Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
MENGGODA MANTAN ISTRI
MENGGODA MANTAN ISTRI

MENGGODA MANTAN ISTRI

9.1
/ 10
Dalam novel romance MENGGODA MANTAN ISTRI, Valeria harus menyelamatkan perusahaan ayahnya setelah kembali dari London. Alan, sang mantan suami, menawarkan bantuan dengan syarat Valeria menjadi kekasih gelapnya. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti dilema kesetiaan dan ambisi.

MENGGODA MANTAN ISTRI Bab 1

"Bagaimana?"

Tangan Valeria mengepal. Dia masih tak menyangka kepada pria yang duduk di hadapannya dengan balutan jas hitam tersenyum remeh memandangnya. Seorang mantan suami yang sudah menceraikannya selama tiga tahun kini menawarkan uang untuk menutupi kerugian yang menimpa perusahaannya.

"Apa maksudmu, Tuan Alan? Aku tidak sudi menerima uang yang kau berikan!" maki Vale sambil melemparkan amplop coklat berisi uang yang berada di atas meja ke wajah Alan.

Weni sang asisten yang sejak tadi duduk di sofa dengan tenang melihat Tuan Alan dihina seperti itu langsung buka suara. "Anda bisa saja menolaknya Nona Valeria, tapi bagaimana dengan ribuan karyawan yang bekerja di perusahaan orangtua anda yang sedang berada di ujung tanduk?"

"Itu urusanku bukan urusan kalian. Jangan sok tahu tentang masalah keluargaku. Sekarang pergilah, kalian tentu tahu pintu keluar di mana."

Baru saja Weni ingin menyahuti Valeria, Alan langsung mengisyaratkan tangannya agar jangan bicara. Alan memajukan punggungnya sedikit dekat ke meja yang membatasi mereka berdua.

" Kau jangan terburu-buru menolaknya mantan istri. Aku bisa mengerti dengan egomu yang tinggi itu. Tapi bagaimana dengan Ayahmu dan nasib perusahaan kalian yang sedang di demo hampir seluruh karyawan. Bagaimana? Kau pilih apa yang aku inginkan atau kau menumbalkan semua apa yang sudah Kakekmu perjuangkan?"

Alan mengambil amplop coklat tebal yang dilemparkan tadi oleh Valeri ke wajahnya. Dia meletakkan amplop berisi uang itu ke meja lalu dia geser tepat di depan Valeria sambil berkata.

"Kau akan membutuhkannya karena sebentar lagi kamu dan mantan Ayah mertua harus meninggalkan rumah ini. Jangan lupa Ayah Kamu berhutang banyak kepadaku."

Setelah mengatakan ucapan yang semakin membuat Valeria kesal Alan berdiri dari duduknya, tersenyum tipis menatap Vale kemudian pergi dengan langkah lebarnya sambil bersiul.

Weni menaruh paperbag yang berisi gaun indah dari merk brand ternama di atas meja. "Anda harus memakai ini nanti malam ke tempat yang sudah dipesan tuan Alan. Nanti akan ada sopir yang akan menjemput Anda. Nona, tolong turuti perintah tuan Alan kali ini saja semua demi keberlangsungan hidup anda dan tuan Satia kedepannya."

Wenipun pergi menyusul Tuannya yang sudah lebih dulu pergi keluar menunggunya di dalam mobil.

"Sialan! Turuti apanya dia pikir aku boneka yang gampang dia permainkan, dasar buaya laut. Oh, astaga kenapa nasibku seperti ini," keluh Valeria sambil menatap pias ke paperbag mewah yang berada didepannya.

*

*

Belum ada setengah jam Vale istirahat di kamarnya. Tiba-tiba pintunya diketuk dari luar oleh pelayan.

Tok!

Tok!

"Nona, ada orang yang mengaku dari Bank ingin menemui anda," ucap pelayan itu.

Vale yang mendengar kata Bank langsung bangun dari tempat tidurnya. "Ya! Aku akan turun tolong tunggu sebentar," sahut Vale yang sedang menarik nafas pelan lalu bersiap keluar.

