Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Jangan Sentuh Hatiku, Jika Tak Bisa Memiliki
Jangan Sentuh Hatiku, Jika Tak Bisa Memiliki

Jangan Sentuh Hatiku, Jika Tak Bisa Memiliki

9.6
/ 10
Dalam novel Jangan Sentuh Hatiku, Jika Tak Bisa Memiliki, Nayara terjebak hubungan rumit dengan Leonardo, seorang pewaris billionaire. Romance modern ini mengisahkan rahasia besar dan gengsi di antara mereka. Baca kisah selengkapnya di web novel ini sekarang.

Jangan Sentuh Hatiku, Jika Tak Bisa Memiliki Bab 1

Pagi itu, Jakarta masih dibalut suasana yang sama-padat, bising, namun penuh cerita di balik setiap langkah manusia yang bergegas mengejar waktu. Di tengah keramaian itu, Nayara berdiri di depan cermin panjang yang menempel di dinding kamarnya. Rambut hitamnya yang tergerai ia rapikan dengan jari-jari lentiknya, lalu ia kenakan blazer krem dipadu dengan celana kain high waist yang membuat penampilannya terlihat profesional sekaligus fashionable.

Nayara memang selalu punya cara untuk tampil memikat tanpa terkesan berlebihan. Meski hanya staf biasa di sebuah perusahaan swasta, ia tidak pernah membiarkan dirinya tampil seadanya. Bukan karena ia ingin dipuji, tapi karena itu bagian dari dirinya-ia percaya bahwa kepercayaan diri berawal dari cara seseorang menghargai dirinya sendiri.

"Hmm, cukup," gumamnya sambil mengambil tas kerja berwarna hitam yang tergantung di kursi.

Ia menatap jam dinding. Hampir pukul delapan. Jalanan pasti sudah mulai padat. Dengan langkah cepat, ia keluar dari kamar, menyapa ibunya yang sedang menyiapkan sarapan sederhana di meja makan.

"Nay, makan dulu sebentar. Mama sudah bikin nasi goreng," ucap ibunya, Bu Ratna, sambil tersenyum hangat.

Nayara menghela napas pelan. "Ma, aku harus buru-buru. Kalau macet, aku bisa telat masuk kantor."

"Ya ampun, kamu ini kerja terus, sayang. Sesekali santai juga tidak apa-apa."

Nayara tersenyum kecil, lalu mendekati ibunya. "Aku janji nanti malam kita makan bareng, Ma. Jangan lupa minum obat, ya."

Ada sorot khawatir yang sempat singgah di mata Nayara setiap kali ia mengingat kondisi ibunya yang masih harus rutin minum obat. Sejak ayahnya meninggal lima tahun lalu, Nayara menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga. Ia tidak bisa hanya berdiam diri, apalagi kebutuhan rumah dan kesehatan ibunya cukup besar.

Setelah berpamitan, Nayara melangkah keluar rumah menuju halte bus TransJakarta. Ia lebih memilih transportasi umum ketimbang membawa mobil atau motor karena lebih praktis, meski harus berdesakan.

Hari itu di kantor, suasana agak berbeda. Para karyawan tampak lebih sibuk dari biasanya. Nayara baru saja duduk di meja kerjanya ketika sahabat sekaligus rekan kerjanya, Dita, langsung menghampiri.

"Nay! Kamu sudah dengar kabar belum?" Dita menepuk pundaknya dengan ekspresi heboh.

Nayara mengernyit. "Kabar apa? Aku baru aja duduk."

"Katanya hari ini bakal ada kunjungan dari pemilik perusahaan induk kita. Bukan cuma perwakilan, tapi langsung pewarisnya yang datang."

"Oh, ya? Terus kenapa kamu heboh banget?" Nayara menatap Dita dengan nada heran.

"Ya ampun, Nay. Kamu ini ketinggalan banget deh. Pewaris Arvandre Global itu bukan orang sembarangan. Namanya Leonardo Arvandre. Orangnya masih muda, ganteng banget, miliarder pula. Setengah darah Prancis gitu. Semua orang di kantor udah sibuk gosipin dia dari tadi."

