Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Gairah Liar Pria Introvert
Gairah Liar Pria Introvert

Gairah Liar Pria Introvert

9.0
/ 10
Dalam Gairah Liar Pria Introvert, sebuah romance novel modern, sang protagonis terjebak dalam misteri mistis yang menegangkan. Menghadapi konflik berbahaya dan rahasia tersembunyi, ia harus mengungkap kebenaran di balik takdirnya. Baca kisah seru ini di platform web novel kami sekarang.

Ringkasan Gairah Liar Pria Introvert

Kisah ini menghadirkan perpaduan unik antara romansa yang mendebarkan dan bumbu komedi yang menyegarkan. Di balik ketenangan seorang pria introvert, tersimpan gejolak gairah yang tak terduga dalam menghadapi berbagai konflik. Tidak hanya fokus pada hubungan asmara yang intens, alur ceritanya juga diselimuti oleh misteri serta unsur mistis yang penuh ketegangan. Pembaca akan dibawa menyelami perjalanan emosional yang penuh teka-teki sekaligus menghibur dalam setiap babnya.
Selengkapnya

Gairah Liar Pria Introvert Bab 1

Berawal dari Alvin yang memilih untuk keluar dari desanya, dan memutuskan untuk meninggalkan wanita yang begitu ia cintai, demi mengubah nasibnya. 

Alvin baru dua bulan lulus dari pendidikan sekolah menengah atas, dan selama dua bulan ia tidak mendapatkan kepastian dari kedua orang tuanya tentang kelanjutan pendidikannya.

Maka dari itu, bertepatan ketika kedua orang tuanya sedang tidak berada di rumahnya, iapun segera berbenah untuk segera pergi dari rumahnya menuju rumah kekasihnya.

Meskipunia tidak terlalu pintar, tapi ia beranggapan, kalau pendidikan yang tinggi bisa saja menjamin masa depan yang cerah. Jadi iapun memutuskan untuk merantau keluar pulau, dengan harapan bisa kerja sambil kuliah.

******

"Indah, kamu baik - baik yah selama aku pergi, kalaupun dalam satu tahun aku tidak kembali, kamu berhak mengambil keputusan tentang kelanjutan hubungan kita !" ujar Alvin sambil memegang tangan Indah, yang tak lain adalah kekasihnya. 

"Issshh yank, panggil ayank dong, " timpal Indah.

"Banyak orang soalnya !" jawab Alvin.

"Gini yank, aku percaya kok, kamu akan kembali, tapi yang tidak aku percaya itu, apakah di sana kamu bisa membawa diri ? Sedangkan di sini saja, kamu itu cuman akrab denganku. Kamu juga ngga pernah tuh ikut kerja apapun, di sana kamu mau kerja apa emangnya ?" ujar Indah.

"Kalau di desa jelas yank, karena kurangnya lapangan pekerjaan, dan aku yakin, aku bisa membawa diri di sana !" 

Meskipun Alvin berkata cukup yakin, tapi sebenarnya dirinya sendiri belum percaya, bahwa ia bisa membawa diri di tanah perantauan. 

Sebelum berpisah, Indah menyerahkan dua lembar uang seratus ribu untuk bekal kekasihnya selama perjalanan, tapi sebelum menerimanya, Alvin menoleh untuk memastikan keadaan sekitarnya.

"Yank, makasih yah, sumpah aku akan menggantinya !" ucap Alvin sambil menerima sodoran uang dari Indah.

"Daaahhh, aku pergi nih !" ucap Alvin.

"Iya, hati - hati !" 

Alvin sambil melangkah menyempatkan untuk menoleh sesekali untuk melihat Indah, dan tanpa sengaja iapun menabrak seseorang yang membuat langkahnya terhenti.

"Jalan itu pakai mata, " bentak pria buru panggul kapal yang di tabrak Alvin.

Alvin yang mendengar bentakan itu, langsung tertanam dalam hati kecilnya. Ada rasa emosi yang seketika meluap, tapi tak berani di lampiaskannya.

"Maaf bang, " ucap Alvin gemetar ketakutan.