Vale menuruni tangga dengan wajah datarnya menatap dua orang karyawan Bank yang sedang menunggunya.

"Selamat siang Pak, ada keperluan apa datang kerumahku?"

"Siang, Nona Valeria. Kami diperintahkan untuk menemui anda agar secepatnya keluar dari rumah ini karena rumah ini akan disita."

"APA?! Jangan bercanda kalian Ayahku tidak pernah menjaminkan rumah ini kepada pihak kreditur jangan sembarangan kalau bicara."

"Tuan Satia mempunyai tunggakan sebesar 10 triliun kepada Bank. Rumah ini dijaminkan dan beberapa mobil juga Nona. Ini bukti tanda tangan Tuan Satia yang meminjam kepada Bank Kami."

Vale mengambil surat perjanjian kredit pinjaman itu. Tapi tiba-tiba matanya melotot kaget melihat nama Bank yang tertulis. "Bank ALAN CC," gumam Vale. "Ini Bank ALAN, Alan mantan suamiku," ucapnya lagi dengan wajah terkejutnya.

"Benar sekali Nona, Bank ALAN milik mantan suami anda. Tuan Satia mempunyai hutang yang belum dibayarkan sudah terlalu lama. Dan saya ditugaskan untuk menyita rumah ini. Tapi ada pesan dari Tuan Alan agar memberi anda waktu selama tiga hari untuk keluar dari rumah ini."

Vale dibuat syok dengan perbuatan Ayahnya yang sekarang entah kemana sudah seminggu tidak bisa dihubungi. Sejak kepulangannya dari London dia belum bisa menemui Ayahnya.

"Kalian pergilah nanti aku sendiri yang akan menghubungi Tuan Alan," titah Vale.

"Baik Nona, kami permisi," pamit mereka.

Setelah kepergian dua orang dari Bank milik Alan. Vale menghubungi nomer Ayahnya. Sayangnya nomer telpon yang dia hubungi tidak aktif. Hatinya dibuat resah dengan kabar Ayahnya yang entah kemana seperti kabur dari masalah.

Sedangkan asisten Ayahnya juga sudah lelah dengan pekerjaan dan tuntutan karyawan yang berdemo hampir setiap hari diperusahaannya. Entah sebenarnya kenapa perusahannya tiba-tiba kacau seperti ini.

"Apa yang harus aku lakukan Kakek, di mana Ayah... Aku tidak sanggup kalau seperti ini. Apa harusku lepaskan saja semua yang sudah Kakek bangun," ucap Vale lirih sambil memegang figura kecil ditangannya.

*

*

Di atas balkon ada Alan yang sedang mendengarkan laporan dari Weni asistennya dengan serius.

"Tuan Satia berada di Rusia untuk menemui sahabatnya, Tuan Mario . Tapi sampai saat ini tuan Satia belum ada kabar lagi tuan. Menurut informasi terakhir yang saya terima tuan Satia tidak pernah terlihat keluar setelah masuk ke dalam kediaman mewah milik sahabatnya. Tak ada kabar dari beliau membuat perusahaan terguncang dan colap."

"Kebiasaannya bermain judi membuat dia lupa dengan nasib perusahaannya. Kalau sampai Vale tahu mantan istriku itu pasti sangat kecewa. Karena selama ini yang dia tahu Ayahnya itu seorang yang bersih tanpa cela."

"Lalu apa yang anda inginkan. Apa mereka masih harus mengikuti Tuan Satia?"

"Biarkan saja dia di sana, andai saja pria tua itu masih hidup jaga dia untukku. Tapi kalau sudah tidak bernyawa bawa mayatnya kerumahku."

"Baik Tuan... tapi bagaimana dengan Nona Violet apa anda mau menemuinya?"

"Ya tentu saja bilang aku akan menemuinya. Jangan sampai dia menunggu," ucap Alan yang masih memunggungi Weni.

"Baik, saya akan menyampaikannya."

