Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Melahirkan Keturunan Untuk CEO
Melahirkan Keturunan Untuk CEO

Melahirkan Keturunan Untuk CEO

9.5
/ 10
Demi biaya operasi sang ibu, Kinara terikat perjanjian dengan atasannya dalam Melahirkan Keturunan Untuk CEO. Hubungan profesional ini berubah menjadi pernikahan mendadak penuh rahasia masa lalu. Baca kisah romance modern ini di webnovel yang menyajikan dinamika billionaire romance novels populer.

Melahirkan Keturunan Untuk CEO Bab 1

"Lahirkan anak untukku!" ucapnya dengan datar nan dingin. Pemuda dengan pahatan yang tampak sempurna itu menyodorkan uang merah pada perempuan di depannya.

"Apa Pak? Melahirkan?" Terdapat rona keheranan dari seorang wanita berjilbab tersebut.

"Maaf, Pak. Saya hanya ingin pinjam uang 200 juta untuk pengobatan ibu saya. Bukan berarti saya ingin mengorbankan keperawanan saya!" Perempuan bernama lengkap Kinara Ariana menggeleng pelan, dia menatap heran sang atasan.

Kinara yang terjebak dalam masalah ekonomi membuat dia bertekad menemui sang atasan. Bukan karena apa-apa, tapi saat ini sang ibu tengah terbaring di atas kasur. Dengan rasa sakit yang dia derita membuatnya harus segera ditangani.

Dokter menyarankan untuk melakukan operasi sang ibu, namun tentu ada administrasi untuk semuanya. Dan hal yang paling Kinara menyerah adalah masalah uang. Dia tidak mempunyai simpanan banyak untuk operasi Ibunya.

"Anggap saja ini sebuah tawaran. Saya akan memberimu uang lebih dari 200 juta kalau kau mau melahirkan anak untukku!" ucap pria tersebut tetap kukuh. Dia menatap dingin perempuan di depannya.

"Jika tidak, maka pintu di sana terbuka untuk kau---"

"Maaf, Pak. Bukannya saya enggak sopan, tapi, Bapak kan tajir, kaya raya, tampan bahkan terbilang sempurna. Tapi, apa untuk melahirkan seorang anak harus melakukan cara seperti ini? Maksud saya, Bapak kan bisa memilih wanita yang mungkin lebih cantik, seksi dan kaya dari saya. Dengan begitu, keturunan Bapak tidak akan jauh seperti itu."

"Jadi, kamu menolaknya?" tanya Aarav dengan muka paling tidak mengerti Kinara. Dia menampilkan raut dingin tanpa ekspresi.

"Saya tidak suka basa-basi. Jadi, saya akan memberimu waktu 5 menit untuk kau berpikir," ucap Aarav. "Saya akan memberimu 500 juta jika kau bersedia melahirkan anak untuk saya. Tidak hanya itu, uang akan saya tambahkan bila mana anak itu benar-benar lahir dari rahimmu!"

Kinara semakin dibuat melongo. Tidak percaya akan semua ini. 500 juta? Dilebihkan lagi?

Kinara benar-benar bimbang. Antara menerima atau menolak. Jika dirinya menerima itu berarti keimanannya pula sedang diperjual belikan. Siapa yang mau melahirkan anak tanpa status pernikahan? Dan jika pun menolak, bagaimana dengan Ibu di sana yang tengah berjuang untuk tetap hidup?

Bagaimana ini? Apa yang harus Kinara lakukan?

'Ya Allah ... apa yang harus aku lakukan?' tanya Kinara dalam hatinya. Dia meremas jari-jemarinya dengan resah.

Tidak!

Kinara memejamkan matanya. Keimanan seseorang tidak bisa digantikan dengan apapun. Seberat apapun hidup, seorang muslim tidak seharusnya mengorbankan keimanannya ber-hanyakan uang.

"Jadi, apa pilihan mu?" tanya Aarav setelah lama dia memberikan waktu Kinara untuk berpikir.

"Saya---saya---"

Derrtt Derrttt

Suara dering ponsel terdengar. Membuat ucapan Kinara terkatup. Dia merogoh saku gamisnya kala getaran itu semakin terasa bergetar.

Lusi.

Ah, adiknya.

"Maaf, Pak. Saya izin waktu sebentar," ucap Kinara.

"Apa saya memberimu izin? Di sini, kau seharusnya memiliki etika ketika berbicara dengan atasan!" Ucapan dingin nan datar itu membuat nyali Kinara semakin menciut. Membuat dirinya yang hendak beranjak terurung sudah.

