Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Istri Nomor Dua
Istri Nomor Dua

Istri Nomor Dua

8.8
/ 10
Dalam novel romance modern Istri Nomor Dua, seorang wanita terpaksa menikah demi bakti hingga menjadi orang ketiga. Terabaikan dalam rumah tangga, ia harus memilih antara bertahan atau mencari bahagia. Baca kisah lengkapnya di web novel ini sebagai pilihan fiction books terbaik.

Ringkasan Istri Nomor Dua

Menjadi istri kedua di usia muda adalah mimpi buruk yang tak pernah kubayangkan. Demi sebuah bakti, aku terpaksa merusak kebahagiaan pasangan yang sudah kuanggap seperti kakak sendiri. Kini, aku terjebak sebagai orang ketiga dalam pernikahan yang menyakitkan. Tak hanya rasa bersalah, aku pun harus menelan pahitnya diabaikan oleh suami sendiri. Sanggupkah aku bertahan di tengah rumah tangga penuh duri ini, atau memilih pergi demi mencari kebahagiaan sejatiku?
Selengkapnya

Istri Nomor Dua Bab 1

“Menikahlah dengan Sean.”

Seketika tubuhku menegang, kala mendengar permintaan terakhir Ayahku yang saat ini sedang kritis.

Tidak! Itu tidak mungkin!

Mana Bisa aku menikah dengan Kak Sean. Sementara pria itu sendiri ....

“Tapi, Pih ... Kak Sean kan, sudah mau menikah dengan Kak Audy.”

Aku mencoba menolak, seraya melirik dua orang yang kusebutkan tadi, di kaki tempat tidur Papiku.

Itulah kenapa, aku bilang ini gak mungkin, karena aku gak mungkin merusak pernikahan mereka, kan?

“Me ... menikahlah, ber ... sam ... a..sam ... a,”

Namun, Papi  masih bersikukuh, meski kini Papi mulai terbata dalam berucap.

Terlihat sekali kalau dia sedang menahan kesakitan yang luar biasa. Membuat aku makin gusar melihatnya.

“Ta-tapi, Pih. Itu ... itu ....” Aku pun jadi bingung sendiri sekarang. Antara menolak permintaan Papi atau menurutnya.

Aku tak mau mengecewakan Papi. Tetapi ... aku juga tak mungkin menuruti kemauan Papi itu.

Karena itu tak mungkin! Benarkan?

Menikah muda bukanlah impianku sejak dulu. Apalagi sampai menjadi istri kedua.

Itu mimpi buruk!

Namun, bagaimana dengan papi? Aku benar-benar tak ingin mengecewakannya.

Tuhan, aku harus bagaimana?

“Me ... reka ... su-dah ... set-tuju.” Papi kembali berucap dengan susah payah.

Apa katanya? Mereka sudah setuju? Bagaimana mungkin?

Apa mereka sudah gila?

“Tapi—”

“Pa..pi mo..hon.” Papi pun berusaha menyela ucapanku. Membuat aku bingung untuk melanjutkan penolakanku lagi.

Tuhan ... harus bagaimana ini?

Aku gak mau jadi istri kedua!

Saat aku masih bingung dengan permintaan Papi. Kak Audy tiba-tiba menepuk bahuku pelan, meminta atensiku.

“Aku rela di madu kok, Ra,” ucapnya kemudian, dengan mimik wajah yang tidak terbaca.

Benarkah? tapi kenapa?

“Tapi, Kak. Aku ... aku gak mau jadi orang ketiga di antara kalian,” jawabku dengan jujur.

Tentu saja aku harus menolak. Karena aku mengenal kedua orang itu, dan menyayangi mereka seperti keluargaku sendiri. Jadi ... mana mungkin aku tega menghancurkan kebahagiaan mereka.

Namun, Kak Audy terlihat menggeleng dan tersenyum menenangkan.

“Ayahmu sudah seperti ayahku sendiri, Ra. Dan bagiku, membahagiakannya adalah salah satu keinginanku dalam hidup ini. Jadi, kalau memang Paman Theo ingin kita menjadi madu. Aku gak keberatan sama sekali.”

