Cinta & Obsesi SANG PSIKOPAT Cantik

Via merutuki dirinya di sepanjang jalan menuju kelasnya, karena telah terbuai akan ciuman lembut yang Kenan lakukan tadi di dalam mobil.

"Ish Via kamu kok bisa terbawa perasaan sih?? Entar anak itu jadi ke ge-eran lagi." Kata Via kepada dirinya sendiri.

Via masuk kedalam kelasnya dan langsung menenggelamkan wajahnya di antara lengannya yang bertumpu di atas mejanya.

Dirinya menghindari pertanyaan pertanyaan dari teman temannya jika ada yang sedang bertanya, entahlah saat ini Via lagi malas berbicara.

Tak lama Rayya pun datang dan melihat Via sudah ada di bangkunya.

"Tumben kamu, cepat datangnya biasanya di jam genting." Sapa Rayya yang memperhatikan Via.

"Diam ah, berisik aku gak tidur nih semalaman karena—" perkataan Via terpotong karena Raya langsung memotongnya.

"Apa!! Apa maksud kamu gak tidur semalaman?? Hah.... Emang kamu sama Kenan ngapain aj—" belum juga pertanyaan Rayya selesai lontarkan, Via langsung menyumpal mulut Rayya dengan telapak tangannya.

Takut jika nanti ada yang mendengar pembicaraan mereka dan akan tersebar keseluruh penjuru kampus, karena Kenan termasuk siswa yang lumayan populer.

"Apaan sih, mulut kamu kayak mulut swasta aja yang gak pernah makan bangku sekolah, lama lama ku jahit juga tuh lambemu, huh." Kata Via mendengkus kepada Rayya.

Raya hanya nyengir menanggapi sahabatnya itu.

"Sorry, abisnya kamu sih.... Pakai bilang gak tidur semalaman. Kan aku jadinya viktor." Balas Rayya tersenyum imut karena sambil mengedip ngedipkan matanya.

"Cih!! Emang aku, kamu yang isi otaknya mesum aja, kalau bertemu dengan Jack pasti ngamar." Sarkas Via yang selalu tepat sasaran.

Rayya lagi lagi hanya nyengir karena apa yang di katakan Via semuanya benar, dan dirinya pun tak membantah hal itu.

"Ih Via gak usah di perjelas juga kali, dasar sahabat lucknut kamu." Kata Rayya berpura pura merajuk.

Via hanya melirik nya sekilas kemudian melanjutkan acara malas malasannya dengan menenggelamkan kepala nya kembali.

Rayya hanya diam karena melihat Via tak ada respon dan dirinya pun membiarkan hal tersebut, karena Via tipikal orang nya yang to the point.

Selang beberapa menit Kenan dan genknya pun datang memasuki kelas, dan di antaranya sudah pasti ada Jack.

Jack tak duduk di tempat duduknya tetapi datang menghampiri sang kekasih yaitu Rayya, ketika sudah berada di dekat Rayya dan melihat Via dengan posisi telengkup di kedua tangannya, memberi kode ke Rayya.

"Ada apa?? Dengan dia." Tanya Jack.

"Entahlah, mungkin lagi mens makanya lagi gak mood." Jawab Rayya mengada ada.

"Sudah.... Sana kamu duduk deh di bangku kamu, Gak usah nanya nanya tentang Via aku gak mau jadi tumbalnya ya." Sambung Rayya lagi ketika Jack ingin bertanya lebih lanjut.

Tanpa di sangka Via langsung bangun dan tertawa melihat kearah Rayya.

"Kamu emang sahabat aku yang paling cantik." Balas Via tetapi dengan ekspresi sebel.

"Dih, matanya itu loh." Kata Rayya dan terdiam karena di pelototin oleh Via.

Sedangkan Kenan yang memperhatikan bangku Via dari belakang hanya tersenyum melihat kelakuan absurd dari pasangan sahabat tersebut.

Jack tak bertanya lagi, dirinya memilih pergi kebangkunya yang bersebelahan dengan Kenan.

"Ngeri banget cewek yang kamu sukai sadis woi!! Gak ada kalem kalemnya, paket komplit Kebar barannya." Kata Jack kepada Kenan.

"Justru itu nilai plusnya karena dia bukan tipikal cewek gampangan bro." Balas Kenan dengan senyum lebarnya.

"Ish jijik tau gak sih lihat kamu senyum lebar seperti itu, huek." Kata Jack dengan ekspresi ingin muntah.

Kenan hanya menggelengkan kepalanya dan tetap tersenyum yang membuat Jack bergedik ngeri berkali kali, karena sungguh bukan Kenan yang dia kenal selama ini yang dingin dan super cuek.

Rayya membangunkan Via ketika dosen mereka sudah datang dan ternyata dosen pengganti mereka adalah kakak iparnya Via yaitu Fepita.

"Vi bangun, Vi dosen sudah datang tuh."

Via bangun dan membuka matanya dan langsung bersitatap dengan kakaknya itu, Via hanya nyengir melihat kearah Fepita yang melotot kepadanya.

Via menaikkan 2 jarinya yaitu jari telunjuk dan tengah yang membentuk huruf 'V'

"Piss." Lirih Via kepada kakaknya.

