Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Saving My Two Sons Mentally
Saving My Two Sons Mentally

Saving My Two Sons Mentally

9.1
/ 10
Dalam Saving My Two Sons Mentally, seorang ibu berjuang di tengah konflik modern novel ini. Pasca perceraian, ia bekerja tanpa henti demi masa depan anak-anaknya. Temukan kisah perjuangan hidup dan pilihan sulit dalam romance stories ini melalui perjalanan mengharukan sang ibu.

Ringkasan Saving My Two Sons Mentally

Demi menyelamatkan masa depan dan kesehatan mental kedua buah hatinya, seorang istri mengambil keputusan besar untuk bercerai dari suaminya. Kini, ia harus memikul beban berat sebagai orang tua tunggal yang berjuang tanpa lelah. Dari pagi hingga fajar menyingsing, ia bekerja keras demi memenuhi kebutuhan hidup serta biaya pendidikan anak-anaknya. Inilah kisah perjuangan seorang ibu yang rela mengorbankan segalanya demi kebahagiaan dan kelangsungan hidup anak tercinta.
Selengkapnya

Saving My Two Sons Mentally Bab 1

"Awh!" Riana memekik kencang begitu rambut panjangnya ditarik dengan kasarnya oleh suaminya sendiri. Wanita yang masih sibuk menyusui anaknya itu pun tersungkur ke lantai setelah ditarik dari kasur oleh Indra, yang tidak lain adalah suaminya.

"Sakit, Mas!" pekik Riana pada suaminya sembari memeluk putranya dengan erat.

"Aku nggak akan seret kamu kayak gini kalau kamu nurut dari tadi!" sentak Indra pada Riana.

Pria itu tidak memiliki belas kasihan sedikit pun pada istrinya yang masih menyusui anaknya. Hanya karena Riana lebih memilih menidurkan anaknya daripada mendengarkan ajakan suaminya, Indra tak segan-segan berlaku kasar pada istrinya tanpa menghiraukan putra mereka yang masih berusia satu tahun.

Faaz terus menyusu. Dia tampak sangat kehausan hingga masih menyedot ASI ibunya. Riana mengusap rambut putranya dengan penuh kasih sayang. Meskipun hatinya sedang sedih karena perlakuan suaminya, tapi Riana harus terlihat baik-baik saja di depan anaknya.

Indra yang tidak sabaran, langsung menarik rambut istrinya lagi dan menyeret wanita itu hingga ke ruang televisi. Indra tak peduli sama sekali pada istrinya yang sampai terbentur tiang pintu. Tidak hanya istrinya saja yang terluka, bahkan putra mereka yang masih kecil pun juga ikut menjadi korban benturan tiang pintu.

"Awh! Sakit, Mas!" pekik Riana yang merasa sakit di bagian kepala dan badannya. Tapi Indra sama sekali tak menggubris ucapan istrinya dan terus menyeretnya ke ruang televisi.

"Mas, kamu apa-apaan sih! Lihat ini Faaz jadi kena tiang pintu!" bentak Riana pada sang suami yang lebih mengedepankan emosi, daripada memperhatikan anak mereka yang masih ada dalam dekapan Riana.

"Aku nggak peduli! Makanya kalau gak mau diomelin harusnya kamu nurut dari tadi! Buruan siap-siap! Lihat tuh udah jam berapa!" omel Indra memarahi Riana di depan putra mereka.

Hanya karena masalah sepele, Indra tidak segan-segan menyakiti fisik Riana, bahkan juga ikut melukai putra mereka yang tidak tahu apa-apa. Riana menangis sembari mengusap-usap luka putranya. Tidak hanya fisik Riana saja yang terluka karena perlakuan Indra, tapi hatinya juga ikut tersakiti dengan sikap suaminya.

"Sabar bentar bisa gak sih, Mas? Faaz belum selesai minum. Faaz masih haus! Aku juga capek, Mas! Pengen istirahat meskipun hanya sebentar!" sahut Riana menahan tangis.

Bukan pertama kalinya Indra bersikap seperti ini pada Riana. Pria itu memang sering sekali mengamuk tidak jelas pada istri dan juga anaknya hanya karena masalah kecil yang sebenarnya tidak perlu diributkan.

