif" jantung ku rasanya mau coput setelah bersalam-salaman dengan Alif..

kmi sam" masih murid kelas satu di sekolah yang ssma..dan aku sangat merasa beruntung,,karena waktu pembagian kelas..aku ternyata di masukkan ke dalam kelas yang sama dengan Alif.. sungguh itu semua adalah sebuah kebetulan yang membuat ku gembira.

Aif memasuki kelas bersama dengan teman-teman lainnya,,aku mencari tempat duduk terdekat di mana Alif juga memilih duduk di sana..biar aku bisa  melihat alif lebih dekat..

ekspektasi ku terhadap alif sangat lah besar,, Alif adalh anak yang sangat baik,dan welcome kepada semua teman yang mau berteman dengannya..banyak cewek-cewek yang mau mendekati alif..tetapi mereka harua menahan perasaan sendiri,, karena satupun belum owrnah mengungkapkan nya langsung kepada Alif..

keinginan ku Merasa menjadi lebih besar ketika Aku mengetahui kalau Alif tidak menerima semua perempuan yang berusaha untuk mendekatinya.dan aku sangat berharap Alif mau menjadi pacarku..

***

pada suatu hari. aku sudah menetapkan keinginan ku untuk mengatakan perasaan ku sesungguhnya kepada Alif hari ini juga.. apapun yang di Jawabannya nanti terserah saja..yang penting alu bisa membebaskan rasa ingin tahu dan Alif tahu perasaanku sebenarnya kepada Alif.

jam pulang sekolah***

"lif. tunggu..ucapku memanggilnya

dia menengok ke arah ku..

"ada apa Mel?

"Lif..aku mau ngomong sesuatu sama kamu,,apa bisa kita berbicara sebentar??

"ada apa Amel??apa ada yang penting??'" ucap Alif

"menurut ku ini sangat penting,dan tidak bisa di bicarakan di tempat seperti ini"

Alif mungkin bingung karena penjelasan ku . tetapi aku tetap bertekad untuk menyelesaikan kan tentang urusan perasaanku hari ini juga kepada Alif.

" tolong ikutin aku sebentar Alif, aku janji ini tidak akan lama dan ini sangat penting bagi hidupku. please Alif "

Alif  seperti sedang menimbang Bagaimana harusnya dia menjawab pertanyaanku, Setelah lama dia berpikir akhirnya Alif menjawab

""baiklah Amel, Tapi tolong jangan lama-lama ya soalnya aku ada urusan lain yang sangat penting dan tidak bisa aku tinggalkan begitu saja "

"" Iya Alif, Terima kasih ya kamu telah mau mengikutiku" dan saat itu juga kami pun pergi ke sebuah cafe yang ada di sekitaran sekolah dan aku menyuruh Alif untuk membawa motorku, Alif sengaja memarkirkan motornya di parkiran sekolah dan menitipkannya kepada satpam. akupun merasa sangat bahagia karena aku aku bisa duduk berdua berboncengan seperti ini dengan lelaki yang sangat aku kagumi.

***

sesampainya di cafe itu aku dan Alif mencari tempat duduk yang masih kosong, karena Cafe ini selalu saja ramai dikunjungi oleh anak sekolah seperti kami ketika jam pulang sekolah. aku mengajak Alif untuk duduk di suatu tempat yang yang agak tersembunyi dan tidak kelihatan dari depan ataupun dari belakang.

"" Amel, Sebenarnya apa yang ingin kamu bicarakan denganku? " aku melihat Alif yang sangat tidak nyaman karena berada berdua di dalam Cafe bersamaku, mungkin saja ini kali pertamanya Alif pergi berdua dengan perempuan. "

" jangan terlalu panik begitu Alif, Mari kita pesan minuman dulu supaya agak tenang dan aku bisa langsung bicara kepadamu. "

""tidak terima kasih Amel, aku tidak aus untuk sekarang ini."

"" tetapi aku aku akan tetap ap memesankan kamu minuman Alif, Mana mungkin kamu tidak haus karena sepanjang perjalanan ke sini hari sangat panas dan cuacanya juga tidak memungkinkan untuk kamu mengatakan kalau kamu tidak haus. Kenapa silit Kamu terlihat sangat kaku kepadaku? "

"" itu hanya perasaanmu saja Amel, aku merasa biasa saja kepadamu Bahkan aku sama-sama memperlakukanmu dengan teman-teman lainnya. jangan merasa seperti itu karena belum tentu apa yang aku pikirkan sama dengan yang kamu pikirkan. "

"" semoga saja apa yang aku katakan kepadamu tidak mempengaruhi penilaianmu kepada aku dan kamu malah tambah menjauhiku Alif"

" Sebenarnya apa yang ingin kamu ketahui dan kepada ku Amel,? jujur sekali aku sangat penasaran dengan apa yang ingin kamu katakan kepadaku, dari tadi aku menunggumu untuk mengatakan hal yang ingin kamu katakan kepadaku tetapi sepertinya kamu selalu mengeluh waktu sehingga aku menjadi menebak-nebak apa yang sebenarnya yang ingin kamu sampaikan itu itu "

" Ya ampun Alif, Kenapa sih kamu tidak sabaran banget? tunggu kek sampai minumannya datang dan aku pasti akan langsung cerita sama kamu, tidak mungkin aku cerita sama kamu dalam keadaan harus begini Alif. Bisakah kamu menunggu sebentar saja?

" Aku tidak suka menunggu Amel, dari tadi aku kan sudah bilang sama kamu kalau sebenarnya aku ada urusan yang penting dan tidak bisa aku tinggalkan sama sekali, tetapi kamu malah mengulur-ulur waktu untuk segera menyampaikan apa yang akan kamu katakan. aku harus pulang sekarang Amel aku sudah tidak bisa menunggu lagi

Aku sungguh merasa geregetan karena sifat Alif yang sangat tidak sabaran, Aku bukannya Ingin mengeluh waktu tetapi aku hanya ingin mengumpulkan keberanian untuk mengatakan apa yang sebenarnya aku rasakan terhadapnya. setelah aku merasa agak tenang dan aku siap untuk mengatakan hal yang ingin aku katakan akupun berkata

"" Alif, Maukah kamu menjadi pacarku? Aku sangat mencintaimu dan aku tidak ingin ada orang lain yang mau mendekatimu selain aku "?

" apa????

Lanjutkan Membaca
Baca Novel Selengkapnya di Moboreader
UBuka Semua Bab
Buka Situs Resmi
Daftar Bab
Sesuaikan

Kamu Mungkin Juga Suka

Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.