Daftar Bab
Baca Sekarang
Bagikan
DEVIAN
DEVIAN

DEVIAN

9.4
/ 10
Dalam novel DEVIAN, Maudy berjuang menghadapi kebencian keluarga dan penyakit mematikan. Saat Devian hadir membawa harapan, ia justru harus merelakannya untuk Maura. Simak kisah modern novel ini tentang pencarian kasih sayang terakhir dalam pilihan romance stories yang menyentuh hati.

Ringkasan DEVIAN

Maudy menjalani hidup bak di neraka setelah kematian adiknya. Dianggap pembantu dan dikucilkan keluarga sendiri, ia hampir menyerah pada takdir yang tidak adil. Kehadiran Devian sempat menjadi cahaya di tengah kegelapan, namun Maudy dipaksa merelakan pria itu bagi Maura, saudara kembarnya. Kini, di tengah perjuangan melawan penyakit mematikan, harapan Maudy hanya satu: merasakan kembali kasih sayang orang tuanya sebelum napas terakhirnya benar-benar habis terhenti.
Selengkapnya

DEVIAN Bab 1

Pagi ini seperti pagi biasanya, pagi yang sangat engan untuk dia terbangun. Maudy segera masuk kamar mandi sebelum dia di marahi.

Tok Tok Tok

Ketukan yang tidak biasa mulai dia dengar membuat Maudy memutar bola mata malas. "Masih mandi nanti juga Maudy bersihin!" teriaknya dari dalam.

Maudy terdiam setelah tak lagi mendengar suara dari luar, dia memejamkan matanya membiarkan bulir-bulir air mulai membasahi tubuhnya.

Dia lelah dengan ini semua, tapi dia tetap bertahan entah sampai kapan mereka memperlakukan dirinya dengan seenaknya.

"Gue anaknya atau babunya sih!" kekehnya miris. Maudy mengusap kasar air matanya, dia tidak sudi membuang air matanya begitu saja.

Maudy menyudahi acara mandinya segera berganti, dan mulai membersihkan kamarnya setelah itu dia turun.

Tanpa melihat ke arah mereka yang tengah tertawa, layaknya keluarga harmonis tidak dengan dirinya yang menjadi babu untuk membersihkan rumah sendiri.

"Maudy, sini makan dulu!" Itu adalah suara dari papanya, mungkin di antara mereka papanya masih sedikit perduli dengannya.

"Nggak usah pa, nanti Maudy makan di sekolah aja. Lagian belum selesai bersih-bersihnya nanti Maudy telat kalau harus makan dulu!" ucapnya dengan tersenyum tipis.

Bagas, papa Maudy hanya mengangguk dan kembali melanjutkan acara makannya. Secepat mungkin Maudy melakukan tugasnya. "Akhirnya selesai juga!"

"Maudy berangkat dulu!" ucap Maudy akan menyalami mereka, hanya Bagas yang menerima uluran tangannya sedangkan mamanya menghempasnya begitu saja.

"Gak usah sentuh tangan saya! kalau kamu mau berangkat yaudah berangkat aja lagian nggak ada yang perduli sama kamu!" sinis mamanya.

Maudy mengangguk singkat dia langsung pergi namun sebelumnya dia  sempat berbalik lagi menatap ke arah mamanya.

"Pasti nanti mama perduli, dan Maudy akan nunggu hari itu tiba!" Maudy tersenyum tipis sebelum melanjutkan langkahnya pergi.

****

Maudy berjalan santai menuju kelasnya, mengulas senyum untuk menyapa orang-orang yang dia kenal.

Namun begitu matanya menatap segerombolan anak laki-laki di depan kelasnya membuat Maudy memutar bola mata malas.

"Minggir lo, halangin jalan gue aja!" cetusnya. Mendorong bahu lekaki itu kasar, yang didorong bukannya kesal malah terkekeh geli.

"Galak amat sih, lo. Perasaan gue gak pernah buat salah apa-apa sama lo, tapi lo setiap kali ketemu gue bawaannya sensi mulu, lagi dapet lo!" kekeh Devian dan teman-temannya.

Maudy tersenyum sinis, menatap tajam ke arah mereka semua. "Lo sendiri, nggak bosen gangguin gue mulu. Suka lo sama gue!" ujarnya tak santai.