"Cuma di rumah aja ngeluh capek. Capek mana sama aku yang tiap hari kerja?" omel Indra tak mau tahu dan tidak mau mengerti keadaan istrinya yang sudah kelelahan mengurus rumah dan anak seharian penuh.

Faaz terus menangis karena bocah itu terluka. Riana benar-benar tidak tega melihat putranya yang kesakitan karena ulah ayahnya sendiri.

Meski mendengar putranya menangis, hati Indra tak juga tergerak. Pria itu justru menyeret kembali istri dan juga anaknya hingga ke ruang televisi dan mengomeli Riana habis-habisan di depan Faaz.

"Cup-cup, Sayang. Mana yang sakit?" tanya Riana sembari mengusap-usap kening putranya yang terbentur pintu. Riana sendiri juga kesakitan. Kepala dan juga badannya ikut terluka karena terantuk pintu.

"Suruh diam tuh! Dari tadi nangis terus bikin pusing!" sungut Indra pada Riana. Bukannya membantu menenangkan anak mereka yang menangis, Indra justru masih terus mengomel pada Riana.

"Kamu nggak lihat Faaz lagi kesakitan kayak gini? Ini juga gara-gara kamu, Mas!" sahut Riana yang tak tahan dengan sifat egois suaminya.

"Gara-gara aku gimana? Semua tuh jelas karena kamu yang nggak becus jadi ibu! Kalau kamu nggak enak-enakan rebahan di kasur sambil nyusuin Faaz, Faaz nggak bakal ikut keseret!" sentak Indra tak ingin disalahkan oleh istrinya.

Keributan pun tak dapat terelakkan lagi. Pasangan suami istri itu mulai cekcok dan beradu mulut tanpa henti di ruang televisi, diiringi dengan suara tangisan Faaz yang semakin kencang.

"Faaz haus, Mas! Ngasih susu Faaz lebih penting daripada pergi ke acara temanmu. Lagian ini juga sudah malam. Aku dan faaz ingin istirahat," sahut Riana meradang.

Mendengar perkataan Riana, amarah Indra pun makin memuncak. "Makin berani kamu ya sama suami?"

Pria itu pun kembali menjambak rambut istrinya dengan geram. "Coba ngomong lagi sekarang! Lebih penting mana? Lebih penting kamu enak-enakan rebahan, gitu kan maksud kamu?"

"Aku lagi nyusuin anak kita! Aku juga capek Mas, pengen tidur. Emangnya salah kalau aku pengen istirahat setelah ngerjain pekerjaan rumah seharian? Belum lagi momong Faaz. Capek aku tuh, Mas!"

"Kamu cuma di rumah aja bilang capek. Coba kamu kerja di ladang sana! Tiap hari panas-panasan. Apa ada aku ngeluh capek? Enggak kan!" Indra semakin murka mendengar Riana yang berani melawan ucapannya.

"Kamu kerja cuma berapa jam, Mas! Pagi berangkat siang sudah sampai rumah. Lah aku? Aku kerja seharian! Dari bangun tidur jam empat pagi sampai Maghrib tanpa henti. Istirahat cuma kalo lagi nyusuin Faaz doang. Lebih capek siapa aku sama kamu!" Riana yang juga sudah terpancing emosi pun berani menyanggah ucapan suaminya.

"Kamu bener-bener istri nggak tahu di untung, ya? Dari tadi ngejawab terus! Kamu berani ngelawan sekarang, ha!" tidak hanya menjambak Riana, Indra juga mencengkram bahu Riana hingga membuat wanita itu kesakitan.

Riana makin tak tahan dengan sikap suaminya yang semena-mena pada dirinya, dan selalu saja membahayakan putranya. "Aku cuma mengungkapkan apa yang ada di pikiran aku, Mas. Aku pengen kamu ngertiin aku! Sedikit aja, Mas. Apa susah bersikap baik sama anak istrimu?" mulut Riana sampai bergetar saat berbicara. Dia merasa tidak kuat untuk menahan rasa sakit dan sedihnya. Tapi meskipun begitu sebisa mungkin Riana tetap menahan air matanya agar tak terjatuh di hadapan suaminya.