"Angkat!" Satu kata Aarav membuat Kinara dengan gemetar menekan ikon hijau. Dia menatap terlebih dahulu Aarav yang juga menatapnya tanpa ekspresi.

"Assalamu'alaikum? Kak? Kakak di mana? Kondisi ibu semakin memburuk kak ...." Di sebrang sana suara tangisan terdengar. "Dia dari tadi nyebut nama Kakak terus."

Hati Kinara terasa menciut, tidak terasa air matanya tiba-tiba jatuh begitu saja. Dia menatap Aarav sang atasan. Berharap dia mau memberikan pinjaman uang tanpa harus mengorbankan hal lain. Namun sama saja, Aarav hanya menampilkan raut cueknya tanpa ekspresi.

"Kakak cepat ke mari.... "

"Iya, Dek. Sekarang Kakak ke sana. Kamu temenin dulu Ibu ya, Lus? Jangan sampai tinggalin Ibu. Sekarang kakak ke sana!" Tanpa menunggu lagi Kinara dengan cepat mematikan sambungan telfonnya. Rasa khawatir akan kondisi ibunya benar-benar membuatnya takut.

Dengan derai air mata yang sudah jatuh Kinara menatap Aarav dengan resah.

"Saya menerimanya, Pak! Tapi tolong, tolong beri saya pinjaman uang. Saya mohon Pak. Hanya untuk hari ini saja, saya mohon Pak ...."

Pada akhirnya Kinara menyerah, dia memohon dengan menautkan kedua tangannya di dada.

"Saya akan melahirkan anak untuk Bapak. Tapi saya mohon untuk Bapak kasih pinjam saya uang sekarang juga," ucapnya kembali dengan menunduk. Kemudian pelan kepala Kinara terangkat, dia menatap Aarav yang tidak ada di depannya.

"Ikuti saya!" ucap Aarav yang sudah berada di ambang pintu. Tanpa menoleh dia pergi dengan wajah khasnya. Tanpa ekspresi!

Kinara mengusap pipinya yang basah. Tidak ada waktu lain, dia harus segera menemui sang Ibu sebelum semuanya terlambat.

Kinara berlari menyusul Aarav yang sudah naik ke dalam mobil. Dengan segera dia juga ikut masuk ke dalamnya. Namun sebelum benar-benar masuk ...

"Saya bukan sopirmu! Jadi duduk di depan!" perintahnya dingin.

Kinara menurut, dengan segera dia berpindah duduk menjadi di depan. Belum sempat memakai pengaman, mobil itu sudah melesat cepat membelah jalan.

**

"Di mana Ibu?" tanya Kinara selepas dia bertemu Lusi. Sedari tadi Kinara menangis akan kondisi ibunya. Rasa takut semakin menjadi-jadi.

"I--ibu ada di dalam," ucap Lusi terbata-bata. Hidung merah, mata bengkak, terbukti sudah bahwa Lusi pun sedari tadi menangis.

"Bu?!"

Kinara langsung menyerobot masuk. Menatap sang Ibu yang kini dipenuhi dengan alat-alat rumah sakit.

"Ibu ..." Kinara menangis, mendekap Ibunya dengan linangan air mata. Tangisnya tidak bisa dicegah, dia menangis dengan terisak.

"Ibu, ibu bakal sehat kok. Ya, ibu bakal sehat. Ini Kinar Bu ... Kinar di sini ...." Bibir Kinara bergetar, dia semakin memeluk Ibunya dengan rasa takut. Setelah Ayahnya pergi, Kinara tidak ingin ibunya juga cepat pergi begitu saja.

"Kinar ...?" Suara parau nan lemah itu terdengar. Membuat Kinara semakin tidak bisa menahan tangisnya.

"Sekarang Ibu bakal di operasi. Ibu bakal sehat lagi. Kinar yakin bahwa Allah pasti bakal bantu kita Ibu," ucap Kinara mencium seluruh wajah Ibunya.

"Kinar, lihat Ibu," ucap Run—-ibunya Kinara.

"Kinar enggak perlu melakukan hal ini demi Ibu. Ibu tau, biaya operasi ibu enggak cukup satu atau dua juta. Butuh biaya banyak untuk operasi ibu ini ... untuk itu, Ibu tidak apa-apa jika memang harus pergi. Ibu udah ikhlas---"

"Enggak Ibu! Enggak. Kinara enggak mau kehilangan Ibu. Udah cukup Ayah ninggalin Kinar, sekarang Kinar enggak mau kehilangan Ibu juga. Lagipula, Kinar ada biaya kok buat Ibu operasi. Kinar dapat uangnya Bu ... dengan begitu Ibu bakal sehat lagi." Kinara menghapus air matanya, dia juga menghapus air mata Runi dengan pelan.

