Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Suami Yang Menolak, Hati Yang Hancur
Suami Yang Menolak, Hati Yang Hancur

Suami Yang Menolak, Hati Yang Hancur

9.3
/ 10
Dalam romance novel Suami Yang Menolak, Hati Yang Hancur, Almira terjebak pernikahan paksa dengan miliarder Adrian Elvano demi nama baik. Adrian yang dingin menutup hati akibat trauma, membuat Almira harus memilih: bertahan atau pergi keluar negeri. Baca kisah billionaire romance books ini sekarang.

Ringkasan Suami Yang Menolak, Hati Yang Hancur

Almira terjebak pernikahan paksa dengan Adrian Elvano, ayah murid lesnya, akibat kesalahpahaman di sebuah hotel. Meski Adrian menolak keras, tekanan keluarga besar demi martabat nama baik membuat janji suci tetap terucap. Hidup Almira kian menderita karena sikap dingin Adrian yang trauma akan masa lalu dan enggan membuka hati kembali. Dianggap beban dan diabaikan sebagai istri, Almira kini bimbang antara bertahan dalam luka atau pergi mengejar beasiswa ke luar negeri.
Selengkapnya

Suami Yang Menolak, Hati Yang Hancur Bab 1

Suara langkah kaki yang tergesa-gesa memantul di lantai marmer hotel bintang lima itu. Almira nyaris berlari menyusuri koridor panjang sambil menggenggam erat ponselnya. Jemarinya bergetar, bukan hanya karena tubuhnya lelah setelah mengajar les privat seharian, tetapi juga karena ada perasaan tak nyaman yang sejak tadi menggelayut di dadanya.

"Nomor kamarnya... 1205," gumamnya lirih sambil melirik catatan kecil yang dikirimkan temannya lewat pesan. Katanya, kamar itu kosong dan bisa dipakai sebentar untuk istirahat sebelum ia kembali ke rumah kos.

Saat pintu terbuka, udara dingin dari pendingin ruangan menyambutnya. Tanpa pikir panjang, Almira masuk, menutup pintu, lalu menurunkan tas ransel dari bahunya. Ia terlalu lelah untuk memeriksa keadaan sekeliling. Yang ia pikirkan hanya rebahan sebentar sebelum perjalanan pulang yang masih panjang.

Namun, begitu ia merebahkan tubuh di atas ranjang king size itu, kelopak matanya berat. Ia memejam, hanya ingin istirahat beberapa menit. Entah berapa lama ia tertidur, tetapi suara pintu terbuka tiba-tiba membuatnya terlonjak.

Seorang pria tinggi dengan jas hitam elegan berdiri di ambang pintu, wajahnya menyiratkan keterkejutan bercampur amarah. Matanya tajam menatap Almira yang masih kebingungan.

"Apa yang kau lakukan di kamarku?" suaranya rendah, namun cukup menusuk.

Almira terperanjat. "Kamar... kamar ini? Aku... aku pikir-"

Belum sempat ia menyelesaikan kalimatnya, langkah kaki lain terdengar. Seorang wanita paruh baya dengan penampilan mewah masuk, diikuti oleh seorang perempuan tua dengan tongkat berlapis ukiran perak. Mata mereka membelalak melihat pemandangan itu: seorang pria dewasa dan seorang perempuan muda di satu kamar, di atas ranjang yang sama.

"Adrian Elvano! Apa yang terjadi di sini?!" suara wanita paruh baya itu-Mami Adrian-meledak.

"Apa yang kalian pikirkan?!" Nenek Adrian ikut bersuara, suaranya tajam meski bergetar.

Adrian mencoba menjelaskan, "Ini tidak seperti yang kalian bayangkan. Dia-"

Namun, Mami-nya memotong dengan nada tegas. "Tidak ada alasan yang bisa membenarkan ini. Kita harus menjaga nama baik keluarga. Kalian akan menikah."

"Apa?!" Adrian dan Almira bersuara hampir bersamaan.

"Aku tidak akan menikah!" Adrian menatap mereka dengan ekspresi marah. "Ini salah paham!"

Nenek menghela napas panjang, tatapannya penuh wibawa. "Kau pikir publik akan peduli itu salah paham? Foto kalian sudah beredar. Ada yang memotret kalian dari luar pintu. Besok pagi, semua orang akan tahu. Satu-satunya cara memperbaikinya adalah pernikahan."

Almira menelan ludah. Kepalanya pening mendengar kata-kata itu. Foto? Pernikahan? Ia bahkan baru tahu pria ini bernama Adrian, dan tahu-tahu... mereka akan dipaksa menikah?

Tiga minggu kemudian, pernikahan itu benar-benar terjadi.

Gaun putih yang dikenakan Almira terasa seperti pakaian pinjaman yang terlalu berat. Senyumnya dipaksakan, langkahnya kaku. Di sampingnya, Adrian berdiri tegap dalam setelan jas hitam, namun wajahnya sedingin marmer. Tatapan matanya kosong, seolah pernikahan ini hanyalah sebuah formalitas yang tak ada artinya.

Saat penghulu mengucapkan ijab kabul, suara Adrian terdengar datar. Tidak ada getaran emosional, tidak ada senyum sekilas pun. Sementara itu, tangan Almira dingin, jantungnya berdegup tak karuan.