Ini gila! Sungguh! Aku gak bisa mengerti maksud mereka sebenarnya dalam hal ini.

“Lagi pula, Sean juga sudah setuju, kok. Iya, kan Sean?” Kak Audy masih mencoba mengubah keputusanku, seraya menoleh ke arah Kak Sean, yang berdiri tak jauh darinya.

Kak Sean tak berkomentar apapun. Dia hanya mengangguk pasrah. Sambil meliriku sekilas. Meski begitu, dari raut wajahnya saja, aku bisa melihat dengan jelas, rona keterpaksaan dalam wajah itu. Melihat hal tersebut, bagaimana aku bisa ikhlas menerima pernikahan ini?

“Tap—”

“Ra, percayalah! Kita pasti bisa kok, Hidup bertiga dengan rukun.” Kak Audy masih mencoba meyakinkanku lagi. Akan tetapi, tetap saja hatiku tak bisa menerima hal ini begitu saja. Karena ....

Demi Tuhan. Aku benar-benar  tak mau menikah sekarang. Apalagi langsung jadi istri kedua seperti ini. Tuhan ... lelucon apa sebenarnya yang sedang kau mainkan dalam hidupku.

“Ra?” panggil Kak Audy lagi. Meminta atensiku. Namun kali ini tak kuhiraukan. Karena aku benar-benar bingung harus bagaimana sekarang.

Aku pun terdiam sejenak, seraya melihat ke brankar tempat papi terbaring lemah. Wajahnya pucat, dengan selang dan kabel menempel di seluruh tubuhnya. Raut wajahnya sangat terlihat lelah sekali di sana.

Mungkin, dia benar-benar tak bisa bertahan lagi setelah ini.

Oh, papiku yang malang. Pasti dia sangat tersiksa saat ini dengan kondisinya.

Aku tak tega melihatnya. Sungguh! Namun, menerima permintaannya pun rasanya ....

“Pa ... pi mo ... hon.” Papi kembali berucap, dengan mata tuanya yang sudah sangat sayu.

Aku yakin, Papi pasti sudah sangat lelah, dan ingin segera istirahat dari kejamnya dunia ini. Hanya saja, papi masih belum bisa istirahat dengan tenang, karena memikirkan kondisiku yang akan dia tinggal sendirian.

Ya! Aku anak tunggal, dan sudah tak punya Mami. Jadi, jika Papi pergi. Aku benar-benar akan jadi yatim piatu.

Aku yakin, itu juga yang membuat Papi meminta hal gila ini padaku. Karena Papi tak ingin meninggalkan anak kesayangannya seorang diri setelah dia pergi.

Oh, Papi. Haruskah seperti ini?

Selama ini Papi selalu memberikan, dan memenuhi kebutuhanku tanpa memanjakanku. Dia adalah cinta pertamaku yang tak kan pernah tergantikan oleh siapapun.

Bagiku, sosoknya sangat sempurna untuk dijadikan panutan. Bahkan demi aku, Papi sampai rela tidak menikah lagi setelah kepergian Mami. Dia ... benar-benar menjadi single parent yang luar biasa untukku.

Padahal, aku sama sekali tak pernah melarangnya untuk menikah lagi. Karena aku tahu, Papi juga butuh pendamping, dan dia juga berhak untuk bahagia lagi.

Akan tetapi, setiap kali aku mengutarakan keinginanku untuk memiliki ibu lagi, papi pasti akan menolak dengan sangat tegas.

Papi bilang, “Istrinya cuma satu, dan selamanya hanya akan satu, yaitu Mami! Lagipula, Papi sudah sangat bahagia dengan kehadiranmu. Jadi, Papi tidak butuh yang lain lagi.”

Mengenang semua itu, tak urung hatiku pun langsung mencelos. Karena pengorbanannya sangat besar untukku. Lalu, bisakah aku membalasnya? Aku menghela napas berat tanpa sadar, seraya menutup mata dengan erat. Tuhan ... ini berat!

“Papi mungkin, bukan ayah yang sempurna untukmu, Ra. Papi juga tidak selalu bisa memberikan kebahagiaan kepadamu. Tapi, Papi janji, Nak. Papi akan selalu berusaha memberikan yang terbaik untukmu. Selalu percaya sama Papi, ya?”