Nayara hanya terkekeh kecil. "Dita, kita ini cuma staf biasa. Menurut kamu, dia bakal peduli sama kita?"

"Siapa tahu? Kan nggak ada yang tahu takdir. Bisa aja kamu ketemu dia terus jatuh cinta." Dita menutup mulutnya sambil cekikikan.

"Jangan ngawur ah. Aku realistis aja. Orang kaya gitu mana mungkin peduli sama orang kayak aku," jawab Nayara sambil membuka laptopnya.

Namun jauh di dalam hatinya, Nayara merasa sedikit terusik. Nama itu terasa tidak asing. Leonardo Arvandre. Ia seolah pernah mendengarnya.

Sementara itu, di gedung pusat Arvandre Global cabang Jakarta, sebuah mobil hitam mewah berhenti di lobi utama. Dari dalam mobil, seorang pria tinggi tegap dengan setelan jas abu-abu elegan melangkah keluar. Sorot matanya tajam, rahangnya tegas, dan aura berwibawanya membuat semua orang yang melihatnya otomatis menunduk hormat.

Dialah Leonardo Arvandre.

Bagi banyak orang, ia adalah sosok yang nyaris sempurna: kaya, tampan, cerdas, dan pewaris tunggal kerajaan bisnis keluarga Arvandre. Tapi sedikit yang tahu, di balik itu semua, ia menyimpan luka lama dan rahasia yang tidak pernah ia ceritakan pada siapa pun.

Hari ini, ia datang untuk memantau perkembangan perusahaan cabang di Indonesia. Namun jauh di dalam hatinya, ada alasan lain yang membuat langkahnya kembali ke negeri ini. Alasan yang tidak ingin ia akui, bahkan pada dirinya sendiri.

Waktu istirahat siang tiba. Kantor menjadi lebih tenang karena sebagian besar karyawan turun ke kantin. Nayara memilih tetap di meja kerjanya, menyelesaikan laporan yang harus dikirim sebelum sore. Ia baru saja meneguk air mineral ketika tiba-tiba pintu ruang kerja terbuka.

Seorang pria asing melangkah masuk, diikuti oleh beberapa orang staf manajerial. Semua orang berdiri. Nayara ikut berdiri dengan bingung.

"Teman-teman, izinkan saya memperkenalkan beliau," ujar salah satu manajer. "Ini adalah Tuan Leonardo Arvandre."

Seolah waktu berhenti sejenak, mata Nayara bertemu dengan mata pria itu. Ada kilasan aneh yang muncul di ingatannya. Wajah itu... ia pernah melihatnya. Tiga tahun lalu.

Tiga tahun lalu, Nayara pernah menghadiri sebuah acara amal yang digelar di sebuah hotel mewah di Jakarta. Ia datang karena membantu temannya yang bekerja sebagai panitia. Malam itu, di antara keramaian tamu undangan berkelas, ia tanpa sengaja menabrak seorang pria dengan setelan jas hitam. Gelas sampanye di tangannya hampir jatuh, namun pria itu dengan sigap menahannya.

"Are you okay?" suara bariton itu terdengar lembut, namun penuh wibawa.

Nayara gugup, wajahnya memerah. "M-maaf, saya tidak sengaja."

Pria itu tersenyum samar. "Hati-hati lain kali."

Itu pertemuan singkat, tapi cukup meninggalkan kesan dalam. Sejak malam itu, ia tidak pernah lagi melihat pria tersebut. Hingga kini.

Leonardo menatap Nayara lebih lama daripada yang seharusnya. Ada sesuatu pada gadis itu yang mengusik pikirannya. Ia seolah mengenalnya.

"Senang bertemu dengan kalian semua," ucap Leonardo dalam bahasa Indonesia yang fasih.

Para staf menyambutnya dengan hormat. Namun matanya sekali lagi melirik ke arah Nayara, yang berdiri kaku di sudut ruangan.