Fepita hanya memutar bola matanya malas sebagai balasan terhadap adik iparnya yang lucknut itu.

****

Di apartemen Fatih masih bersama Mia dan Mia sangat manja kepada Fatih, Mia benar benar manfaatkan momen berdua mereka dan selalu memancing Fatih untuk berbuat lebih, tetapi Fatih tak pernah tergoda walau hanya melakukan semi se*

Ya Fatih hanya bisa sampai di tahap itu saja tidak berani melakukan hal yang lebih, karena selalu mengingat nasehat mamanya.

"Mi kamu gak kekampus?? Via sudah berangkat dari tadi loh." Tanya Fatih kepada Mia.

"Hihi hi hi hari ini aku bolos aja deh, kan aku lagi kangen kamu, cup." Jawab Mia sambil tertawa nyengir dan langsung mencium Fatih.

"Dosen pengganti kamu itu, kakak aku loh kalau nilai kamu jelek gimana?? Hemmm." Balas Fatih tak kalah lembut.

"Hemm jadi aku harus kekampus nih?? Tapi aku sudah terlambat sayang." Kata Mia yang memang sedikit lagi jam makul sudah akan di mulai.

Fatih tak menjawab dirinya tetap menyuruh Mia untuk kekampus, dan dengan sedikit ancaman akhirnya Mia mau menurut juga.

Kurang lebih 15 menit Mia sampai di kampusnya dan langsung berjalan menuju kelasnya yang ternyata sudah ada dosennya.

Si dosen melihat Mia dengan mata memicing karena terlambat.

"Kamu, kenapa baru datang?? Dari mana saja hah." Tanya dosen yang tak lain adalah Fepita.

Dengan percaya diri yang kuat Mia menjawab dengan enteng nya, kalau dirinya dari apartemen Fatih yang tak lain adik dari dosennya itu.

"Hihihi hi hi.... Emmm aku dari apartemen bang Fatih, miss." Jawab Mia penuh percaya diri.

"Iya abis ngejalang ya maklum lah kan jablay." Celetuk Via dengan sadisnya begitu saja.

Mendengar perkataan Via, Mia langsung berbalik kearah Via dengan mata tajam nya dia meloto kearah Via, sedangkan Via yang melihat nya tersenyum mengejek kepada Mia.

"Aku gak mau tau kamu dari mana yang jelas kamu terlambat dan kamu harus di hukum sesuai peraturan di dalam kelas ini." Balas Fepita sebagai dosen.

"Tt ta tapi miss itu semuakan karena bang Fatih yang gak biarin aku pergi karena katanya dia kangen sama aku." Kata Mia yang seperti nya sengaja ingin memanasi Via.

"Dih pede banget yang ada bang Fatih mual kali jika sama luh terus." Kali ini Rayya ikut menimpali.

"Huuuuuuu emang dasar lo Mia gak tau diri banget huuuuu."

Sorak sorai semua orang yang ada di dalam kelas mereka. Fepita memijat pelipisnya yang tiba tiba berdenyut karena melihat kelakuan anak anak di kelasnya.

"Diaaaam, jika kalian tidak diam maka miss akan menghukum kalian semua tanpa terkecuali, titik." Teriak Fepita yang lumayan keras.

Mereka semua terdiam tak ada yang bersuara lagi, karena tak mau di hukum bersama Mia. Ya sebagian anak anak sudah tahu siapa Mia sebenarnya, maka dari itu anak anak sempat terkejut ketika mendengar salah satu senior yang bernama Fatih yang terkenal hansem tergila gila kepadanya.

"Kamu, Mia sekarang juga pergi kehalaman kamu pungut beberapa jenis daun yang ada di halaman kampus ini tanpa terlewat kan 1 jenis daun." Sambung Fepita kepada Mia yang memberi hukuman nya.

Mia tampak keberatan tetapi langsung terdiam ketika melihat dosennya itu mengangkat tangannya tinggi tinggi.

Akhirnya mau tidak mau, suka tidak suka Mia harus melakukannya, mengingat dosen di depannya ini adalah kakak dari Fatih yang itu artinya adalah calon kakak iparnya.

Mia keluar dari kelas untuk melaksanakan hukumnya tetapi tertahan sejenak karena Fepita meminta untuk menyimpan tas di atas mejanya.

"Tunggu dulu, kamu simpan tas kamu di atas meja miss sekarang." Perintah Fepita yang langsung di turuti oleh Mia.

Mia keluar dari kelas dengan ekpresi yang bersungut sungut dirinya tak sengaja berbalik dan matanya menangkap ekpresi Via yang tersenyum mengejek kearahnya.

"Awas kamu Via aku bersumpah akan mengambil semua apa yang kamu miliki sedikit demi sedikit." Monolog Mia dalam hati.

Lanjutkan Membaca
Baca Novel Selengkapnya di Moboreader
UBuka Semua Bab
Buka Situs Resmi
Chapters
Customize

Kamu Mungkin Juga Suka

Logo
Panduan Anda untuk drama pendek online terbaik. Pratinjau episode gratis, info pemeran lengkap, dan tautan ke platform resmi — semua dalam satu tempat.
©2026 PinesDramas. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.