Hot Love - Gairah cinta sesama wanita

Niko, robot anjing kecil itu terus merangsang menjilati daerah kewanitaan Kara. Kara membiarkannya, karena dia pun menikmati jilatan-jilatan lembut robot anjing kecil itu.

Sensasi berbeda dia Kara dapatkan dari kenakalan robot hasil rekayasa teknologi canggih Jepang.

Veron memang dalam tahun-tahun terakhirnya sangat terobsesi dengan teknologi robotik Jepang. Suami mantan karayuki itu telah membeli saham-saham perusahaan teknologi robotik Jepang. Dan tak mengherankan jika di rumah mewah yang kini hanya dihuni Kara, terdapat robot-robot pintar beraneka jenis. Salah satunya Niko, robot anjing kecil yang pintar dan lucu. Robot favorit dan kesayangan Veron.

Kara terus melanjutkan membaca novelnya sambil merasakan kenikmatan-kenikmatan oleh kenalakan Niko robot anjing kecil itu.

"Ya, terus .. terus ..." Suara berisik terlontar dari bibir Kara.

"Ya, mantab ... lebih kuat lagi ... terus ..."

"Akhhh ... ohh ...." Kara terlihat begitu menghayati peran karakter tokoh dalam bacaannya.

Terlihat Kara tak bisa menahan kenikmatan-kenikmatan yang terasa di 'bibir vertikalnya' dari rangsangan Niko, robot anjing kecil itu.

Kara meletakkan novelnya, dia pun merebahkan kepalanya bersandar di tumpukan bantal lembut itu.

"Oh .. Nik .. Niko ... terus Niko ... sedikit lagi ... sedikit lagi Niko ...." teriak lirih Kara sambil menggigit bibir bawahnya.

Kedua tangannya mencengkeram bantal yang ada di pangkuannya. Niko makin usil menjilati 'bibir vertikal' daerah kewanitaan Kara yang makin basah.

"Terus Niko ... terus ... " teriak Kara.

Dan ....

Kedua paha putih mulus Kara merapat selama beberapa detik. Dan ...

"Akhhh .... yes ... Niko ... thank's ...."

Kedua paha Kara mengejang. Cairan keluar dari 'bibir vertikal' nya.

"Thank's Niko ... kamu robot anjing baik."

Kara terkapar puas. Niko masih menjilatinya.

-----

Beberapa menit kemudian Niko melompat Naik ke wajah Kara, robot anjing kecil itu menjilati bibir Kara.

"Oh .. Niko .. kamu pintar sekali." bisik lirih Kara memegang tubuh robot anjing kecil itu.

-----

Niko menjilati bibir dan wajah Kara beberapa menit. "Au .. au ..." Niko menggongong lagi. Jam besar di ruang tamu berdentang sebanyak delapan kali.

"Ok, ok Niko aku tahu sekarang pukul 08.00 waktunya bangun dan mandi. Aku tahu kamu ingin memberitahuku itu."

Kara pun bangun dari ranjangnya. Niko melompat turun ke bawah dan menuju pintu kamar mandi dalam kamar mewah itu.

"Kamu mau mandi juga Niko?" tanya Kara yang sudah berada di depan kamar mandi.

"Ayo ikut aku mandi? Ha ha ha." ledek Kara.

Niko menggelengkan kepalanya. Dia melonjak menggapai lutut Kara.

Kara menunduk dan menggendongnya. "Au ..." gonggong senang Niko.

"Benar, kamu mau ikut mandi?" tanya Kara sekali lagi.

Niko menggeleng dan meronta ingin turun.

"Ok, anjing baik. Kamu tunggu di sini. Aku akan berendam air hangat dulu. Thank's kamu sudah memberiku kenikmatan yang belum pernah aku dapatkan dari siapapun."

Kara mencium Niko, robot anjing kecil itupun menjilati bibir Kara.

"Ok, kamu tunggu di sini, aku ingin berendam dulu." katanya melepaskan gendongannya.

"Auuuu" Niko menggonggong panjang. Robot anjing pintar itu menggerakkan ekornya lalu melompat lari menuju pintu kecilnya. Dia keluar dari kamar Kara.

"Ok, Niko ... bye. Kita ketemu di ruang makan. Aku mandi dulu."

"Auuuu ..." Niko menggongong panjang.

------

Kara berendam air hangat.

Tubuh Kara masuk ke dalam bathup mewah dengan air hangat mengalir meluber pelan ke lantai kamar mandi itu.

Gemericik air mengalir menyejukkan suasana kamar mandi mewah Kara. Gadis Jepang mantan karayuki itu menyandarkan kepalanya ke sisi bathup.

Kedua matanya terpejam. Dia tersenyum mengingat apa yang telah dilakukan Niko, robot anjing kecil lucu dan pintar tadi. Dia bahagia karena di saat dia ingin melampiaskan gairah biologisnya, Niko dengan cara sederhana membantu memuaskannya. Walaupun tidak senikmat jika dia melakukannya dengan pria-pria yang biasa bersetubuh dengannya.

Kara teringat kembali bagaimana Veron, suaminya yang gila perempuan sangat pintar memuaskannya. Meskipun terkadang dia sangat membencinya. Kara sangat tidak suka dengan perilaku menyimpang Veron, dia benci dan sakit hati sekali kepadanya karena sering diperlakukan seperti binatang.

