Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Kesepakatan Hati: Ibu Pengganti Untuk Anak CEO
Kesepakatan Hati: Ibu Pengganti Untuk Anak CEO

Kesepakatan Hati: Ibu Pengganti Untuk Anak CEO

8.4
/ 10
Dalam novel romantis modern Kesepakatan Hati: Ibu Pengganti Untuk Anak CEO, Kanaya terpaksa menjadi ibu pengganti demi biaya pengobatan ibunya. Namun, keputusan ini menjebaknya dalam cinta tersembunyi dengan Bastian, sang miliarder. Baca novel online ini untuk mengikuti kisah selengkapnya.

Ringkasan Kesepakatan Hati: Ibu Pengganti Untuk Anak CEO

Demi membiayai pengobatan ibunya yang sakit keras dan butuh donor langka, Kanaya terpaksa menerima tawaran menjadi ibu pengganti demi imbalan besar. Namun, keputusan ini justru menjeratnya dalam hubungan cinta tersembunyi dengan Bastian, pria yang menyewa rahimnya. Terjebak di antara kontrak profesional, perasaan tulus pada Bastian, dan ikatan batin dengan anak yang dikandungnya, Kanaya harus mengambil keputusan besar yang akan mengubah seluruh garis takdir hidupnya.
Selengkapnya

Kesepakatan Hati: Ibu Pengganti Untuk Anak CEO Bab 1

Harga Yang Harus Dibayar

“Jika tidak dioperasi, ibu nona tidak akan bisa bertahan lebih lama...”

Tiba-tiba ruangan itu sunyi, hanya terisi oleh suara mesin-mesin rumah sakit yang berdenting begitu lambat.

Kanaya menahan napas, dadanya sesak hampir meledak. Di hadapannya, ibunya terbaring koma dan satu-satunya cara menyelamatkannya adalah dengan operasi transplantasi jantung.

“Apa tidak ada cara lain, Dok?”

Suara Kanaya bergetar. Sebelumnya Dokter itu juga berkata jika biayanya bisa mencapai 20an miliar. Apa yang harus ia lakukan?

Dokter yang menangani Ayunda, ibu Kanaya, menggeleng seraya mengalungkan stetoskop.

“Itu... satu-satunya cara...”

Kanaya menggenggam tangan ibunya lebih keras, ia terisak. Teringat ibunya yang menolak dibawa ke rumah sakit karena tak mau merepotkannya.

“Nona bisa pikirkan terlebih dahulu. Saya pamit,” ucap sang dokter yang mengangguk ke arah Kanaya dan langsung pergi dari ruangan itu.

Kanaya tak bergerak, ia membeku.

Sejak ayahnya meninggal, satu-satunya orang yang bisa diharapkan ibunya adalah dirinya.

Dan kali ini, setelah bertahun-tahun merawat ibunya di Emerald City, ia dihadapkan pada sebuah dinding penghalang yang besar, dinding keputusasaan.

Akankah ini menjadi masa terakhir dengan ibunya?

Kanaya menggeleng. Demi menjernihkan pikirannya yang kalut, ia melangkah keluar kamar perawatan ibunya untuk menghirup udara segar.

Langkah kedua kakinya menuntun Kanaya pada sebuah bangku taman. Dan ia duduk di bangku itu.

Angin sepoi-sepoi bertiup menyapa dedaunan, dan menyentuh kulit wajahnya. Kedua mata Kanaya menyapu tak tentu arah pada semua yang ada di sekitarnya.

Suster, dokter, dan pengunjung rumah sakit yang berlalulalang di dekatnya hadir di benaknya bagaikan sebuah delusi. Mereka semua nyata, senyata dirinya yang duduk di bangku taman itu, namun tak bisa memberikan jawaban dari permasalahannya.

Kanaya memejamkan matanya dan menarik nafas panjang.

Dalam keputusasaan, hatinya berdoa. Tuhan, berilah petunjuk, jalan keluar. Apa pun.

"Lihat, iklan ini muncul lagi."