Weni keluar dari kamar Alan untuk menemui Violet kekasih tuannya yang sedang menunggu. Sepanjang jalan menuju kamar Violet, Weni berpikir keras memikirkan tuannya. Sangat sudah jelas kalau tuannya itu masih mencintai mantan istrinya. Tapi karena kecintaannya dengan wanita Jerman itu membuat dia rela menceraikan Nona Valeria.

"Tuan Alan benar-benar payah apa matanya buta menceraikan wanita secantik itu. Lihat saja Violet itu benar-benar wanita matre dan manipulatif. Hanya modal membuka kaki lebar saja sudah bangga. Tapi dasar Tuan Alan juga aneh setelah mendengar mantan istrinya itu sedang dekat dengan pria lain langsung saja kepanasan," gerutunya sepanjang jalan menuju kamar Violet.

Alan masih menikmati rokok dan wine ditangannya. Tatapannya menarawang jauh memikirkan Vale. Selama dia bercerai dan lebih memilih Violet. Entah sadar atau tidak hanya satu kamar utamalah yang tidak boleh dibuka selain dirinya yang membuka kamar itu. Pernah Violet berusaha membukanya membuat Alan murka tak ingin berhubungan lagi dengannya.

'Kau tidak akan bisa menolakku kali ini. Maaf kalau aku harus membuatmu menderita,' monolognya.

***

Tiga hari kemudian...

"Kalau aku pergi menemuinya pria itu pasti besar kepala. Tapi kalau aku tidak menemuinya bagaimana dengan nasib perusahaanku. Apa aku harus menerima tawaran gilanya menjadi kekasih gelapnya? Akh!... Rasanya inginku tonjok saja wajahnya waktu itu," geram Vale mengingat pertemuannya dengan mantan suaminya setelah sekian lama tidak bertemu.

Pilih Bab

CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Baca Novel Selengkapnya di

moboreader
Kini Tersedia Gratis
Akulah Cintamu
Akulah Cintamu
Dalam novel modern Akulah Cintamu, Kayra berjuang menghidupi anaknya setelah suaminya hilang misterius. Takdir mempertemukannya dengan Damar, pria yang membencinya akibat rahasia masa lalu. Ikuti kisah romance novel ini tentang penebusan dan perjuangan mencari kebahagiaan sejati.
Direndahkan Oleh Keluarga Suami
Direndahkan Oleh Keluarga Suami
Dalam novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami, Jasmine berjuang di tengah hinaan keluarga elit dan pengkhianatan Ardan. Saat cinta pertama suaminya kembali, Jasmine memilih pergi demi kebahagiaan. Baca kisah romance novel ini di antara deretan billionaire romance books yang penuh konflik.
Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
Dalam Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu, Angela nekat mengandung anak Jeremy meski hanya diperalat. Demi bayi mereka, ia melarikan diri dari miliarder kejam itu. Temukan kisah seru ini di billionaire romance novels kami, pilihan tepat bagi pembaca romance stories yang mencari drama.
Kurang dari tiga
Kurang dari tiga
Dalam novel Kurang dari tiga, Raka berjuang mempertahankan posisinya sebagai kekasih Cherry yang lebih memprioritaskan Nadia. Hubungan modern ini penuh konflik kecemburuan yang membawa mereka pada situasi tak terduga. Baca romance novel ini untuk melihat pilihan sulit dalam kisah lgbt book ini.
LEMBAYUNG CINTA
LEMBAYUNG CINTA
Dalam modern novel LEMBAYUNG CINTA, Rangga terjebak obsesi mendalam untuk memiliki Davina. Ia menyusun berbagai rencana demi memancing perhatian sang wanita dan memenangkan hatinya. Ikuti perjuangannya dalam romance stories ini untuk melihat sejauh mana ia mengejar cintanya.
Mafia In The Night
Mafia In The Night
Dalam Mafia In The Night, William memburu pelaku pengkhianatan yang menewaskan ayahnya. Di tengah aksi balas dendam dan misteri fitnah keluarga, ia harus menghadapi polisi wanita yang menghalangi misinya. Baca mafia novel penuh petualangan ini di webnovel untuk mengungkap kebenaran.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.