Luka Sebuah Pengkhianatan

Celina terpancing dengan perkataan seseorang misterius yang telah mengirimkan chat pesan tersebut. Segera ia ke danau.

Sementara di seberang sana, seseorang yang sejak dulu mencintai Celina menyipitkan matanya menatap beberapa foto Celina di dalam ponselnya. Seorang pria yang selama ini telah jatuh cinta pada Celina dari sebelum Celina menikah.

"Andai saja aku berani mengungkapkan rasaku padamu dulu, akankah kamu mau menerima cintaku? aku rasa tidak mungkin karena kamu selalu ketus bila aku dekati. Aku sangat cinta padamu, tetapi kamu justru mencintai Ahsan. Aku tidak akan tinggal diam melihat Ahsan menyakitimu, Celina. Aku yakin melakukan buruk suami tercintamu itu akan segera terbongkar dan aku pastikan kamu tidak akan percaya lagi padanya."

Abdar, pria yang sejak masa kuliah menyukai Celina. Pria yang tidak banyak kata dan selalu pesimis jika ingin mengungkapkan rasa cintanya pada Celina. Pria yang selalu mendapatkan omelan daro Celina jika berada di dekatnya. Ia pesimis ingin jujur pada Celina tentang isi hatinya karena ia cuma anak orang biasa. Untuk bisa kuliahpun ia harus bekerja sendiri. Sedangkan Celina terlahir dari keluarga berada, anak bungsu dari seorang pengusaha kaya raya.

Beberapa menit kemudian....

Celina tidak mendapati adanya Ahsan dan Arsha sedang bercumbu. Justru pada saat ia akan turun dari mobil, ia melihat Ahsan merangkul seorang wanita dan melangkah masuk ke mobil Ahsan.

'Ternyata orang misterius itu benar. Aku harus ikuti mobil Mas Ahsan, apakah mereka benar-benar akan ke hotel."

Gumam Celina dengan jantung bergemuruh berdetak begitu kencangnya.

Celina terus saja menatap ke arah mobil Ahsan, karena ia penasaran dengan wanita yang di samping suaminya. Celina belum bisa melihat dengan jelas wanita itu hingga ia belum percaya sepenuhnya jika Ahsan saat ini sedang bersama dengan Arsha.

Celina mengikuti laju mobil Ahsan, dan beberapa menit kemudian mobil berhenti di sebuah tempat parkir di hotel berbintang lima.

Barulah Celina bisa melihat dengan jelas wanita yang ada di samping Ahsan," Arsha, ternyata memang wanita itu adalah Arsha!"

Celina terbakar amarah dan tangannya mengepalkan tinju.

Pada saat ia akan melangkah menghampiri mereka, sejenak langkahnya tertahan. Ia berpikir ulang untuk melabrak mereka, tetapi ia memutuskan untuk mengikuti mereka walaupun emosinya sudah ingin ia tumpahkan kepada pasangan mesum tersebut.

Hatinya semakin panas, pada saat melihat Ahsan dan Arsha masuk ke dalam sebuah kamar hotel. Ia mencari cara untuk bisa memergoki pasangan mesum tersebut secara langsung.

Celina mendapatkan sebuah ide yang jitu, ia segera menyamar sebagai petugas kebersihan hotel tersebut.

"Aaah.....mas...aku sudah nggak tahan ingin di gempur olehmu."

Terdengar suara manja seorang wanita dari dalam kamar hotel tersebut.

"Sabar ya sayang...kita pemanasan dulu biar kamu puas dan aku juga puas."

Suara khas yang tak asing lagi di telinga Celina.

Dia tidak sengaja mendengar suara dua insan tersebut di balik pintu kamar hotel. Pada saat Celina akan mengangkat tangannya untuk mengetuk pintu, ia mengurungkannya.

"Enak sekali mereka cuma mendapatkan teguran dariku."

Celina menjauh dari arah pintu kamar hotel tersebut dan menelpon kepolisian dengan mengatakan jika di hotel berbintang lima ada sepasang insan yang sedang melakukan prostitusi on line. Pasangan mesum yang bukan muhrimnya.

Setelah menelpon, barulah ia mengetuk pintu kamar hotel tersebut.

"Tok tok tok tok tok!"

Celina sengaja tidak bersuara karena tidak ingin penyamarannya terbongkar begitu saja sebelum menangkap basah Ahsan dan Arsha.

Daftar Bab
Sesuaikan
Bab Berikutnya

Kamu Mungkin Juga Suka

Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.