Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Sedingin Es
Sedingin Es

Sedingin Es

7.8
/ 10
Dalam romance novel Sedingin Es, Tisa menutup diri karena pengkhianatan ayahnya. Sikap dinginnya justru memicu Langga, playboy kampus, untuk menaklukkannya. Di tengah luka masa lalu, mampukah Tisa membuka hati? Temukan kisahnya dalam young adult fiction romance books ini secara online.

Ringkasan Sedingin Es

Bagi Tisa, cinta hanyalah sumber luka dan kekejaman yang tak berperasaan. Luka lama akibat pengkhianatan ayahnya yang pergi demi wanita lain membuat hati Tisa membeku dan sulit tersentuh. Meski banyak pria patah hati menghadapinya, sikap dingin Tisa justru memicu rasa penasaran Langga. Sebagai playboy kampus yang gemar berganti pasangan, Langga tertantang untuk mendekat meski terus dihindari. Akankah kegigihan Langga mampu meluluhkan benteng es di hati Tisa?
Selengkapnya

Sedingin Es Bab 1

"Tolong Papa jangan pergi demi Tisa, anak kita satu-satunya Pa" rengek Mama sambil bersimpuh di kaki Papa.

Tak sengaja Tisa mendengar percakapan Mama dan Papa di ruang keluarga. Tisa hanya menduga, mungkinkah mereka akan bercerai? Tisa tak sanggup membayangkan jika perceraian itu benar-benar terjadi. Dipejamkannya mata berusaha menahan gejolak jiwa.

Praaang!

Mendengar suara ribut di luar kamar, membuatnya terpaksa memicingkan matanya kembali. Membuka handel pintu dan melongokkan kepala ke arah datangnya suara.

"Pa jangan pergi! "

Itu suara Mama.

"Minggir!" teriak Papa.

"Pa, Mama mohon jangan pergi" kedua tangannya mencengkeram eart kaki Papa.

Papa dengan kasar menyingkirkannya hingga terjungkal ke belakang. Papa pun melenggang keluar rumah diikuti seorang perempuan yang selama ini Tisa kenal dengan nama tante Indira, sekretaris Papa di kantor. Sekilas perempuan itu melirik ke arah Mama dengan senyum kemenangan. Ciiiih... Tisa jijik melihatnya. Setengah berlari Tisa menuruni anak tangga menghambur memeluk Mama yang masih menangis dengan tubuh dibiarkannya terbaring di lantai. Tisa berusaha membantu berdiri dan memapahnya ke sofa di sudut ruangan.

"Ma, biarkan Papa pergi dengan perempuan itu. Tisa janji tidak akan membiarkan Papa menyakiti Mama lagi. "

Dipeluknya wanita yang selama ini kuat dan tegar di mata Tisa, tiba-tiba rapuh.

"Papa kejam! tega melakukan ini ke Mama dan Tisa" rutuknya dalam hati. Sebulir cairan bening pun mengalir membentuk anak sungai di pipinya tanpa bisa dicegah. Ini adalah yang terakhir kalinya, tak akan kubiarkan Mama bersedih lagi.

Beranjak ke dapur mengambil segelas air putih dan disodorkannya ke mama.

"Minum dulu Ma, tenangkan hati dan pikiran Mama".

" Tisa maafkan Mama ya? " Setelah agak tenang Mama mulai berbicara.

"Jangan minta maaf sama Tisa, Mama gak salah. Perempuan itu yang keterlaluan. Dia yang membuat Papa pergi dan ninggalin kita Ma.Tisa tidak akan memaafkannya, " jawab Tisa menahan amarah.

"Mama istirahatlah, Tisa bantu ke kamar ya? " Di papahnya ke kamar dan membaringkannya di atas ranjang. Setelah memastikan Mama berbaribg di ranjang Tisa perlahan berdiri dan melangkah keluar.

"Tisa," panggil Mama lirih.

Tisa menghentikan langkahnya dan membalikkan badan sembari tersenyum ke arah Mama.

"Terima kasih sudah menjadi anak yang baik, meski Mama belum bisa menjadi Mama yang baik buat kamu. " Dikecupnya kening Tisa, anak semata wayangnya.

"Ma, Tisa akan selalu menjadi anak baik buat Mama. Jangan berpikiran yang macam-macam. Istirahatlah biar besok segar kembali." diciumnya kening dan pipi Mama berkali-kali.

Melepaskan pelukan Mama dan beranjak meninggalkan kamar. Melewati ruang keluarga tak sengaja matanya menatap deretan foto dirinya. Tisa kecil menggenggam erat tangan Papa saat belajar berjalan. Senyum ceria saat digendong Papa di ulang tahunnya yang pertama. Mama dan Papa yang tersenyum bahagia saat kelulusan Sekolah Dasar. Semua foto yang berderet rapi di dinding seolah mewakili keharmonisan keluarganya. Mama yang begitu sabar menghadapi Papa. Dan papa yang selalu ada buat Tisa meski sesibuk apa pun. Semuanya kini tinggal kenangan. Sejak kehadiran tante Indira, sekretaris genit, Papa jadi berubah. Dan tega ninggalin aku sama Mama. Amarah kembali meledak jika ingat kelakuan perempuan jijik itu.Tak tau malu! rutuknya dalam hati. Mempercepat langkah kakinya menapaki tangga demi tangga menuju kamar. Hanya satu yang diinginkannya saat ini, menangis.

Dibukanya pintu dengan kasar dan membantingnya dengan keras hingga menimbulkan suara blum! Dilemparnya foto Papa bersama dirinya di meja belajar. Pyaaaar... pecahan kaca menyebar ke mana-mana.