"Ngarep banget lo, haha!" Mereka semua tertawa terbahak seakan puas membuat kesal Maudy.

Maudy membuang nafas kasar, masih dia tahan keinginannya untuk menabok muka menyebalkan Devian.

"Maudy!" Gadis itu berbalik kala melihat dua gadis yang tengah melambai ke arahnya, syukurlah kedua temannya telah datang.

"Ngapain gak masuk?" tanya Valen, sembari merangkul bahu Maudy.

"Gara-gara dia gue gak masuk!" ucap Maudy, sembari melirik Devian kesal.

"Oh, tenang gue bantu!" ucap Valen dengan tertawa kecil, dia berbalik menatap satu persatu teman-teman Devian yang tengah duduk di sana.

Dan berhenti pada satu lelaki yang tengah tersenyum manis ke arahnya. "Mantan, bantuin gue dong!" ucapnya pada Angga.

"Gue bantuin asal lo mau balikan sama gue!" balas Angga santai, lelaki tengil itu menaik turunkan alisnya menggoda Valen.

"Oke!"

"H-hah? serius? lo mau balikan sama gue?" Angga tergagap, dia tentu saja tak percaya. Berbulan-bulan Angga mengejar untuk mengajaknya balikan namun Valen terus menolaknya mentah-mentah.

Dan sekarang?!!

"Iya buruan!" sahut Valen kesal.

Layaknya orang bodoh, Angga mengangguk cepat segera menghampiri Devian dan menatap garang ke arahnya.

"Woi, lo!" sentaknya.

"Apa!" Devian menatapnya tajam.

"Bantuin gue lah anying! minggir lo, biar gue bisa balikan sama my baby Valen!" ucapnya memohon, dengan wajah seperti orang kebelet boker.

Mereka semua meledakkan tawanya melihat wajah Angga. Sedangkan satu teman Maudy lagi sudah bergelayut manja di lengan pacarnya.

"Sayang, aku mau masuk. Belum kerjain pr tadi!" ucap gadis itu manja.

Satu teman Devian yang paling bucin itu bernama Kevin, dia tersenyum mengusap kepala gadis itu gemas. "Ayo!" ajaknya.

Angga melongo kala melihat Devian membiarkan kedua orang itu masuk begitu saja lalu menghalanginya lagi saat Maudy akan ikut masuk.

"Maudy aku duluan!" ucap gadis itu merasa tak enak, Maudy mengangguk singkat.

Tatapannya menajam menatap ke arah Devian garang. "Gak usah buat gue main kasar sama lo ya, Dev!" ujar Maudy garang.

"Gue lebih suka yang kasar, enak aja!" ucapnya ambigu.

"Ck, lo mau kita balikan atau enggak!" Valen menyahut menatap Angga kesal.

"Ya ini lagi usaha, by!" Angga menarik-narik seragam Devian layaknya seorang anak yang ingin sesuatu.

"Dev, biarin mereka masuk elah! bantuin gue balikan kek." Devian bergumam singkat.

"Lo, masuk aja! biar dia sama gue." Tunjuknya pada Maudy.

Valen menggeleng tegas. "Gue masuk, Maudy juga harus masuk. Lagian lo siapa sih, hah! ngelarang kita buat masuk!"

"Gue? lo gak tau siapa gue?" ucap Devian sombong. Sembari menyugar rambutnya ke belakang.

"Jelasin, Gar!" ujarnya.

"Dia? ck, masa lo gak tau siapa dia? dia itu BEBAN KELUARGA. Haha!" Mereka semua kembali meledakkan tawanya.

Membuat Devian kesal, matanya menatap lekat ke arah Maudy yang sudah ancang-ancang akan memukulnya.

"Kalau lo mau masuk, syaratnya gampang. Lo tinggal jadi pacar gue aja!"

"Pacar lo? oke. Gue mau jadi pacar lo, kalau lo bisa nggak bernafas satu jam!" ucapnya santai.

Maudy maju, mengikis jarak diantara mereka, tangannya terulur menepuk pipi Devian lumayan kenceng.

"Gak usah ngimpi buat jadi pacar gue, karena sampai kapan pun gue gak akan sudi punya pacar modelan kayak lo!"