Kanaya membuka matanya. Ia menoleh mengikuti asal suara itu. Tidak jauh darinya dua orang perawat sedang mengobrol.

Salah satu perawat memperlihatkan temannya apa yang ada di layar telepon genggam yang ia pegang.

Teman perawat itu melirik gawai yang dipegang rekannya dan berkomentar. "Sudah berapa kali dia mencari ibu pengganti? Apa masih belum dapat juga?"

"Yang aku dengar, sudah beberapa kali mereka gagal implan. Mungkin belum rejeki," jawab perawat pertama. "Padahal kalau sampai berhasil, aku dengar uang yang ditawarkan sangat besar, lho!"

Mendengar ucapan perawat itu, Kanaya mempertajam indera pendengarannya.

"Benar. Yang aku dengar, kalau berhasil, si ibu pengganti bisa dapat milyaran! Kalau aku masih gadis, boleh juga tuh, lumayan buat beli hp ipon dan jalan-jalan ke luar negeri. Dan yang pasti, tidak perlu kerja seumur hidup!" celetuk perawat yang satu lagi dengan canda sambil mereka berjalan melewati Kanaya.

Mata Kanaya membulat. Milyaran? Ibu pengganti? Tiba-tiba percakapan kedua suster itu bagai sebuah petunjuk untuknya. Apakah ini jalan keluar yang ia cari?

Istilah ibu pengganti pernah Kanaya dengar sebelumnya. Namun, bagaimana prosesnya tidak banyak ia ketahui.

“Maaf, suster. Boleh saya bertanya?”

Tiba-tiba dua suster yang dari tadi cekikikan berhenti dan menatap Kanaya dengan canggung.

Merasa mendapatkan atensi, Kanaya tidak menyia-nyiakan kesempatan itu.

“Boleh tahu iklan apa yang suster bicarakan?”

Mereka berdua saling menatap. Lalu setelah saling menyikut, seorang suster berambut cepol berkata pelan-pelan.

“Seseorang dari keluarga kaya sedang mencari seorang ibu pengganti dengan imbalan yang fantastis.”

“Apa saya bisa mendapatkan info iklan tersebut?” pinta Kanaya dengan mata berbinar.

Permintaan Kanaya kembali membuat kedua suster saling pandang.

“Urungkan saja niatmu itu, Nona. Walaupun bayarannya besar, tetapi presentase keberhasilannya sangat kecil. Jangan buang-buang waktumu.”

Kanaya tak peduli. Ia tetap tersenyum sambil menatap suster tersebut dengan penuh harap.

Setelah menghela nafas panjang, salah seorang suster memberikan Kanaya link iklan tersebut.

“Terima kasih, Suster!”

Dada Kanaya membuncah dengan secercah harapan. Ia segera kembali ke ruangan ibunya.

Optimisme yang pada awalnya begitu gelap, kali ini memunculkan asa baru!

Sekembalinya ke kamar perawatan ibunya, Kanaya masih fokus membaca iklan yang sebelumnya ia dapatkan.

Dikatakan dalam iklan tersebut imbalan yang begitu besar akan diberikan jika program itu berhasil ditunaikan.

Terbersit keraguan di dada Kanaya. Ia dituntut untuk mengandung seorang anak selama sembilan bulan, untuk kemudian memberikan anak itu kepada orang lain? Kanaya seketika menahan nafas.

Meskipun anak yang dikandungnya nanti bukan darah dagingnya, bisakah ia menyerahkannya begitu saja?

Di tengah kontradiksi pikirannya, tiba-tiba tangan yang sedari tadi ia genggam bergerak.

“Ibu, ibu sudah sadar?”

Ayunda berusaha menggerakkan tubuhnya, namun seketika ditahan oleh anak sematawayangnya itu.

“Ibu jangan bergerak dulu, kata dokter ibu harus istirahat yang cukup.”

Ayunda mengelus pipi kiri anaknya itu seraya menatapnya dengan sayu. "Naya, Ibu mau pulang. Ibu merasa sudah lebih baik."

"Nanti Bu, kalau Dokter sudah mengizinkan." Kanaya memaksakan sebuah senyuman. Ia tidak ingin ibunya tahu apa yang tengah dipikirkannya.