"Kinar ... ada satu hal yang sangat Ibu inginkan. Apa kamu, bisa memenuhi keinginan Ibu?" tanya Runi dengan tatapan sayu.

Dengan segera Kinara mengangguk. "Apapun Ibu. Apa yang Ibu mau, Kinar akan mengabulkannya," ucap Kinara dengan mengeratkan genggaman tangan pada sang Ibu.

Tangisnya yang tidak bisa berhenti semakin menangis kala sang Ibu berucap ...

"Ibu ingin, Kinar menikah ... "

Bola mata Kinara melebar sudah.

"Ibu ingin lihat Kinar menikah dengan lelaki pilihan Allah ... Kinar, keinginan satu-satunya Ibu adalah ingin melihat kamu menikah. Setiap doa yang Ibu panjatkan, setiap ingin yang selalu Ibu harapkan. Hanya itu yang Ibu inginkan. Apa Kinar, mau mengabulkan keinginan Ibu untuk yang terakhir kalinya?"

Kinara mengigit bibir bawahnya. Tidak tahan dengan semua ini.

Bukan, bukan karena tidak mampu dirinya untuk menikah. Tapi, sejauh ini tidak ada yang mau menikah dengan dirinya. Tidak ada lelaki yang mau menerima dirinya dengan sepenuh hati. Hingga sejauh ini, Kinara bukannya tidak ingin menikah, hanya saja ... semua lelaki justru menolaknya sebelum dirinya yang datang meminta untuk dinikahi.

"Kinar ...," ucap Runi dengan pelan. Dia menghela nafas panjang. Merasakan rasa sesak di paru-parunya.

Kinara menunduk,bingung juga apa yang harus ia katakan. Untuk membiayai ibunya sendiri pun Kinara harus merelakan kesuciannya? Jika begitu, bagaimana Kinara akan menemukan cinta sejatinya?

"Bu, Kinar-- Kinar---"

"Kinara akan menikah dengan saya Tante! "

Mata Kinara yang semula memejam langsung terbuka lebar. Dia terdiam bagaikan patung.

Pilih Bab

CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Baca Novel Selengkapnya di

moboreader
Kini Tersedia Gratis
Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
Dalam Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali, seorang wanita dikhianati tunangannya setelah berkorban nyawa. Romance novel penuh intrik modern dan action ini mengikuti misinya meninggalkan masa lalu yang hancur demi martabat baru. Baca kisah seru ini di platform web novel kami.
Membawa Kabur Benih Presdir
Membawa Kabur Benih Presdir
Dalam novel modern Membawa Kabur Benih Presdir, Aurora Winters harus menyembunyikan kehamilannya dari Julian Ryder yang menolak kehadiran anak. Demi melindungi bayinya, ia merencanakan pelarian besar. Baca kisah billionaire romance novels ini untuk melihat perjuangan Aurora mempertahankan buah hatinya.
Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
Dalam Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam, seorang pria terperangkap di hutan angker penuh fenomena gaib. Genre mystery story ini membawa pembaca mengungkap rahasia kecelakaan bus misterius. Baca horror novel ini untuk melihat pertaruhan nyawa demi sebuah kebenaran.
MY LOVELY LITTLE WIFE
MY LOVELY LITTLE WIFE
Dalam MY LOVELY LITTLE WIFE, Yuki menghadapi penolakan dari pria yang dijodohkan dengannya. Kesal disebut orang asing, ia menyusun rencana tak terduga untuk membalas pria tersebut. Simak kisah romance modern ini dalam daftar fiction books yang penuh kejutan dan intrik hubungan.
P. S. I LOVE YOU
P. S. I LOVE YOU
Dalam novel P. S. I LOVE YOU, Cyra terjebak kesalahpahaman dengan Felix, CEO kejam yang menghancurkan harga dirinya. Di tengah ambisi dan pengabdian, ia harus memilih antara bertahan atau bebas. Baca billionaire romance novels ini sebagai pilihan utama bagi pencinta romance stories.
Sentuhan Ayah Tiri
Sentuhan Ayah Tiri
Dalam Sentuhan Ayah Tiri, Hunter Oragle menjerat putri tirinya dalam hubungan tabu setelah sebuah insiden tak terduga. Genre romance modern ini mengungkap rahasia gelap dan konsekuensi rumit. Baca kisah selengkapnya di web novel ini, salah satu fiction books yang penuh ketegangan.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.