Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Pernikahan Tak Terduga: Kesempatan Kedua yang Manis
Pernikahan Tak Terduga: Kesempatan Kedua yang Manis

Pernikahan Tak Terduga: Kesempatan Kedua yang Manis

8.9
/ 10
Pasca pengkhianatan Sandi, Evelin bangkit dalam Pernikahan Tak Terduga: Kesempatan Kedua yang Manis. Di balik kehangatan Dhani, tersimpan misteri besar. Temukan kebenaran dalam romance novel ini, sebuah modern novel penuh intrik yang bisa Anda baca sebagai pilihan fiction books terbaik.

Ringkasan Pernikahan Tak Terduga: Kesempatan Kedua yang Manis

Kehidupan Evelin hancur saat Sandi, suami sekaligus dokter kandungannya, tega menggugurkan janin di rahimnya dan menceraikannya secara sepihak. Di tengah kepedihan mendalam, Dhani hadir memberikan kehangatan yang belum pernah Evelin rasakan. Namun, di balik sikap lembutnya, pria itu juga menjadi sumber luka paling hebat dalam hidupnya. Evelin berusaha bangkit menjadi sosok yang lebih kuat, tetapi sanggupkah ia menghadapi rahasia besar di balik identitas Dhani yang sebenarnya?
Selengkapnya

Pernikahan Tak Terduga: Kesempatan Kedua yang Manis Bab 1

Aku menatap diriku di cermin, memutar bola mataku. Tak bisa dipercaya bahwa aku akan berpakaian terbuka seperti ini, tapi aku tidak punya pilihan lain.

Sandi Harahap dan aku telah menikah selama dua tahun. Hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan kami. Pria itu jarang sekali mengajakku berhubungan intim. Jika aku tidak berinisiatif merayunya duluan, aku khawatir akan kehilangan dirinya. Jadi, aku memutuskan untuk tampil habis-habisan malam ini.

Beberapa detik kemudian, aku mendengar suara di luar pintu.

Aku melepas mantelku dan berjalan keluar dari ruangan memakai sebuah gaun slip berwarna merah.

"Sayang, aku sangat merindukanmu!" Aku merangkulkan tanganku di lehernya dan mendaratkan sebuah ciuman di bibirnya.

Sandi mendorongku, memerhatikanku dari ujung rambut sampai kaki. Aku bisa melihat bahwa dia terpana selama beberapa saat.

Sejujurnya, aku merasa senang, berpikir bahwa dia menyukaiku memakai pakaian seperti ini.

"Kenapa kamu berpakaian seperti itu?" tanyanya, sambil berjalan menghampiri sofa.

"Apa kamu ingat ini hari apa?" tanyaku, duduk di sebelahnya, berharap bahwa dia tahu jawabannya.

Sandi terdiam selama beberapa detik sebelum akhirnya menjawab, "Memangnya, hari apa ini?"

Kekecewaan menusuk hatiku, tapi aku tetap berusaha untuk tersenyum.

"Tidak ada yang spesial. Aku hanya bercanda." Aku melemparkan diriku ke dalam pelukannya, menyelipkan tanganku di bawah kemejanya dan mengelus-elus dadanya. "Apakah kamu mau mandi, sayang? Aku akan menyiapkan airnya."

"Tidak perlu. Jika tak ada hal lain yang ingin kamu katakan, aku akan kembali ke ruang kerja dan beristirahat sebentar."

Dia mendorongku menjauh dan berjalan kembali ke ruang kerjanya.

Aku masih duduk di sofa, mengepalkan tinju sampai ujung-ujung kuku jariku terasa menusuk telapak tanganku.

Sejak aku hamil, dia pindah dan tinggal di ruang kerjanya, mengatakan alasan karena tidak ingin melukai bayi ini atau semacamnya.

Umurku baru dua puluh enam tahun. Aku sudah menikah dan sedang hamil, tapi aku harus tidur sendiri setiap malam. Akhir-akhir ini, aku merasa sangat kesepian dan hidupku terasa menderita.

