Fajar Baru

Ketika Sophie mendorong pintu hingga terbuka, sepasang sepatu kain buatan tangan di pintu masuk menyengat matanya.

Lily yang membuatnya, dan di kehidupan masa lalunya, Daniel menyembunyikannya jauh di dalam lemari.

Namun, saat Sophie sakit, dia menggali benda-benda itu, menaruhnya di samping tempat tidurnya, menyentuhnya siang dan malam.

Mereka membuatnya jijik hingga napas terakhirnya.

Ruang tamu bersinar dengan cahaya kuning hangat. Daniel duduk terkulai di sofa, tangannya berulang kali memegangi lututnya.

Mendengar suara langkah kaki, dia mendongak, matanya penuh kewaspadaan dan kebingungan, seperti binatang buas yang tersesat di tengah hiruk pikuk kota.

Dia tidak tahu di mana dia berada atau apakah orang di depannya bermaksud jahat.

Tempat ini terasa menakutkan, tidak ada yang sebanding dengan kehangatan Seaside Village.

"Siapa kamu?"

Hati Sophie serasa dicengkeram oleh tangan dingin, menyakitkan.

Inilah Daniel yang baru saja dibawa kembali.

Dia bahkan tidak tahu apakah dia Daniel atau Danny.

"Saya Sophie." Dia mendekatinya, sengaja menahan napas.

Bau asin laut samar-samar melekat padanya, bau yang tidak disukainya.

Itu milik Lily dan Seaside Village.

Daniel mengerutkan kening, berusaha mengingat nama itu, tetapi hanya menggelengkan kepalanya. "Saya tidak mengenalmu. Mereka bilang kau tunanganku, tidak… mereka bilang kita sudah menikah. "Benarkah itu?"

Sophie tertawa getir.

Dia tidak ingat.

Dia hanya ingat Lily.

Dia tidak peduli seberapa besar upaya yang dilakukan keluarga Wilson dan Carter untuk menemukannya.

"Apakah kamu ingin kembali ke Seaside Village?"

Mata Daniel langsung berbinar, bagai percikan api yang menyala. "Ya! "Tentu saja!"

Dia berdiri tegap dan menjatuhkan gelas di meja kopi karena tergesa-gesa. Air membasahi karpet mahal itu, tetapi dia tidak menyadarinya. "Saya tidak ingin tinggal di sini, mempelajari semua peraturan ini, mendengarkan orang tua mengoceh tentang urusan perusahaan. Saya hanya ingin kembali, memancing bersama Lily, dan berbaring di perahu pada malam hari sambil memandangi bintang-bintang.

Saya bukan Daniel Carter. "Saya Danny si nelayan!"

Ia berbicara dengan Danny sang nelayan dengan begitu mudahnya, seolah-olah itu adalah jati dirinya yang sebenarnya.

Sophie menatap kerinduan murni di matanya dan merasakan absurditas semua itu. "Saya bisa mengajakmu melihatnya."

Daniel langsung bersorak.

Sophie membawanya naik perahu ke Seaside Village.

Angin laut membawa bau asin, dan Daniel bersandar penuh semangat di pagar.

Di dermaga, beberapa wanita berpakaian kain kasar sedang memperbaiki jaring. Mata mereka berbinar saat melihat Daniel, lalu beralih ke Sophie dengan penuh permusuhan.

"Bukankah itu Danny? "Kamu akhirnya kembali!" Seorang wanita gemuk berbicara lebih dulu, nadanya hangat tetapi tatapannya tajam menusuk Sophie bagai pisau. "Dan siapa ini? Berdandan rapi, seperti wanita kota yang anggun?"

Sebelum Daniel sempat menjawab, seorang wanita muda mengambil seember air laut dan menyiramkannya ke Sophie.

Air dingin langsung membasahi pakaiannya, tetesan garam menetes dari rambutnya ke dadanya.

"Kau wanita jahat! "Memutuskan pasangan manis seperti itu!" Wanita muda itu berdiri dengan tangan di pinggul, wajahnya penuh kemarahan. "Jika kau tidak menyeret Danny pergi, dia pasti sudah menikah dengan Lily sekarang! "Kau membuatnya menangis berhari-hari, dan kau masih berani muncul di sini!"

Semakin banyak orang berkerumun, tuduhan mereka semakin banyak.

"Tepat! "Lily kita gadis yang baik, dia menunggu Danny selama ini!"

"Wanita kota itu menyebalkan, tidak tahan melihat orang lain bahagia!"

"Danny, jangan biarkan wanita seperti ini membodohi kamu!"

Sophie berdiri di sana, basah kuyup dan berantakan.

Dia menatap Daniel.

Tetapi Daniel hanya mengerutkan kening, menatap pemandangan yang kacau itu, bibirnya bergerak sedikit. "Hei… jangan lakukan ini. "Di mana Lily?"

Chapters
Customize
Next Chapter

Kamu Mungkin Juga Suka

Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.