Veron memiliki perilaku seks menyimpang, yang menurut ahli psikologinya perlu waktu panjang untuk menyembuhkannya. Bahkan mungkin tak akan bisa sembuh seratus persen.

Kara diberitahu oleh ahli psikologi yang dibayar khusus untuk mengatasi dan menyembuhkan penyakit moral perilaku menyimpang Veron.

Beberapa kali Kara harus masuk ke rumah sakit karena dipakai sebagai obyek percobaan Veron. Walaupun dia menjamin keselamatan dan telah menyiapkan dokter-dokter terbaik dari seluruh dunia. Kara sakit hati sekali diperlakukan sebagai objek percobaan dan bukan sebagai istri yang seharusnya disayang dan dincintainya.

Veron memang gila. Psikopat. Kata beberapa temannya. Beberapa wanita panggilan tewas karena sifat gila Veron. Namun keluarga mereka tidak menuntut kejahatan Veron sebab dia membayar dengan nilai fantastis sebagai ganti rugi atas kejahatannya.

Veron kini telah tewas mengenaskan. Teroris bayaran Kara berhasil melakukan tugasnya dengan sangat sempurna. Menabrakkan pesawat yang ditumpangi Veron dan wanita-wanita pemuas birahinya tewas seketika, meledak bersama pesawat naas itu.

Kara tersenyum puas.

------

Namun di sisi lain, ada perasaan kehilangan dalam hati Kara sebab kini dia tidak akan menjumpai lagi belaian-belaian lembut tangan Veron yang sering nakal menyusup di daerah kewanitaannya.

Dan kini sudah tidak ada lagi kecupan-kecupan sayang di pagi hari. Yang tersisa kini hanya Niko, robot anjing kecilnya yang unik, dengan kenakalan-kenakalan mirip sekali dengan binatang anjing asli.

Kara tersenyum mengingat tingkah usil Niko yang beberapa saat lalu dapat memberikan kepuasan biologisnya. Walau dengan cara sederhana.

------

Kedua mata Kara masih terpejam. Angannya melayang ke mana-mana tak tentu arah.

------

Di benaknya terlintas wajah konglomerat-konglomerat yang pernah membooking dan menidurinya. "Brengsek kalian semua!" umpatnya.

Lalu angannya melayang ke masa kecilnya. Kara tersenyum dalam kesedihan. Dia teringat bagaimana di masa masih kanak-kanak dia harus dipisahkan dengan orang tuanya, dibawa teman ibunya untuk diperjual belikan ke pria-pria dewasa sebagai karayuki dan harus menemani juga melayani mereka.

Hati Kara teriris jika mengenang masa kecil yang menyakitkan itu. Namun kini semua sudah berubah. Dia hidup bergelimang harta, menjadi konglomerat wanita dan tinggal di Amerika.

Kedua orang tuanya dan keluarga lainnya telah tewas puluhan tahun lalu karena penyakit menular yang mewabah di Nagasaki tempat kelahirannya. Dan saat itu Kara belum bisa menolongnya. Dia belum menjadi wanita kaya seperti sekarang.

Kara hidup sendiri, tanpa keluarga, tanpa suami paling dicintainya dan sekaligus paling dibencinya.

------

Kara mencoba menikmati balutan lembut air hangat di bathup mewah itu. Dia mengelus kedua pahanya dengan lembut. Sesekali ke bagian dalamnya. Jemarinya terkadang menyentuh 'bibir vertikal' daerah kewanitaannya.

Kara pun mengusap kedua payudaranya yang kenyal, sesekali meremasnya. Memainkan ujung putingnya. Dia pun mulai merasakan sensasi-sensasi rangsangan itu.

"Akhh ..."

Kedua mata Kara terpejam. Dia mencoba menenangkan diri bersandar di sandaran bathup itu.

------

Jam dinding ruang tamu berdentang sembilan kali. "Auuu ...." terdengar lolongan kecil Niko di ruang tamu. Seolah memberitahu sekarang sudah pukul 09.00.

Kebiasaan Veron dan Kara di jam itu mereka makan bersama di ruang makan. Dan seperti biasa Niko melompat di kursinya di samping tempat duduk Veron. Meskpun Niko tidak makan makanan mereka, kehadiran robot anjing kecil itu menjadi hiburan tersendiri bagi mereka.

Tingkah lucu dan usil Niko tidak bisa diduga, sebab dirancang oleh ahli teknologi robotic Jepang untuk meniru semua perilaku manusia. Microchip yang disematkan di kepalanya jadi penggerak pintar perilaku robot anjing kecil itu.

Dan dilengkapi dengan berbagai kemampuan, seperti memutar musik sesuai permintaan. Juga dapat melakukan semua yang diperintahkan oleh pemiliknya. Hanya tiga hal yang tak mampu dan tak akan dilakukan Niko. Yaitu: makan, minum dan mandi.

Salah satu kelebihannya adalah mampu menganalisa orang jahat dan orang baik. Dia akan mengejar dan menggigit serta melumpuhkan siapapun yang membuat kejahatan di rumah mewah itu. Niko dilengkapi dengan senjata laser di kedua matanya. Dan robot anjing kecil itu pun dirancang dapat terbang secepat pesawat jet untuk mengejar penjahat.

Niko, salah satu prototipe robot anjing multi fungsi produksi perusahaan yang telah diakuisisi oleh Veron. Otomatis kini jadi milik Kara.

------

Chapters
Customize
Next Chapter

Kamu Mungkin Juga Suka

Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.