Aku pernah bertanya secara daring di forum-forum tertentu. Ada salah satu komentar yang menarik perhatianku. Seseorang mengatakan bahwa suamiku tak bernafsu lagi mungkin karena dirinya sudah terlalu banyak melihat tubuh wanita lain.

Ini masuk akal, karena Sandi adalah seorang dokter kandungan.

Tapi ada satu detail kecil yang terus mengganggu pikiranku.

Setiap kali berada di dalam ruang kerjanya, dia selalu mengunci pintunya. Tidak ada orang lain di rumah ini, jadi tidak perlu mengunci pintu seperti itu. Semua ini sungguh tak masuk akal! Dan membuatku bertanya-tanya apakah dia menyembunyikan sesuatu.

Aku sudah berpikir keras tentang hal ini selama beberapa hari, dan justru membuatku semakin khawatir. Aku merasa sangat terganggu sehingga mulai memengaruhi kehidupan sehari-hariku.

Tak ingin menebak-nebak lagi, akhirnya tadi sore aku memasang penyadap di bawah tempat tidurnya.

Setelah kembali ke kamar, aku memasang alat pendengar di telingaku.

Setelah mendapatkan akses ke alat penyadapnya, aku mendengar dengan jelas suara erangan dan napas yang terengah-engah. Aku merasa ada sesuatu yang mengganjal di tenggorokanku, mataku mulai berkaca-kaca.

Dia lebih suka melakukannya sendiri dibandingkan berhubungan langsung denganku?

Tapi, yang aku dengar berikutnya membuatku lebih hancur dan putus asa.

"Apakah itu terasa enak?"

"Hm... belum. Belum."

"Kamu bilang belum, sayang, tapi kamu sudah sangat basah."

"Kamu... Jika kamu tahu jawabannya selama ini, jadi untuk apa... kamu bertanya? Hentikan. Jangan. Rasanya tidak enak. Ah! Aku ingin kamu di dalam diriku, sayang!"

"Lepaskan celana dalamku. Cepatlah! Lepaskan dan aku akan memberimu sesuatu yang enak untuk dimakan."

Aku hanya terdiam saat mendengarnya.

Kata-kata yang mereka ucapkan terus bergema di telingaku. Aku merasa seseorang telah menyiramkan seember air es di atas kepalaku. Semua anggota badan dan tulangku mati rasa dan membeku.

"Ah! Pelan sedikit, Sandi. Pelan-pelan!"

"Kamu memelukku terlalu erat. Kecilkan suaramu. Seseorang bisa mendengar kita dari luar," jawabnya.

"Apakah kamu khawatir istrimu akan mendengar kita, Sandi?"

"Tidak. Aku tidak takut padanya. Dia seperti ikan mati di tempat tidur. Tidur dengannya sangat membosankan. Aku hanya ingin dia tahu betapa bahagianya aku saat ini. Mengeranglah lebih keras, agar dia bisa mendengar betapa nikmatnya berhubungan denganku!" Sandi mengerang.

Ternyata dia memang selalu membenciku.

"Tidak! Kamu sangat menyebalkan. Dia sedang hamil sekarang. Apa kamu tidak khawatir dia marah dan stres jika mengetahui bahwa kamu berselingkuh lalu akhirnya keguguran?"

"Keguguran, ya? Hmm… Kedengarannya seperti ide yang bagus," jawab Sandi.

"Kamu jahat sekali, Sandi! Tunggu sebentar! Pelan-pelan sedikit."

Mereka saling menikmati tubuh masing-masing, sama sekali tidak berusaha untuk menyembunyikan emosi mereka. Aku bisa membayangkan betapa liarnya mereka.

Aku menutup mulutku, cukup keras untuk mencegah diriku menangis sekencang-kencangnya. Tapi tetap tidak berhasil menghentikanku agar tak menangis.