Melihat tingkah Alvin yang memang tidak ada persiapan untuk melawan, membuat pria yang membentaknya tadi merasa ibah.

"Ya sudah, saya maafkan !" ucap pria itu lalu berlalu pergi. 

"Anjngg, tadi aku kok mati kutu sih ? Ahh banggsaatt, andaikan aku memukulnya, bodoh, bodoh, bodoh !" ucap Alvin seolah menyalahkan dirinya sendiri.

Alvin kemudian melanjutkan langkahnya untuk menaiki dek kapal dan iapun mulai mencari letak tempatnya sesuai dengan tiket yang sudah di belikan oleh Indah.

*******

Ketika perjalanan pulang, Indah di berhentikan oleh seorang wanita yang tak lain adalah sahabatnya. 

"Indah, dari pelabuhan kah ?" tanya Fira.

"Iya beb, aku dari liat kapal !" jawab Indah berbohong, dan memang kepergian Alvin hanya indah yang mengetahuinya, bahkan kedua orang tuanya Alvin hanya sekedar di titipkan selembar surat, dengan pernyataan ia akan pergi mengadu nasib.

"Eh, kamu kok bawa koper segala ? Mau kemana beb ?" tanya Indah.

Indah sejenak memilih untuk mengobrol dengan Fira. Obrolan mereka semakin mencair, hingga membahas tentang kelanjutan pendidikan mereka.

"Ohh, jadi kamu mau ke kota ? Mau lanjut atau kerja ?" tanya Indah.

"Rencananya mau kerja dulu Beb, kalau dananya udah cukup, baru mau lanjut kuliah !" jawab Fira.

Mendengar itu Indah hanya tersenyum paksa, di mana kedua orang yang di cintai dan di sayanginya akan pergi meninggalkannya seorang diri.

"Isshh, beb jangan sedih dong, "

"Kamu jahat Fi, kenapa kamu ngga ngomong sih, kalau kamu mau pergi ke kota ?" tanya Indah.

"Huuff, aku sebenarnya tidak ingin membuatmu sedih seperti ini Beb, dan aku juga yakin, orang tuamu pasti tidak akan mau membiarkan kamu pergi kemana - mana, " 

"Iya beb, tapi setidaknya ngomong kek, biar aku bisa mempersiapkan diriku. Aku sedih banget loh, soalnya Alvin juga ke kota !" ujar Indah.

"Hah, Alvin ?" 

"Upsss, hufff iya Beb. Dia katanya mau cari kerjaan di sana, " jawab Indah pasrah, dan iapun tertunduk lemas sesaat.

"Terus hubungan kalian ?" tanya Fira memastikannya, berhubung dia salah satu wanita yang menyukai  Alvin. 

Meskipun Alvin tidak pernah menebar pesona, dan tidak pernah membuka pembicaraan selain tanpa ada kepentingan dan sebagainya, tapi Alvin banyak di sukai oleh mantan teman sekelasnya dari kalangan wanita.

"Kami masih pacaran kok, " 

Sebelum berpisah, mereka berdua menyempatkan untuk saling memeluk, dan sempat juga air mata mereka mengalir deras.

"Hiksss, beb, makasih untuk semuanya!" Ucap Fira.

"Hiksss, kita adalah sahabat selamanya, jadi jangan berterimakasih, " timpal Indah sambil mencubit pelan pinggang Fira.

******

Berpindah, dimana Alvin tengah sibuk berkeliaran di atas kapal hanya demi mencari tempatnya, dengan mengandalkan dirinya sendiri, berhubung ia tak memiliki keberanian untuk bertanya. Sampai pada akhirnya ia mendapatkan tempatnya, tapi seketika keberaniannya kembali di uji, ketika ia melihat ada seseorang yang sudah rebahan di tempatnya.

"Giman sih tuh orang, jelas - jelas itu tempatku!" batin Alvin kesal.

Alvin yang tidak berani menegur orang itu, iapun

memilih mengalah. Alvin kemudian mencari tempat yang lain. Sesaat langkahnya terhenti ketika ia merasa tangannya di pegang seseorang, dan ketika ia menoleh barulah ia menepis pelan tangan yang memegangnya.