Tiba-tiba sebuah ucapan papi di masa lalu melintas begitu saja di benakku. Membuat aku sontak membuka mataku dengan cepat. Aku tidak ingin mengakuinya, tapi jujur saja, ingatan itu berhasil membuatku mulai goyah pada pendirianku saat ini.

Sekali lagi, aku pun menatap papi yang terlihat lemah di tempat tidurnya. Kemudian mulai mencerna semuanya dengan baik. Meski aku tidak tahu apa tujuan papi membuatku jadi orang ketiga diantara hubungan Kak Sean dan Kak Audy. Tapi, aku percaya papi pasti punya alasan dibalik semua ini.

Maka dari itu, aku pun akhirnya mencoba menguatkan hatiku, dan berkata, “Baik, Pih. Rara setuju!”

Aku sengaja memandang mata tua itu dengan intens. Ingin menegaskan padanya, bahwa aku selalu percaya pada keputusannya.

Papi pun terlihat tersenyum tipis, Sebelum ....

Tuuuutttttt ....

Suara mesin kardiograf berbunyi nyaring memekakan telinga. Mengiringi kepergian Papi pada tidur tenangnya, untuk selamanya.

Tidak ada yang bisa kulakukan selain meraung dengan tubuh gontay memintanya untuk kembali.

Papiiiii ....

Pilih Bab

CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Baca Novel Selengkapnya di

moboreader
Kini Tersedia Gratis
Dari Abu: Kesempatan Kedua
Dari Abu: Kesempatan Kedua
Dalam novel modern Dari Abu: Kesempatan Kedua, seorang wanita terlahir kembali usai dikhianati tunangan billionaire miliknya. Ia kini bertekad membatalkan pertunangan demi bertahan hidup. Baca kisah romance novel ini selengkapnya untuk mengungkap misteri pengkhianatan di read novels online.
Derita Menantu Jelita
Derita Menantu Jelita
Dalam novel romantis misteri Derita Menantu Jelita, hidup seorang istri berubah setelah suaminya lumpuh akibat kecelakaan. Demi garis keturunan, sang suami nekat mencekoki istri dan ayahnya sendiri dengan obat. Baca novel online gratis ini untuk mengungkap rahasia keluarga yang kelam.
Diagnosis Kanker di Hari Ulang Tahun Pernikahan
Diagnosis Kanker di Hari Ulang Tahun Pernikahan
Di hari ulang tahun pernikahan kedelapan, Jessica mendapati suaminya, Rio Aditya, berselingkuh dengan Nadia. Di saat yang sama, Jessica didiagnosis kanker ovarium stadium akhir. Menyadari suaminya berniat menceraikannya, Jessica memilih pergi dengan damai. Baca novel romantis modern ini di novel web.
Janda Bertemu Dengan Duda
Janda Bertemu Dengan Duda
Dalam Janda Bertemu Dengan Duda, Sonia mencoba bangkit dari duka bersama anak-anaknya di apartemen baru. Di sana, ia bertemu Yudha yang juga kehilangan pasangan. Romance novel modern ini mengisahkan perjuangan dua jiwa menyembuhkan luka dalam balutan romance stories yang realistis.
Kurang dari tiga
Kurang dari tiga
Dalam novel Kurang dari tiga, Raka berjuang mempertahankan posisinya sebagai kekasih Cherry yang lebih memprioritaskan Nadia. Hubungan modern ini penuh konflik kecemburuan yang membawa mereka pada situasi tak terduga. Baca romance novel ini untuk melihat pilihan sulit dalam kisah lgbt book ini.
Nafsu Kakak Tiriku
Nafsu Kakak Tiriku
Dalam Nafsu Kakak Tiriku, Laily harus menghadapi ancaman saudara tirinya yang obsesif. Setelah selamat dari serangan berkat bantuan Abdi, fitnah justru memaksa mereka menikah. Simak kisah romance novel ini di web novel kami bagi yang ingin read books online free dengan plot penuh intrik.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.