Sesudah acara, mereka tidak berbicara banyak. Bahkan ketika masuk ke mobil yang akan membawa mereka pulang ke rumah Adrian, keheningan menggantung seperti kabut tebal.

Rumah Adrian Elvano berdiri megah di atas tanah yang luas. Dindingnya menjulang, dengan pilar-pilar besar yang mengesankan kemewahan klasik. Tapi begitu Almira melangkah masuk, ia tak merasakan kehangatan rumah-hanya dingin yang menusuk, sama seperti tatapan pemiliknya.

Keesokan paginya, Almira bangun lebih awal. Ia mencoba menata meja makan, berpikir mungkin itu bisa sedikit mencairkan suasana. Namun saat Adrian turun, ia hanya melirik sekilas, lalu duduk tanpa berkata sepatah kata pun.

"Selamat pagi," sapa Almira hati-hati.

Adrian hanya mengangguk tipis.

Tak tahan dengan kebekuan itu, Almira mencoba bicara lagi. "Aku... tahu ini bukan yang kau inginkan. Aku juga tidak menginginkan ini. Tapi... kita terpaksa, jadi mungkin-"

"Aku tidak ingin membicarakan ini," potong Adrian dingin. "Kau hanya guru les anakku yang kebetulan tinggal di sini. Jangan menganggap kita suami istri."

Kata-kata itu menusuk seperti belati. Almira menunduk, berusaha menelan rasa perih yang membakar tenggorokannya.

Hari-hari berikutnya tidak jauh berbeda. Adrian pulang larut malam, jarang makan bersama. Bahkan saat mereka berada di satu ruangan, ia seperti berbicara pada udara kosong.

Suatu sore, Almira duduk di teras belakang sambil mengoreksi buku latihan milik Keira, putri Adrian yang berusia tujuh tahun. Gadis kecil itu manis, tapi cenderung pendiam seperti ayahnya.

"Tante Almira," suara Keira pelan, "Papa tidak marah sama Tante, kan?"

Almira tertegun, lalu tersenyum tipis. "Tidak, sayang. Papa hanya sibuk."

Tapi di dalam hatinya, ia tahu jawabannya tak sesederhana itu. Adrian tidak hanya sibuk-dia menutup dirinya rapat-rapat.

Malam itu, saat Almira kembali ke kamarnya, ia menemukan sebuah email masuk dari universitas luar negeri yang menawarkan program pertukaran pelajar. Tawaran itu seperti cahaya kecil di tengah gelap yang melingkupinya. Pergi... meninggalkan rumah ini... meninggalkan Adrian.

Namun, pikirannya bercabang. Bagaimana dengan Keira? Anak itu mulai terbiasa dengannya. Bagaimana pula dengan omongan orang jika ia pergi?

Ia memejamkan mata, membiarkan pikirannya berputar. Hatinya seperti berada di persimpangan. Pergi, atau bertahan di rumah yang tak pernah menerimanya.

Dan di luar pintu kamarnya, Adrian berdiri sejenak, menatap pintu itu dengan rahang mengeras. Ada sesuatu di matanya-entah kebencian, entah luka lama-sebelum ia berbalik dan pergi tanpa mengetuk.

Pilih Bab

CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Baca Novel Selengkapnya di

moboreader
Kini Tersedia Gratis
Cinta Dalam Hati
Cinta Dalam Hati
Dalam novel Cinta Dalam Hati, Tania, pengacara berani yang melawan mafia perdagangan manusia, terjebak perjodohan paksa dengan rival masa kecilnya, Yudi. Simak aksi seru dan intrik dalam romance modern ini. Baca kisah selengkapnya di web novel ini sekarang!
Dinodai keluarga suami
Dinodai keluarga suami
Dalam romance novel Dinodai keluarga suami, Anisa Rahma terjebak di rumah Seno Bagaskara. Di tengah kemewahan billionaire romance books ini, ia harus menghadapi ancaman dari ipar dan adik suaminya sendiri. Akankah Anisa mampu bertahan dari pengkhianatan ini? Baca selengkapnya di webnovel ini.
En-PD154
En-PD154
Dalam En-PD154, dikhianati tunangannya setelah memenangkan arena, sang putri bos mafia membatalkan pernikahan demi membalas dendam. Nikmati mafia novel penuh aksi ini sebagai pilihan fiction books terbaik bagi pembaca romance stories yang mencari ketegasan karakter.
IPARKU, CANDU SUAMIKU
IPARKU, CANDU SUAMIKU
Dalam romance novel IPARKU, CANDU SUAMIKU, Nadia harus menghadapi hinaan mertua demi cintanya pada Askara. Namun, sebuah mystery muncul saat sikap suaminya berubah drastis. Nadia pun berjuang mengungkap rahasia gelap perselingkuhan suaminya dengan adik iparnya sendiri dalam modern novel ini.
KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
Dalam romance modern KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU, Randika harus memilih antara cintanya pada Andini atau ambisi Lily Wijaya yang ingin memanfaatkannya demi pengakuan keluarga. Kehadiran Junot menguji loyalitas mereka dalam web novel penuh intrik keluarga dan pengkhianatan ini.
Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
Dalam Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam, seorang pria terperangkap di hutan angker penuh fenomena gaib. Genre mystery story ini membawa pembaca mengungkap rahasia kecelakaan bus misterius. Baca horror novel ini untuk melihat pertaruhan nyawa demi sebuah kebenaran.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.