"Lo kayak tau aja kalau lo gak bakal jadi pacar gue. Nggak ada yang nggak mungkin di dunia ini, kalau lo sampai jadi pacar gue gimana, hm?"

"Kalau sampai itu terjadi, itu artinya gue bodoh! karena cuma cewek tolol aja yang mau sama lo, minggir!" Maudy mendorong kasar bahu Devian sampai dia berhasil masuk ke dalam kelas.

"Eh, by!" Angga menahan tangan Valen membuat gadis itu menatapnya kesal, menyentak tangannya pelan.

"Apa!"

"Kita jadi balikan kan?" tanya Angga dengan binar di matanya.

"Iya, dalam mimpi lo!" cetusnya lalu masuk ke dalam kelas.

Haha

Mereka semua menertawakan nasib Angga, membuat lelaki itu mendengus kesal.

"Aelah mantan masih aja lo perjuangin, cari lain kek!" sahut Edgar.

"Gak. Gue udah terlanjur cinta sama dia, dan gue bakal perjuangin sampai dia terima gue lagi!" ucapnya serius.

"Berjuang apa lo? sok-sokan berjuang tapi tiap hari ngajakin jalan cewek lain. Lawak lo!" sahut Edgar kembali menertawakan Angga.

"Ya, ya itu kan pelampiasan aj--"

"Oh, jadi selama ini kamu jadiin aku pelampiasan!" Ucapan Angga terpotong kala mendengar suara gadis di belakanganya.

"Eh, e-enggak gitu!"

Plak!

"Kita putus!"

Setelah memberi tamparan kepada Angga gadis itu pergi begitu saja, meninggalkan tawa yang kembali datang menertawakan Angga.

"Haha, goblok!"

Pilih Bab

CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Baca Novel Selengkapnya di

moboreader
Kini Tersedia Gratis
Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
Ketika ayah jarang pulang, aku hanya tinggal berdua dengan ibu tiri yang menganggapku anak sendiri—tapi kebiasaannya berpakaian seksi mengganggu pikiranku. Di tengah kisah cintaku pada Rania, teman SMA-ku, hubungan rumit ini mempertemukan aku pada godaan terlarang. Sebuah dark romance novel yang menegangkan tentang hasrat, keluarga, dan cinta yang tak semestinya. Baca gratis di PinesDramas.
CINTA DI MUSIM SEMI
CINTA DI MUSIM SEMI
Dalam novel CINTA DI MUSIM SEMI, David dan Arina berjuang menyatukan visi hidup mereka di tengah dinamika modern. Romance novel ini mengeksplorasi cara mereka saling memahami demi mempertahankan kebahagiaan. Temukan kisah mereka melalui platform read novels online gratis sekarang.
Dari Saingan Menjadi Ipar
Dari Saingan Menjadi Ipar
Dalam novel romance Dari Saingan Menjadi Ipar, Josie Watson bertekad menceraikan Laurence Andrews yang terus menghinanya demi Rosalie Harris. Di tengah konflik modern novel ini, Josie tidak menyadari bahwa kakak Rosalie diam-diam mendesaknya pergi. Temukan kisah lengkapnya di web novel ini.
Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa
Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa
Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa adalah romance novel tentang Nalula yang dikhianati kekasihnya saat terpuruk. Dengan dukungan keluarga billionaire kandungnya, ia memulai misi balas dendam. Simak kisah serunya di web novel ini untuk melihat takdir akhir sang pengkhianat.
Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
Dalam Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu, Rheina terjebak dalam keluarga toxic saat mencoba menyelamatkan sahabatnya. Romance novel ini mengisahkan perjuangannya menghadapi cinta segitiga rumit. Baca kisah selengkapnya di webnovel yang penuh intrik dan pilihan hidup sulit ini.
Istri yang Dihancurkan Mereka
Istri yang Dihancurkan Mereka
Dalam Istri yang Dihancurkan Mereka, seorang komposer kehilangan segalanya saat suami dan anaknya lebih memilih menyelamatkan wanita lain. Romance novel ini mengisahkan pengkhianatan pahit yang memicu aksi balas dendam. Baca kisah fiksi modern ini untuk melihat bagaimana ia menghancurkan sangkar mereka.
Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.