Setelah perkenalan singkat, Leonardo dan tim manajerial masuk ke ruang rapat. Suasana kantor kembali normal, kecuali bagi Nayara yang masih merasakan jantungnya berdegup kencang.

Dita segera menghampirinya. "Nay! Kamu lihat nggak tadi? Dia ngeliatin kamu, loh."

"Apaan sih? Nggak ada," Nayara mengelak, meski pipinya merona.

Hari berlanjut hingga sore. Ketika Nayara hendak pulang, ia menyadari ada file penting yang tertinggal di meja rapat. Ia kembali ke lantai atas untuk mengambilnya. Begitu membuka pintu ruangan, ia terkejut melihat Leonardo masih ada di sana, duduk sendiri sambil menatap layar laptop.

Pria itu mendongak. "Kamu."

Nayara tercekat. "S-saya hanya mau mengambil file, Tuan."

"Nama kamu siapa?" tanyanya tiba-tiba.

"N-Nayara, Tuan."

Leonardo menatapnya lama, seolah mencoba mengingat sesuatu. "Tiga tahun lalu... di acara amal di Hotel Grand Luxe. Itu kamu, kan?"

Nayara terkejut. "A-anda... ingat?"

Senyum tipis terukir di bibir Leonardo. "Aku jarang melupakan sesuatu yang penting."

Degup jantung Nayara kian kencang. Pertemuan singkat yang dulu ia kira tidak berarti, ternyata meninggalkan jejak dalam ingatan pria yang kini berdiri di hadapannya-seorang miliarder pewaris kerajaan bisnis dunia.

Dan sejak saat itu, tanpa mereka sadari, hidup keduanya mulai kembali saling terikat dalam sebuah cerita yang lebih rumit dari yang pernah mereka bayangkan.

Pilih Bab

CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Baca Novel Selengkapnya di

moboreader
Kini Tersedia Gratis
Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku adalah novel Modern、Romansa、Remaja yang sangat adiktif. Baca Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku dan temukan cerita penuh emosi, cinta, konflik, dan twist tak terduga. Cocok untuk penggemar Modern dengan update bab terbaru.
CINTA DI MUSIM SEMI
CINTA DI MUSIM SEMI
Dalam novel CINTA DI MUSIM SEMI, David dan Arina berjuang menyatukan visi hidup mereka di tengah dinamika modern. Romance novel ini mengeksplorasi cara mereka saling memahami demi mempertahankan kebahagiaan. Temukan kisah mereka melalui platform read novels online gratis sekarang.
En-PD158
En-PD158
Dalam novel modern En-PD158, pernikahan hancur saat Zhou Yu'an meminta cerai demi menyelamatkan anak dari masa lalunya. Konflik pengkhianatan ini menjadi inti romance novel yang emosional. Akankah ia bertahan? Baca kisah selengkapnya di web novel ini sekarang.
Istri Rahasianya, Aib Publiknya
Istri Rahasianya, Aib Publiknya
Dalam Istri Rahasianya, Aib Publiknya, hidup seorang perawat hancur saat suaminya yang amnesia ternyata Brama, miliarder kejam tunangan sosialita. Romance novel ini mengisahkan perjuangan bertahan hidup dari ancaman sang taipan. Baca web novel modern ini di platform read novels online.
Janda Bertemu Dengan Duda
Janda Bertemu Dengan Duda
Dalam Janda Bertemu Dengan Duda, Sonia mencoba bangkit dari duka bersama anak-anaknya di apartemen baru. Di sana, ia bertemu Yudha yang juga kehilangan pasangan. Romance novel modern ini mengisahkan perjuangan dua jiwa menyembuhkan luka dalam balutan romance stories yang realistis.
Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
Dalam Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam, Sabrina membalas dendam pada tunangannya dengan mendekati Charles. Kisah billionaire romance novels ini mengungkap identitas asli Sabrina sebagai miliarder di balik topeng gadis desa. Baca web novel penuh intrik dan gairah ini sekarang.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.