Tisa benci Papa! Papa jahat! Papa tega menyakiti Mama! Dibuangnya semua benda pemberian Papa yang ada di kamarnya. Sebentar saja kamar sudah berubah. Barang berserakan di mana-mana. Terduduk lemas di pojok ranjang menyesal gak bisa berbuat apa-apa untuk Mama. Beranjak ke kamar mandi membasuh muka yang sembab. Tak kan kubiarkan air mata ini mengalir sia-sia hanya untuk perempuan b****sek seperti tante Indira. Cukup sekali ini saja. Meletakkan tubuh rapuhnya ke atas ranjang berusaha memejamkan mata berharap kejadian ini hanyalah mimpi.

**

Hari ini sebenarnya Tisa malas pergi ke Kampus. Teringat janji dengan Clara dengan malas dan hati yang kurang mood dipaksanya berangkat.

"Pagi Tisa? Kok wajah lo sembab, semalam habis nangis ? What happen honey? Maybe i can help you? " sapa Clara sesampainya di Kampus. "I'am ok. Temenin gue ke kantin yuk! Belum sarapan nii" kutarik tangannya.

"Lo pilih menunya gue ke toilet bentar. "

Samar-samar terdengar suara berbisik dari luar kamar mandi. "Dion, lu masih sayang kan sama Tisa? " Suara manja seorang perempuan terdengar akrab di telinganya. Seperti suara Saras, kenapa sama Dion? Apa yang mereka lakukan di toilet wanita ini? Penasaran Tisa urung mengeluarkan hasrat yang sedari tadi ditahannya.

"Sayang, tapi aku lebih mencintaimu, " jawab Dion sambil mengusap kepala Saras

"Dion, please beri aku kepastian. Kamu pilih aku atau Tisa. Jangan menggantung perasaanku seperti ini. Aku tak mau menjadi orang ketiga dalam hubungan kalian. Dia sahabat baikku. "

"Aku mencintaimu Saras," Membekap mulut Saras dengan bibirnya.

Mata Tisa memanas, tak percaya dengan apa yang dilihat dan didengarnya. Menghambur keluar dengan derai air mata tak terbendung. Berlari sekuatnya menjauh dari tempat ini. Laki-laki sama saja, Dion, Papa semuanya b****sek! makinya dalam hati.

Jatuh tersungkur menabrak cowok di depannya. Buru-buru bangun sambil mengusap air matanya. Kembali berlari menuju gerbang Kampus.

"Hei, tunggu!" teriakan cowok yang ditabraknya tadi tak dihiraukannya. Pikirannya benar-benar kacau hari ini. Dua peristiwa berturut-turut ia alami.

Tisa tak percaya Dion melakukan ini padanya. Yang ia tahu Dion orangnya setia, sabar dan penyayang. Kenapa harus Saras? sahabat Tisa sejak SMA.

Melangkah gontai ke coffeeshop langganannya. Duduk dekat jendela tempat favoritnya.

"Mbak Tisa mau minum apa? " sapa pelayan dengan ramah. Tisa sering ke sini, semua karyawan tahu namanya.

"Seperti biasa"

"Ok, tunggu sebentar ya"

Membuka galeri HP dan menghapus semua foto Dion. Tak menyadari ada seorang pria yang menguntitnya dari Kampus dan duduk di belakangnya. Memperhatikan setiap gerak geriknya.

Pilih Bab

CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Baca Novel Selengkapnya di

moboreader
Kini Tersedia Gratis
ASI untuk Pak Guru
ASI untuk Pak Guru
Jenara Atmisly harus menghadapi tantangan hormon galaktorea yang mengganggu studinya. Dalam romance novel modern ini, sebuah insiden tak terduga di sekolah membawa sang siswi berprestasi ke dalam hubungan rumit dengan gurunya. Baca selengkapnya dalam ASI untuk Pak Guru di platform web novel.
Dari Abu: Kesempatan Kedua
Dari Abu: Kesempatan Kedua
Dalam novel modern Dari Abu: Kesempatan Kedua, seorang wanita terlahir kembali usai dikhianati tunangan billionaire miliknya. Ia kini bertekad membatalkan pertunangan demi bertahan hidup. Baca kisah romance novel ini selengkapnya untuk mengungkap misteri pengkhianatan di read novels online.
Derita Menantu Jelita
Derita Menantu Jelita
Dalam novel romantis misteri Derita Menantu Jelita, hidup seorang istri berubah setelah suaminya lumpuh akibat kecelakaan. Demi garis keturunan, sang suami nekat mencekoki istri dan ayahnya sendiri dengan obat. Baca novel online gratis ini untuk mengungkap rahasia keluarga yang kelam.
Dinodai keluarga suami
Dinodai keluarga suami
Dalam romance novel Dinodai keluarga suami, Anisa Rahma terjebak di rumah Seno Bagaskara. Di tengah kemewahan billionaire romance books ini, ia harus menghadapi ancaman dari ipar dan adik suaminya sendiri. Akankah Anisa mampu bertahan dari pengkhianatan ini? Baca selengkapnya di webnovel ini.
DOSEN ITU SUAMIKU
DOSEN ITU SUAMIKU
Dalam novel modern DOSEN ITU SUAMIKU, Bunga harus menghadapi realita saat Ezza, suaminya, tiba-tiba mengajar di kampusnya. Temukan rahasia di balik kehadirannya dalam romance novel ini. Baca kisah lengkapnya di platform web novel kami sekarang.
IPARKU, CANDU SUAMIKU
IPARKU, CANDU SUAMIKU
Dalam romance novel IPARKU, CANDU SUAMIKU, Nadia harus menghadapi hinaan mertua demi cintanya pada Askara. Namun, sebuah mystery muncul saat sikap suaminya berubah drastis. Nadia pun berjuang mengungkap rahasia gelap perselingkuhan suaminya dengan adik iparnya sendiri dalam modern novel ini.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.