"Kurang ngertiin kamu gimana aku, ha! Udah untung nikah langsung punya rumah lengkap seisinya. Coba tuh lihat orang-orang yang masih numpang sama mertuanya! Yang gak punya kerjaan, luntang-lantung pengangguran. Masih mending kamu nikah sama aku udah punya apa-apa. Dasar perempuan gak tau diuntung! Gak pernah bersyukur!" Indra menghempaskan rambut Riana dengan kencang dari tangannya.

"Yang aku maksud bukan itu, Mas. Tapi perhatian kamu, kasih sayang kamu! Terserah kalau kamu mau nyakitin aku, tapi tolong jangan sakiti Faaz! Faaz masih anak-anak. Dia gak tahu apa-apa! Faaz nggak punya kesalahan apa pun, jadi tolong jangan sakiti Faaz lagi!"

"Siapa yang nyakitin Faaz? Salah siapa kamu peluk-peluk dia waktu aku seret? Suruh siapa kamu masih nyusuin dia waktu aku minta buat siap-siap? Faaz luka itu gara-gara kamu sendiri!" timpal Indra tanpa rasa bersalah. "Kamu jangan coba-coba pakai anak buat membantah sama suami!"

Riana pun bangkit dari lantai sembari menggendong anaknya yang masih menangis. Dengan langkah cepat, wanita itu berusaha menyingkir dari hadapan Indra dan menghentikan pertikaiannya dengan sang suami.

"Mau ke mana kamu!" Indra menarik baju bagian belakang Riana.

Pilih Bab

CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Baca Novel Selengkapnya di

moboreader
Kini Tersedia Gratis
Aku Tak Punya Siapapun Lagi
Aku Tak Punya Siapapun Lagi
Dalam novel romantis bernuansa misteri Aku Tak Punya Siapapun Lagi, seorang istri yang sekarat akibat gagal hati akut merelakan kuota pengobatannya demi adik angkatnya atas desakan sang suami. Baca novel online ini untuk mengungkap keputusannya menyerahkan segalanya sebelum ajal menjemput.
Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
Ketika ayah jarang pulang, aku hanya tinggal berdua dengan ibu tiri yang menganggapku anak sendiri—tapi kebiasaannya berpakaian seksi mengganggu pikiranku. Di tengah kisah cintaku pada Rania, teman SMA-ku, hubungan rumit ini mempertemukan aku pada godaan terlarang. Sebuah dark romance novel yang menegangkan tentang hasrat, keluarga, dan cinta yang tak semestinya. Baca gratis di PinesDramas.
IPARKU, CANDU SUAMIKU
IPARKU, CANDU SUAMIKU
Dalam romance novel IPARKU, CANDU SUAMIKU, Nadia harus menghadapi hinaan mertua demi cintanya pada Askara. Namun, sebuah mystery muncul saat sikap suaminya berubah drastis. Nadia pun berjuang mengungkap rahasia gelap perselingkuhan suaminya dengan adik iparnya sendiri dalam modern novel ini.
Istri Untuk Suamiku
Istri Untuk Suamiku
Dalam romance novel Istri Untuk Suamiku, Fatma menghadapi kanker stadium 4 dan kemandulan. Ia mendesak Satria menikah lagi demi keturunan, meski harus menghadapi kenyataan pahit tentang perasaan suaminya. Temukan kisah pengorbanan ini saat Anda read books online free di platform kami.
Istri yang Dihancurkan Mereka
Istri yang Dihancurkan Mereka
Dalam Istri yang Dihancurkan Mereka, seorang komposer kehilangan segalanya saat suami dan anaknya lebih memilih menyelamatkan wanita lain. Romance novel ini mengisahkan pengkhianatan pahit yang memicu aksi balas dendam. Baca kisah fiksi modern ini untuk melihat bagaimana ia menghancurkan sangkar mereka.
Jadi Wanita
Jadi Wanita
Dalam novel fantasy modern Jadi Wanita, Artisa nekat mengubah tubuh putranya, Sota, demi membuang sifat malasnya. Sota harus menghadapi transformasi drastis ini untuk bertahan hidup. Baca kisah unik ini di webnovel kami, pilihan tepat bagi pencinta fiction fantasy novels terbaik.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.