"Ehh, kok, kamu kok di sini ?" tanya Alvin gugup.

"Kamu tuh, ngapain di sini, kek orang linglung aja !" timpal Fira.

Alvin yang mendengar timpalan dari Fira, seolah

menjadi hinaan baginya, hingga Alvin memilih melanjutkan langkahnya. Sampai saat ini Alvin belum mengetahui, kalau ia memiliki kelebihan dari fisiknya, bahkan ia beranggapan kalau dirinya itu serba kekurangan, hingga membuatnya selalu mengintrospeksi dirinya sendiri.

Sampai saat ini juga, Alvin tidak mengetahui, bahwa ada banyak wanita yang menyukainya, di mana ia beranggapan kalau hanya Indah yang menyukainya, berhubung Indah mengutarakan perasaannya pertama kali kepadanya.

Fira lanjut membuntuti langkah Alvin yang terkesan terburu - buru, namun Alvin yang mengira kalau ada sesuatu yang membuatnya di buntuti, maka dari itu dia berbalik dan membentak Fira.

"Kamu kenapa sih, kamu kurang kerjaaan ?" bentak Alvin yang membuat Fira langsung mati kutu, lalu menundukkan kepalanya.

Alvin kemudian melanjutkan langkahnya, meskipun terkesan santai, tapi kini perasaannya berkecamuk.

"Tadi aku bentak Fira ngga sih ? Dia salah kok ? Astaga, seharusnya aku ngga perlu membentaknya. Gimana nih, mau minta maaf, tapi malu, mau mulai dari mana nih ? " batin Alvin yang merasa tidak nyaman dengan sikapnya barusan.

Pilih Bab

CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Baca Novel Selengkapnya di

moboreader
Kini Tersedia Gratis
Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
Ketika ayah jarang pulang, aku hanya tinggal berdua dengan ibu tiri yang menganggapku anak sendiri—tapi kebiasaannya berpakaian seksi mengganggu pikiranku. Di tengah kisah cintaku pada Rania, teman SMA-ku, hubungan rumit ini mempertemukan aku pada godaan terlarang. Sebuah dark romance novel yang menegangkan tentang hasrat, keluarga, dan cinta yang tak semestinya. Baca gratis di PinesDramas.
En-PD154
En-PD154
Dalam En-PD154, dikhianati tunangannya setelah memenangkan arena, sang putri bos mafia membatalkan pernikahan demi membalas dendam. Nikmati mafia novel penuh aksi ini sebagai pilihan fiction books terbaik bagi pembaca romance stories yang mencari ketegasan karakter.
Istri Untuk Suamiku
Istri Untuk Suamiku
Dalam romance novel Istri Untuk Suamiku, Fatma menghadapi kanker stadium 4 dan kemandulan. Ia mendesak Satria menikah lagi demi keturunan, meski harus menghadapi kenyataan pahit tentang perasaan suaminya. Temukan kisah pengorbanan ini saat Anda read books online free di platform kami.
Istri Untuk Tuan Alex
Istri Untuk Tuan Alex
Dalam Istri Untuk Tuan Alex, Gadis terpaksa menjadi pengantin pengganti demi ibunya. Alex yang membencinya tak menyadari rahasia besar jati diri Gadis. Ikuti konflik penuh misteri dalam romance novel ini di Bakisah, salah satu fiction books yang menyajikan intrik modern mendalam.
Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
Dalam Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam, Sabrina membalas dendam pada tunangannya dengan mendekati Charles. Kisah billionaire romance novels ini mengungkap identitas asli Sabrina sebagai miliarder di balik topeng gadis desa. Baca web novel penuh intrik dan gairah ini sekarang.
KhaRisma
KhaRisma
Dalam novel romance KhaRisma, seorang pria terjebak penyesalan mendalam setelah kehilangan sosok yang mengajarinya pengorbanan. Melalui modern novel ini, ia berjuang menghadapi konsekuensi perpisahan sambil berharap bisa memutar waktu demi memperbaiki kesetiaan yang terlambat ia sadari.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.