"Ibu sudah tidak apa-apa, kemarin ibu hanya kecapean saja. Sekarang sudah sehat! Lihat?!" Ayunda juga bersikukuh menunjukkan jika ia baik-baik saja.

Kedua mata Kanaya menggenang dan hatinya pilu memperhatikan ibunya yang berpura-pura tidak menahan sakit di depan matanya. Padahal Kanaya mengetahui kondisi ibunya sebenarnya sedang tidak baik-baik saja.

"Ibu, maafin Naya ya Bu." Kanaya memeluk ibunya dengan hati yang sedih. Ia merasa tidak berguna.

Ayunda melepas pelukannya dan menghapus airmata di pipi Kanaya. Ia menggeleng tidak ingin putrinya menyalahkan dirinya sendiri.

"Ibu sangat bangga padamu, Naya. Selama ini kamu sudah menjaga dan merawat ibu dengan sangat baik. Dan sekarang sudah waktunya kamu memikirkan masa depanmu. Jangan khawatirkan ibu, ya?"

Kanaya tidak ada jalan lain selain tersenyum, meski hatinya begitu sedih.

Biaya yang dibutuhkan untuk menyembuhkan ibunya begitu besar. Ia tak akan mendapatkannya bahkan dengan bekerja puluhan tahun.

Ia pandangi lagi nomor yang tertera pada iklan tersebut. Dadanya bergemuruh.

“Ibu, percaya sama Naya, ibu akan sembuh! Naya janji!”

Pilih Bab

Baca Novel Selengkapnya di

goodnovel
Kini Tersedia Gratis
CINTA DI MUSIM SEMI
CINTA DI MUSIM SEMI
Dalam novel CINTA DI MUSIM SEMI, David dan Arina berjuang menyatukan visi hidup mereka di tengah dinamika modern. Romance novel ini mengeksplorasi cara mereka saling memahami demi mempertahankan kebahagiaan. Temukan kisah mereka melalui platform read novels online gratis sekarang.
Gadis 100 juta (fatamorgana)
Gadis 100 juta (fatamorgana)
Dalam romance novel Gadis 100 juta (fatamorgana), Daiva terpaksa menjual kehormatannya pada Keyko demi menyelamatkan adiknya. Namun, kemunculan Damian menciptakan persaingan cinta yang rumit. Baca kisah modern novel ini untuk melihat pilihan hidup Daiva di platform web novel kami.
Jadi Wanita
Jadi Wanita
Dalam novel fantasy modern Jadi Wanita, Artisa nekat mengubah tubuh putranya, Sota, demi membuang sifat malasnya. Sota harus menghadapi transformasi drastis ini untuk bertahan hidup. Baca kisah unik ini di webnovel kami, pilihan tepat bagi pencinta fiction fantasy novels terbaik.
Light Of Love
Light Of Love
Dalam Light Of Love, Kayla Pratama terjebak sebagai istri kedua miliarder Raga Dirgantara demi membalas budi. Menjadi alat keturunan di tengah konflik modern novel ini, ia harus menghadapi risiko besar. Baca kisah billionaire romance books ini selengkapnya di platform web novel kami.
MENYUSUI MAFIA KEJAM
MENYUSUI MAFIA KEJAM
Dalam MENYUSUI MAFIA KEJAM, Alena Adriani terjebak sebagai jaminan utang orang tuanya pada penguasa kriminal. Mafia novel ini mengisahkan perjuangan Alena mencari jawaban di balik pengkhianatan keluarganya. Baca romance novel penuh aksi ini untuk mengungkap rahasia masa lalu yang kelam.
SETETES DARAH SUCI
SETETES DARAH SUCI
Dalam novel fantasy SETETES DARAH SUCI, seorang gadis lahir dengan darah yang menjanjikan hidup kekal. Kini ia menjadi incaran berbagai klan dalam adventure penuh aksi. Simak kisah perburuan kekuatan di vampire romance books ini demi mencegah kepunahan mahluk abadi.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.