Setiap kata dan desahan suamiku terasa seperti belati, yang menusuk ke dalam jantungku. Aku merasa sangat sakit dan menderita, sampai tidak ada lagi yang bisa kulakukan selain menangis diam-diam. Beberapa saat kemudian, bantalku sudah penuh dengan air mata.

Aku tak sanggup lagi mendengarkan pengkhianatan mereka, kulepaskan alat pendengar itu, memeluk kakiku, dan meringkuk seperti sebuah bola.

Malam itu, aku meneteskan air mata yang tak terhitung jumlahnya. Itu adalah malam paling meresahkan yang pernah kualami seumur hidup.

Aku merasa gelisah sepanjang malam, dan hanya berputar-putar di atas tempat tidur.

Tapi meskipun semua bukti mengarah pada kebenaran ini, aku masih tak percaya bahwa ada seorang wanita di dalam ruang kerja, karena tidak ada tempat untuk menyembunyikan seseorang di sana. Satu-satunya kemungkinan yang terpikirkan olehku hanyalah mungkin dia melakukannya melalui panggilan video dengan wanita lain.

Aku menyesal hanya memasang penyadap, bukan sebuah kamera kecil. Seharusnya, aku memasang kamera di sana.

Setelah semalaman berpikir keras dan penuh dendam, perlahan-lahan, aku mulai merasa lebih tenang. Kemudian, aku memutuskan untuk masuk ke dalam ruang kerja itu, mencari lebih banyak petunjuk.

Pilih Bab

CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Baca Novel Selengkapnya di

moboreader
Kini Tersedia Gratis
Aku Tak Punya Siapapun Lagi
Aku Tak Punya Siapapun Lagi
Dalam novel romantis bernuansa misteri Aku Tak Punya Siapapun Lagi, seorang istri yang sekarat akibat gagal hati akut merelakan kuota pengobatannya demi adik angkatnya atas desakan sang suami. Baca novel online ini untuk mengungkap keputusannya menyerahkan segalanya sebelum ajal menjemput.
Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
Ketika ayah jarang pulang, aku hanya tinggal berdua dengan ibu tiri yang menganggapku anak sendiri—tapi kebiasaannya berpakaian seksi mengganggu pikiranku. Di tengah kisah cintaku pada Rania, teman SMA-ku, hubungan rumit ini mempertemukan aku pada godaan terlarang. Sebuah dark romance novel yang menegangkan tentang hasrat, keluarga, dan cinta yang tak semestinya. Baca gratis di PinesDramas.
Cinta & Pengorbanan Alya
Cinta & Pengorbanan Alya
Dalam Cinta & Pengorbanan Alya, Alya menjadi ibu pengganti demi biaya medis ibunya. Namun, kesepakatan dengan Niko sang pengusaha ini memicu dilema emosional. Baca billionaire romance novels ini di webnovel untuk mengungkap rahasia keluarga dalam kisah romance fiction books yang penuh intrik.
Istri yang Dihancurkan Mereka
Istri yang Dihancurkan Mereka
Dalam Istri yang Dihancurkan Mereka, seorang komposer kehilangan segalanya saat suami dan anaknya lebih memilih menyelamatkan wanita lain. Romance novel ini mengisahkan pengkhianatan pahit yang memicu aksi balas dendam. Baca kisah fiksi modern ini untuk melihat bagaimana ia menghancurkan sangkar mereka.
Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
Dalam Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder, pewaris Grup Nelson membalas pengkhianatan mantan kekasihnya. Nikmati billionaire romance novel ini saat ia mengubah martabatnya menjadi kekuatan. Baca webnovel seru tentang balas dendam dan kemewahan yang tak terbatas sekarang.
Mafia In The Night
Mafia In The Night
Dalam Mafia In The Night, William memburu pelaku pengkhianatan yang menewaskan ayahnya. Di tengah aksi balas dendam dan misteri fitnah keluarga, ia harus menghadapi polisi wanita yang menghalangi misinya. Baca mafia novel penuh petualangan ini di webnovel untuk mengungkap kebenaran.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.